Produksi Indigofera di Musim Kemarau pada Umur Panen yang Berbeda

Authors

  • Marhamah Nadir Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, FakultasPeternakan, Universitas Hasanuddin
  • Hendrawan Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, FakultasPeternakan, Universitas Hasanuddin
  • Rinduwati Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, FakultasPeternakan, Universitas Hasanuddin

DOI:

https://doi.org/10.20956/bnmt.v17i1.27165

Abstract

Indigofera merupakan tanaman leguminosa pohon yang produksi dan kualitas nutrisi lebih tinggi dari legum pohon lainnya, sehingga potensi untuk Hijauan Makanan Ternak (HMT) di musim kemarau. Umur panen akan hijauan akan mempengaruhi produksi, semakin lama tanaman dipangkas akan meningkatkan produksi berat segar dan berat kering yang layak konsumsi untuk ternak ruminansia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh umur panen berbeda terhadap berat segar dan berat kering tanaman indigofera. Penelitian ini menggunakan uji T-Test Paired (Uji T berpasangan) dengan 2 perlakuan dengan setiap perlakuan terdiri atas 20 pohon. Perlakuan umur pemangkasan berdasarkan hari setelah pangkas (HSP) yaitu: 50 (P1) dan 70 (P2) HSP. Umur panen berpengaruh nyata terhadap produksi berat segar dan berat kering tanaman indigofera pada musim kemarau. Tanaman indigofera pada musim kemarau sebaiknya dipotong pada umur 70 hari agar memberikan tanaman kesempatan untuk tumbuh dan berkembang.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2023-04-03

How to Cite

Nadir, M., Hendrawan and Rinduwati (2023) “Produksi Indigofera di Musim Kemarau pada Umur Panen yang Berbeda”, Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak, 17(1), pp. 15-27. doi: 10.20956/bnmt.v17i1.27165.

Issue

Section

Articles