APLIKASI INVERSI POST-STACK DAN GEOSTATISTIK UNTUK KARAKTERISASI RESERVOAR BATUPASIR FORMASI LAKOTA LAPANGAN TEAPOT, WYOMING, USA

Bidara Kaliandra, Wien Lestari, Mariyanto Mariyanto, Firman Syaifuddin

Abstract


Penelitian menggunakan metode inversi post-stack dan geostatistik telah dilakukan pada Formasi Lakota Lapangan Teapot Dome, Wyoming, Amerika Serikat. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengkarakterisasi reservoar Batupasir Formasi Lakota, hak milik RMOTC dan U.S.Department of Energy. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah inversi post-stack metode modelbased untuk mendapatkan nilai AI dari volume seismik dan aplikasi geostatistik menggunakan analisis variogram, Kriging with External Drift dan Simulasi Gaussian bertujuan untuk mendapatkan distribusi sifat fisis reservoar secara lateral dari data sumur. Hasil inversi modelbased menunjukkan nilai impedansi Formasi Lakota berada pada rentang 28000-36000 ft/s*g/cc yang mengindikasikan bahwa Formasi Lakota merupakan interbedded shaly sand. Pembuatan layering reservoar dari volume AI menjadi empat map bertujuan untuk mendapatkan persebaran sifat fisis reservoar yang lebih akurat menggunakan metode geostatistik. Hasil dari metode geostatistik menghasilkan nilai porositas total berada pada rentang 20 – 30 % dan Vshale memiliki rentang nilai 10 – 40 % pada keempat layer map tersebar pada daerah Barat Laut yang termasuk ke dalam zona  tight (nilai AI > 30000 ft*s/g*cc). Daerah tersebut diindikasikan sebagai area yang berprospek dan rentang nilai sifat fisis tersebut diklasifikasikan sebagai karakteristik reservoar yang baik. Reservoar batupasir yang tersturasi gas berlokasi di sekitar sesar normal dengan orientasi Timur Laut – Barat Daya, yang dapat ditunjukkan dengan bright amplitude pada data seismik dan nilai impedansi rendah. Dua sesar normal mayor berorientasi Timur Laut – Barat Daya membentuk two way dip closure trap berpreran sebagai jebakan hidrokarbon gas pada Formasi Lakota yang telah terbukti dengan adanya sumur produksi 41-2-X-3, 53-LX-3 dan 56-LX-10 berdasarkan data produksi Lapangan Teapot.

Kata Kunci: Formasi Lakota, Geostatistik, Inversi Post-stack, Shaly-sand

The research using post-stack inversion and geostatistical method has been conducted on Lakota Formation, Teapot Dome Field, Wyoming, USA. The aim is to obtain reservoir characteristics and physical properties of Lakota Sandstone, copyrights of RMOTC, U.S Department of Energy. The method used in this research consist of Post-stack inversion modelbased method to obtain Acoustic Impedance of seismic volume and geostastical method using variogram analysis, Kriging with External Drift and also Gaussian simulation to obtain physical properties distribution laterally from well data. The result of modelbased inversion shows the impedance value of Lakota Formation has the range 28000-36000 ft/s*g/cc. It indicates that Lakota Formation has interbedded shaly-sand characteristics. The inversion result is divided into four layers and sliced into four maps to obtain physical properties distributin of Lakota Formation more accurately. The result of geostatistical method yields Total Porosity value of four maps on Lakota Formation has 20 – 30 % and Vshale 10 – 40% scattered in Northwest area of Teapot Field represents a tight zone (Acoustic Impedance value > 30000 ft/s*g/cc), which is indicated as prospective area and also those physical properties values classified as good reservoar characteristics. Sandstone reservoir which saturated by gas is located around normal fault with Northeast – Southwest orientation. It can be seen by bright amplitude on seismic data and low impedance value. Two major normal fault with Northeast – Southwest orientation forming two way dip closure trap has the role of gas brine zone trap of Lakota Formation. The existing of gas zone was proven by production wells 41-2-X-3, 53-LX-3 dan 56-LX-10 from Teapot Production Data.

Keywords:  Geostatistics, Lakota Formation, Post-stack Inversion, Shaly-sand


Full Text:

PDF

References


Curry, W.H., Jr. (1977), Teapot Dome-Past, Present, and Future: AAPG Bulletin, Vol. 61/5, hal. 671-697.

Deutsch, C. V., Zanon, S. (2002), Ultimatesgsim: Non-stationary sequential gaussian simulation by rock type - Paper 51, No. 4.

Deutsch, C.V., Journel, A.G. (1998), Geostatistical Reservoir Modeling, Oxford University Press.

Dubrule, O. (2003), Geostatistics for Seismic Data Integration in Earth Models, Society Exploration of Geophysicists.

Journel, A.G. (1988), Geostatistics for the Environmetal Sciences, EPA Project Report, No. CR 811893.

Kelkar, M., Perez, G. (2001)Applied Geostatistics for Reservoir Characterization, Society of Petroleum Engineers Publishing.

Pradana, D.R. (2017), Analisis Sebaran Reservoir Batupasir “Dakota” Dan Reservoir Shale “Niobrara” Menggunakan Metode Seismik Inversi Dan Geostatistik, Studi Kasus Lapangan “Teapot”, Wyoming, USA. Surabaya. Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Putra, I.E. (2010) Identifikasi Resevoir Properties (Litologi Dan Porositas) Menggunakan Inversi Acoustic Impedance (AI): Studi Kasus Pada Lapangan Boonsville, Texas, Amerika Serikat. Jakarta. FMIPA Universitas Indonesia.

Ruzi, F. (2008), Pemodelan dan Karakterisasi Reservoir Batupasir 1950' dan 2110' Formasi Bekasap Menggunakan Metode Geostatistik, Cekungan Sumatera Tengah. Jakarta. Universitas Indonesia.

Sukmono, S. (1999), Interpretasi Seismik Refleksi, Institut Teknologi Bandung.

Sukmono, S. (2000), Seismik Inversi Untuk Karakterisasi

Reservoir, Jurusan Teknik Geofisika Institut Teknologi Bandung.

Thom, W.T., Jr., Spieker, E.M.  (1931),  The significance of geologic conditions in Naval Petroleum Reserve No. 3, Wyoming: U.S. Geological Survey Professional Paper No. 163, hal. 64.




DOI: http://dx.doi.org/10.20956/geocelebes.v3i1.6097

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexing and Abstracting

   

   

  

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.