PENGARUH KONDISI GEOLOGI LINGKUNGAN TERHADAP POTENSI AIR TANAH DALAM DI KOTA MAKASSAR

Emi Prasetyawati Umar, Alfian Nawir, Jamaluddin ., Aryadi Nurfalaq

Abstract


Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan jumlah penduduk serta kemajuan pembangunan di segala aspek kehidupan, pemenuhan kebutuhan akan sumber daya air juga semakin meningkat. Salah satu aspek yang mempengaruhi potensi air tanah dalam adalah kondisi geologi suatu daerah. Berdasarkan hasil penelitian, penilaian geologi terhadap potensi air tanah dalam pada daerah penelitian tersebut terdiri dari morfologi pedataran bergelombang dan morfologi fluvial, satuan batuan terdiri satuan tufa, satuan aglomerat (dan breksi vulkanik) dan satuan aluvial, struktur geologi adalah kekar gerus. Airnya jernih dan memiliki nilai pH 7- 8 dan memenuhi syarat untuk kebutuhan air bersih


Full Text:

PDF

References


Bachri, Syamsul. (2003). Optimalisasi Pemanfaatan Air Tanah Dalam Kawasan Industri Makassar, Universitas Hasanuddin.

Djaendi. (2002). Pengelolaan Air Tanah Berwawasan Lingkungan. Direktorat Tata Lingkungan Geologi dan Kawasan Pertambangan Umum, Bandung.

Nawir, Alfian dan Umar, Emi Prasetyawati. (2018). Analisis Akuifer Kota Makassar. Jurnal Geomine, 6(1), 30-33.

Susilawati, (2009). Sistem Akuifer Air Tanah Dangkal Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Universitas Hasanuddin.

Umar, Emi Prasetyawati. dan Nawir, Alfian. (2018). Potensi Airtanah Dangkal dalam pemenuhan kebutuhan air bersih Kota Makassar. Jurnal Geomine, 6(2), 91-95.




DOI: http://dx.doi.org/10.20956/geocelebes.v3i1.6150

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexing and Abstracting

        

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.