KUALITAS UDARA AMBIEN DI SEKITAR INDUSTRI SEMEN BOSOWA KABUPATEN MAROS

Authors

  • Aznaeni Duppa
  • Anwar Daud
  • Burhanudin Bahar

DOI:

https://doi.org/10.30597/jkmm.v3i1.10296

Abstract

Industri semen merupakan penyumbang terbesar dari total emisi partikulat di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas udara ambien  di sekitar industri Semen Bosowa Maros. Penelitian  ini menggunakan metode bersifat deskriptif dan jumlah sampel 6 titik udara ambien yaitu 3 titik di Desa Tukamasea dan 3 titik Desa Baruga. Variabel pengamatan meliputi PM2.5, suhu, kelembaban dan  kecepatan angin. Metode pengambilan sampel yang dilakukan yaitu secara grab sampling. Pengukuran hanya dilakukan selama 1 jam sehingga dilakukan konversi menjadi 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi PM2.5 di udara ambien  berkisar antara  11,30 – 20,92 µg/m3 dengan nilai rata-rata sebesar 13,7 µg/m3. Suhu udara di lokasi penelitian berkisar antara 33,7- 36,6 ⁰C dengan suhu rata-rata sebesar 35,3⁰C.  Kelembaban udara berkisar antara 48.8-65.5% dengan kelembaban udara rata-rata sebesar 55.9%. Kecepatan angin berkisar antara 0,7-2 knot dengan kecepatan angin rata-rata sebesar 1,8 knot. Berdasarkan hasil pengukuran yang dilakukan  maka dapat disimpulkan bahwa konsentrasi PM2.5  di udara ambien di sekitar Industri Semen Bososwa Kabupaten Maros  masih di bawah standar baku mutu US-EPA sebesar 35 µg/m3.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Correia, A. W., Pope III, C. A., Dockery, D. W., Wang, Y., Ezzati, M., & Dominici, F. (2013). The effect of air pollution control on life expectancy in the United States: an analysis of 545 US counties for the period 2000 to 2007. Epidemiology (Cambridge, Mass.), 24(1), 23.

Dinkes. (2014). Profil Kesehatan Kabupaten Maros Tahun 2014. Maros: Dinas kesehatan kabuapten maros.

Dinkes. (2015). Profil Kesehatan Kabupaten Maros Tahun 2015. Maros: Dinas kesehatan Kabupate Maros.

Dinkes. (2016). Profil Kesehatan Kabupaten Maros Tahun 2016. Maros: Dinas kesehatan Kabupaten Maros.

Fardiaz, S. (2012). Polusi Air & udara. Yogyakarta: Kanisius

Hestya, I., & Prasasti, C. I. (2016). Environmental Health Risk Factor in the Community Around of Rejo Agung Baru Sugar Factory Madiun. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 8(1), 81-91.

Misriani. (2015). Penilaian Konsentrasi Partikulat Matter (PM10) dan PM 2,5) Di Sekolah Dasar. Universitas Hasanuddin, Makassar.

Novirsa, R., & Achmadi, U. F. (2012). Analisis Risiko Pajanan PM2, 5 di Udara Ambien Siang Hari terhadap Masyarakat di Kawasan Industri Semen. Kesmas: National Public Health Journal, 7(4), 173-179.

Oguntoke, O., Awanu, A. E., & Annegarn, H. J. (2012). Impact of cement factory operations on air quality and human health in Ewekoro Local Government Area, South-Western Nigeria. International journal of environmental studies, 69(6), 934-945.

Yhuliarsih, E., Sutanhaji, A. T., & Widiatmono, B. R. (2016). Analisis Sebaran Beban Partikulat secara Keruangan dari Industri Semen di Kabupaten Tuban. Jurnal Sumber Daya Alam dan Lingkungan, 2(3), 40-48

Downloads

Published

2020-03-07

Issue

Section

Articles