BUDAYA SUNDA VERSUS RADIKALISME ISLAM

Yazin Azhari

Abstract


Ketika politik kebudayaan Sunda dihidupkan kembali, sama halnya dengan menguatkan identitas dan rasa kebanggaan serta percaya diri pada komunitas global. Khazanah warisan kultural Sunda yang terpendam lama, memberikan wahana serta nuansa yang penuh warna dalam meretas jalan kemanusiaan. Namun entah mengapa permasalahan klasik  yang telah usang pun berupa “ketakutan akan merusak keyakinan” dihidupkan kembali dengan mengatasnamakan agama oleh sekelompok mereka yang seperti “wakil Tuhan” di bumi ini. Islam  yang bermakna damai, kini dihadirkan oleh paham serta pemikiran yang justru menjadi merubah maknanya sendiri. Apa mungkin keistimewaan transformasi antara Islam dan budaya yang dicontohkan oleh para Wali Songo mampu dirajut kembali?


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.34050/jlb.v13i1.4144

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INDEXING