Guide Line for Authors

PETUNJUK SINGKAT BAGI PENULIS

1.      Naskah yang dikirimkan, belum pernah diterbitkan dan tidak sedang diajukan ke media cetak lain, berupa cetakan (hard copy) dan file (soft copy) dengan jumlah 20-25 halaman ketikan kuarto termasuk tabel dan gambar. Huruf Times New Roman ukuran 12 point, ketikan spasi ganda dengan batas atas dan bawah 3 cm serta batas kiri dan kanan 2,5 cm.

2.      Tulisan berupa hasil penelitian, gagasan konseptual, kajian ilmiah dan aplikasi teori.

3.      Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia atau dalam bahasa Inggris.

4.      Sistematika penulisan disusun dengan urutan sebagai berikut:

a)   Judul dituliskan dalam bahasa Indonesia dan/atau bahasa Inggris.

b)   Nama lengkap penulis dengan institusi asal penulis dan alamat lengkap (termasuk E-mail) penulis untuk korespondensi.

c)   Abstrak dituliskan dalam bahasa  Inggris dan bahasa Indonesia yang memuat secara ringkas tujuan, metode penelitian, hasil yang diperoleh, dan kesimpulan. Abstrak dibuat dalam alinea tersendiri dengan jumlah maksimal 100 kata dilengkapi dengan kata kunci dan key words dengan jumlah maksimum lima kata.

d)   Pendahuluan (tanpa subbab) memuat latar belakang permasalahan, masalah dan tujuan penelitian, serta ulasan studi terdahulu.

e)   Metode Penelitian mengandung sistematika penelitian yang mencakup metode prosedur dan instrumentasi penelitian. Pada kajian yang bersifat konseptual, bagian metode dapat ditiadakan.

f)    Pembahasan memuat hasil penelitian yang dapat dilengkapi  dengan ilustrasi  berupa tabel, grafik, gambar dan foto (jika perlu). 

g)   Kesimpulan berupa pernyataan singkat dan jelas mengenai hasil penelitian.

h)   Daftar Pustaka.     

5.      Kutipan kepustakaan dilakukan dengan cara sebagai berikut :

         Menurut Anderson (2007) ...........

         Format Historiografi Indonesiasentris pertama kali dikembangkan oleh Kartodirdjo (Purwanto 2001: 27).

         Catatan kaki sedapat mungkin dihindari kecuali untuk penjelasan tambahan.

6.      Tabel dan gambar harus diberi nomor dan judul serta keterangan yang jelas. Tabel ditempatkan sedekat dekatnya dengan pembahasan.

7.      Daftar Pustaka ditulis dalam urutan abjad secara alfabetis dan kronologis.

a)   Buku: nama penulis. tahun terbit. judul. kota: penerbit.

      Toer, Pramoedya Ananta. 2007. Jejak Langkah. Jakarta: Lentera Dipantara.

b)   Tulisan dalam buku: nama penulis. tahun. judul tulisan. dalam nama editor. judul buku. kota: penerbit.

      Dijk, Kees van. 2005. “Sarung, Jubah, dan Celana. Penampilan sebagai Sarana Pembedaan dan Diskriminasi“. Dalam Henk Schulte Nordholt (ed.). Outward Appearances. Yogyakarta: LKiS.

c)   Tulisan dalam majalah atau jurnal: nama penulis. tahun. judul karangan. nama majalah atau jurnal. (volume/nomor). halaman.

      Young, Cho Tae. 2009. “Pemahaman  Aksara dalam Ikon, Indeks, dan Simbol“. Jurnal Lensa Budaya. (4/2). hlm. 53 – 62.

d)   Buku terjemahan: penulis. tahun. judul. diterjemahkan oleh. kota: penerbit.

      Dobbin, Christine. 2008. Gejolak Ekonomi, Kebangkitan Islam dan Gerakan Padri. Diterjemahkan oleh Lilian D. Tedjasudhana. Jakarta: Komunitas Bambu.

e)   Tulisan yang diakses di internet: nama penulis. tanggal akses. judul tulisan. alamat situs.

      Syarfaq, Abi I. 15 September  2008. “Filsafat Akhlak Ibn Miskawaih“. http://id.sh.voorg.com/ broks/ 1724922-filsafatakhlak ibnMiskawaih.

8.   Dalam hal tata nama (nomenklatur) dan tata istilah, penulis harus mengikuti cara penulisan yang baku untuk bidang keilmuan masing-masing.