POTENSI LIMBAH KULIT BUAH SEBAGAI BAHAN BAKU DALAM PEMBUATAN EDIBLE FILM (Potential Of Waste Fruit, As Raw Material In Making Edible Film)

Nurhilmi Halisa Rusman

Abstract


Edible film merupakan salah satu jenis kemasan yang berbentuk lembaran tipis. Edible film termasuk biodegradable dan dapat dikonsumsi bersama produk yang dikemasnya. Sehingga lebih aman dibandingkan kemasan plastik. Kemasan plastik sendiri telah menjadi sumber permasalahan lingkungan beberapa tahun terakhir. Kemasan plastik mengandung zat kimia yang dapat berbahaya bagi produk makanan dan tidak mudah terurai sehingga dapat mencemari lingkungan. Edible film terbuat dari bahan-bahan yang alami, seperti dari gandum, jagung, singkong, beewax maupun dari pektin yang diperoleh dari limbah kulit buah. Komponen utama dalam pembuatan edible film yaitu polisakarida, lipid dan protein dengan bahan tambahan seperti plastisizer. Berdasarkan penelitian yang telah ada, menunjukkan bahwa penggunaan pektin yang berasal dari limbah kulit buah menghasilkan edible film yang memiliki karakteristik mekanik yang baik. Kulit buah yang berpotensi yaitu kulit durian, kulit apel, kulit jeruk, kulit kakao dan kulit pisang

Keywords


Edible film, fruit skins, pectin

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

JPPA Visitor