Penguatan Nilai-Nilai Hibua Lamo Pada Masyarakat Kabupaten Halmahera

Article History

Submited : May 23, 2018
Published : May 23, 2018

Penelitian ini bertujuan (1) menggambarkan dan menganalisis upaya yang dilakukan oleh masyarakat untuk menghadirkan kembali nilai-nilai Hibua Lamo dalam proses politik di Halmahera Utara dan (2) menggambarkan dan menganalisis  internalisasi masyarakat dalam memahami nilai-nilai Hibua Lamo yang dihadirkan kembali  oleh tokoh masyarakat. Penelitian ini dilaksanakan di Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat upaya-upaya menghadirkan kembali nilai-nilai Hibua Lamo dengan merevitalisasi nilai-nilai tersebut yang dilakukan oleh elit dan tokoh masyarakat. Upaya-upaya tersebut dilatarbelakangi keresahan melihat dampak kehancuran yang disebabkan oleh konflik horisontal yang terjadi pada tahun 1999.  Upaya merevitalisasi nilai-nilai Hibua Lamo tersebut dengan melalui  kekuatan konstruksi sosial yang menciptakan realitas sosial yang memiliki tujuan dan motivasi yang dalam aspek politik dapat dimaknai dalam rangka memperoleh legitimasi untuk meraih kekuasaan  melalui hegemoni produksi wacana nilai-nilai kebudayaan (Hibua Lamo).

References

  1. Amirrachman, Alpha (ed). (2007). Revitalisasi Kearifan Lokal: Studi Resolusi Konflik di Kalimantan Barat, Maluku dan Poso. Jakarta. ICIP bekerjasama dengan Komisi Eropa. Hal. 197
  2. Andrain, Charles F. (1992). Kehidupan Politik dan Perubahan Sosial. dari buku asli berjudul Political Life and Social Change. Penerjemah Luqman Hakim. Yogyakarta: PT Tiara Wacana. Hal. 76
  3. Barker, Chris. 2006. Cultural Studies; Teori dan Praktik (Terj.). Penerjemah Nurhadi. Yogyakarta: Kreasi Wacana. Hal. 29
  4. Berger, Peter L and Thomas Luckmann. (1990). Tafsir Sosial atas Kenyataan, terj. Hasan Basari dari The Social Construction of Reality: A Treatise in Sociologi of Knowledge. Jakarta. LP3S. Hal. 40-41, 56.
  5. Duan, SS. 2010. Hein dan Hibualamo: Tobelo Pos Menelusuri Jejak Kepemimpinannya. Tobelo: Tobelo Pos dan Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara. hal. 38.
  6. Naleng, Adrian Yoro 2013. Politik Identitas: Jurnal UNIERA, volume 2. Hal. 119.
  7. Puasa, Anselmus. (2013) Falsafah Hibualamo; Suatu Upaya Membangun Rekonsiliasi di Halmahera Utara. Jurnal Uniera Volume 2 nomor 1 Februari 2013. Diakses di Journal.Uniera.ac.id. update tanggal 15 September 2015. Hal. 8
  8. Poerwidagdo, Judo.( 2003). Mendayung Juanga,Jakarta:PPRT. Hal. 91
  9. Rozi, Syafuan, Dhurorudhin Mashad Dkk, (2006). Kekerasan Komunal: Anatomi dan Resolusi Konflik di Indonesia, Yogyakarta, Pustaka Pelajar bekerjasama dengan Pusat Penelitian Politik-LIPI. Hal. 76-77.
  10. Taher, Muhammad Bin., & Bambang Widodo,( 2014), Higaro, Meretas Asa Menggapai Harapan (Dalam Perspektif Kepemimpinan Hein Namotemo), CV. Koridor Mitra Media. Hal. 12-13.

Downloads

Download data is not yet available.
Fulltext