Karakterisasi DNA Mikrobiota Usus Bayi pada Persalinan Normal yang diberi ASI dan Susu Formula

Mudyawati Kamaruddin, Nurhidayat Triananinsi, Nurqalbi Sampara, Sumarni Sumarni, Minarti Minarti, A. Maya RA

Abstract


Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi paling baik karena mengandung berbagai senyawa sehat dan dapat menjaga serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi. Terkait peran dan fungsi ASI pada sistem imun, beberapa penelitian tentang mikrobiota usus juga membuktikan peran pentingnya dalam perkembangan sistem imun tersebut. Penelitian ini bertujuan mengkarakterisasi DNA mikrobiota usus bayi yang dilahirkan dengan persalinan normal yang diberi ASI dan Susu Formula (Sufor). Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan teknik purposive sampling. Sampel yang digunakan adalah bayi yang dilahirkan dengan persalinan normal sebanyak 30 orang yang masing-masing dibagi menjadi kelompok bayi yang diberi ASI (15 orang) dan bayi yang diberi ASI+susu formula (15 orang). Sampel feses diambil dengan teknik penyekaan, DNA diekstraksi menggunakan kit DNA yang diamplifikasi pada primer 16S rRNA pada PCR dilanjutkan dengan sekuensing. Data sekuensing dianalisis dengan MEGA5dan BLAST yang diproses melalui link NCBI. Hasil penelitian kelompok bayi yang diberi ASI+susu formula menunjukan mikrobiota ususnya lebih bervariasi dibandingkan dengan mikrobiota pada kelompok bayi yang hanya diberi ASI. Kesimpulan penelitian ini adalah mikrobiota usus yang mendominasi usus bayi yang diberikan ASI dapat menjadi probiotik dalam pertumbuhan bayi dan perkembangan sistem imunnya.

Keywords


DNA, mikrobiota usus, ASI, Sufor

Full Text:

PDF

References


Kemenkes RI. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 28 Tahun 2014. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2014.

Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. Rencana Strategi Bidang Kesehatan 2017. Makassar: Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan; 2017.

Erniawati dan Kamaruddin M. Asuhan Kebidanan III (Nifas). Bandung: Manggu Makmur Tanjung Lestari; 2019.

Devriany A, Wardani Z, danYunihar. Perbedaan Status Pemberian ASI Eksklusif dan Non-Eksklusif terhadap Perubahan Panjang Badan Bayi Neonatus. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia. 2018;14(1):44-51.

Gritz EC, Bhandari V. The Human Neonatal Gut Microbiome: a Brief Review. Frontiers in Pediatrics. 2015;3(17):1-12.

Astuti S. Asuhan Kebidanan Nifas dan Menyusui. Jakarta: Erlangga; 2015.

Dietert RR, Dietert JM. The Microbiome and Sustainable Healthcare. Healthcare. 2015;3(1):100-129.

Frank NM, Lynch KF, Ulla U, Jimin Y, et al. The Relationship Between Breastfeeding and Reported Respiratory and Gastrointestinal Infection Rates in Young Children. BMC Pediatrics. 2019;19(339):1-12.

Massi N, Ahmad A, Rafiah S, Kamaruddin M, Hidayah N, Handayani I, Halik H and Abidin RS. Sputum Microbiota in Normal Human, New Tuberculosis, and Recurrent Tuberculosis Patients as Identified by 16SrRNA Sequencing. Journal of Genetic Engineering and Biotechnology. 2019.

Kamaruddin M, Triananinsi N, Minarti, Sumarni, Nurqalbi dan Massi N. Metagenomic and Development of the Gut Infants in Bulukumba. Proceeding of the 13th Young Scientist Conference, Yamaguchi Shi; 2017.

Teguh SH. Profil Mikroba Usus pada Anak Usia 2-12 Tahun dengan Diare dan Non-Diare di Jakarta Utara Indonesia. [Thesis]. Jakarta: Program Pendidikan Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia; 2014.

Pratiwi PS. Mikrobioma: Pemahaman Baru Tentang Peran Mikroorganisme dalam Kehidupan Manusia. E-Journal Kedokteran Indonesia. 2016;4(2):71-75.

Fitri EBH dan Beivy JK. Interaksi antara Mikrobiota Usus dan Sistem Kekebalan Tubuh Manusia. Jurnal Ilmiah Sains. 2017;17(1): 35-42.

Ruairi CR, Amee RM, Finlay BB, dan Andrew JP. The Human Microbiome and Child Growth-First 1000 Days and Beyond. Trends in Microbiology. 2019;27(2):131-147.

Nakayama J, Watanabe K dan Lee YK, et al. Diversity in Gut Bacterial Community of School-Age Children in Asia. Scientific Reports. 2015;5(8397):1-11.

Sommer F. The Gut Microbiota-Master of Host Development and Physiology. Nature Reviews Microbiology: 2013; 11: 227-238.

Amitay EL, and Lital KB. Breastfeeding and Childhood Leukemia Incidence. JAMA Pediatrics. 2015;169(6):77-93.

Chris D. Faecal Microbiota Transplantation: a Review of FMT as an Alternative Treatment for Clostridium Difficile Infection.Bioscience Horizons. 2016;9:1-14.

Sudarmono PP. Pemahaman Baru tentang Peran Mikroorganisme dalam Kehidupan Manusia. Mikrobioma. 2016:4(2):1-7.

Chyn BW dan Jin-Zhong X. Beneficial Effects of Bifidobacterium Longum Subsp. Longum BB536 on Human Health: Modulation of Gut Microbiome as the Principal Action. Journal of Functional Food. 2019;54(3):506-519.

Priyantoro dan Sigit T.Gut Microbiota dan Irritable Bowel Disease. Medical Review. 2015.

Kumbhare SV, Patangia DV, Patil RH, et al. Factors Influencing the Gut Microbiome in Children: From Infancy to Childhood. Journal of Bioscience. 2019;44(2):49.

Yu G, Guoqiang Z, Xiali Q, Shuinin H, Bangnao W and Haiong C. The Potential Role of Gut Mycobiome in Irritable Bowel Syndrome. Frontiers in Microbiology. 2019;10(1894):1-12.

Sahoo K, Sahoo B, Choudhury AK, Kumar R, Bhadoria AS. Childhood Obesity: Causes and Consequences. Journal of Family Medicine and Primary Care. 2015;4(2):187-192.




DOI: http://dx.doi.org/10.30597/mkmi.v16i1.9050

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Published By:

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin

Office : Jl. Perintis Kemerdekaan Km.10, Faculty of Public Health, Hasanuddin University,

Tamalanrea, Makassar, South Sulawesi, 90245  View on Google Maps

Email  :  jurnal.mkmi@gmail.com / jurnalmkmi@fkm.unhas.ac.id

Phone : +628114440454

 

INDEXING


width=width=width=width=width=width=width=width=width=width=width=

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
This work is licensed under a Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

Web Analytics Made Easy - StatCounter View My Stats