Aspek Ekologi Dan Pertumbuhan Ikan Bungo (Glossogobius Giuris, Hamilton–Buchanan 1822) Di Danau Tempe, Sulawesi Selatan

Athira Rinandha E, Yunizar Ernawati, M. Mukhlis Kamal

Abstract


Ikan bungo merupakan salah satu ikan endemik di Danau Tempe dan bernilai ekonomis tinggi yang mengalami penurunan populasi akibat tingginya tingkat eksploitasi dan perubahan kondisi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ekologi habitat dan pertumbuhan ikan bungo di Danau Tempe. Ikan sampel ditangkap dengan menggunakan Jabba, yaitu alat tangkap yang berbentuk segi empat dari bahan jaring besi yang berfungsi sebagai perangkap ikan. Penelitian dilakukan pada bulan Juli hingga Desember 2013 pada 4 stasiun dengan karakteristik yang berbeda. Parameter penelitian ini meliputi kualitas air secara fisika dan kimia, serta data panjang dan bobot ikan. Hasil penelitian ini menunjukkan data kualitas air pada habitat ikan bungo di Danau Tempe adalah suhu berkisar antara 28–29.50C, kecerahan berkisar antara 40–70 cm, oksigen terlarut antara 6.5–7.5 ppm, karbondioksida terlarut antara 0.5–1.5 ppm, pH berkisar antara 6– 7.5 dan alkalinitas antara 68–104.89 mg/l. Berdasarkan hubungan panjang dan bobot pola pertumbuhan baik untuk ikan jantan maupun betina adalah alometrik negatif, dengan persamaan hubungan panjang–berat ikan jantan adalah W = 0.000055 L 2.6254, r = 0.935 dan ikan betina W = 0.000114 L 2.4726, r = 0.946. Nilai faktor kondisi relatif ikan jantan adalah 0.36–2.27, sedangkan ikan betina 0.54–2.58. 

Kata Kunci: Glossogobius giuris, ekologi, pertumbuhan, Danau Tempe. 


Full Text:

PDF

References


Andy Omar, S. Bin. 2007. Modul Praktikum Biologi Perikanan. Jurusan Perikanan. Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan. Universitas Hasanuddin. Makassar.

Barus, T. A. 2004. Pengantar Limnologi Studi Tentang Ekosistem Air Daratan. USU Press. Medan.

Boyd, CE. 1988. Water quality in warmwater fish ponds. 4th Printing. AuburnUniversityAgricultural Experiment station. Alabama. USA 359p.

Cherif, M., R. Zarrad, H. Ghabi, H. Missaoui and O. Jarboul. 2008. Length-weight relationships for 11 fish species from the Gulf of Tunis (SW Mediterranean Sea, Tunisia). Pan-American Journal of Aquatic Sciences 3 (1): 1-5.

Coad, B. W. 2005. Species accounts Gobiidae-Glossogobius. www. Freshwater of iran. com (Diakses pada 20 Februari 2013).

Effendie, M. I. 1979. Metode Biologi Perikanan. Yayasan Dewi Sri Bogor. Bogor. 112 hal.

Effendie, M. I. 2002. Biologi Perikanan. Yayasan Pustaka Nusatama. Yogyakarta.

Effendi, H.2003. Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumberdaya dan Lingkungan Perairan. Kanisius. Yogyakarta.

Elliot, R. E. And M. C. Hemingway. 2002. Fisheries in Estuaries. Blackwell science.

Fafioye, O.O. and O. A. Oluajo. 2005. Length-weight relationships of five fish species in Epe lagoon, Nigeria. African Journal of Biotechnology 4 (7): 749-751. Hadi, A. 2005. Prinsip Pengelolaan Pengambilan Sampel Lingkungan. PT Gramedia Utama. Jakarta.

Hickling, C.F. 1971. Tropical Inland Fisheries. John Wiley and Sons Inc., New York.

Irawan, 2013. Faktor-faktor penting dalam proses pembesaran ikan di fasilitas nursery dan pembesaran. [Internet] [Diunduh pada 28 Desember 2013]. Tersedia pada http://www.sith.ieb.ac.id.

Jurniati .2003. Aspek Biologi dan Dinamika Populasi Ikan Dominan Perairan Danau Tempe. Tesis. Program Pascasarjana. Universitas Hasanuddin. Makassar.

Mallawa, A. 2003. Master Plant Study on Integrated Development and Management of the Walanae_Cenranae River Basin, Sectoral Report G. Fisheries, Nippon KOEL co. LTD. Makassar.

Meta. 2009. Save our lake Tempe. [Internet] [diunduh 2012 feb 17] Tersedia pada : http://blog.kondisi umum

Mudge, L. A. 1986. Glossogobius sp in Nepal Tank Goby. www. Country species summary.htm (Diakses pada 20 Februari 2013).

Nasution, SH. 2007. Growth and condition factor of rainbow selebensis (Telmatherina celebensis Boulenger) in Lake Towuti, South Celebes. Indonesian Fisheries Research Journal 13 (2) : 117-12.

Nikolsky, G.V. 1963. The Ecology of Fishes. Academic Press, London. 352 p.

Novonty V, Olem H. 1994. Water quality, prevention, identification and management of diffuse pollution. Van Nostrand Reinhold. New York.1054p.

Simatauw, F.F.C 2003. Aspek Biologi dan Dinamika Populasi Ikan Nilem (Osteochilus hasseltii) di Perairan Danau Tempe, Kabupaten Wajo. Program Pascasarjana. Universitas Hasanuddin. Makassar.

Suwondo, Yuslim F, Syafrianti dan Wariyanti S. 2005. Akumulasi logam cupprum (Cu) dan Zincum (Zn) di perairan sungai Siak dengan menggunakan bioakumulator enceng gondok (Eichhronia crassipes).

Tebutt THY. 1992. Principles of water quality control. 4th edition. Pergamon Press. Oxford 251p. Wardoyo, S.T.H. 1997. Kiteria Kualitas Air untuk Perairan dan Perikanan. Makalah pada Seminar Pengendalian Pencemaran Air. Dirjen Pengairan Departemen Pekerjaan Umum. Bandung.

Weber, M. and L.F. de Beaufort. 1953. The Fishes of the Indo-Australian Archipelago. Vol X Gobiodea. Leiden E.J Brill. 423 p.

Wotton, RJ. 1992. Fish Ecology. Chapman and Hall. New York. 212p.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.