Analisis Model Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal Singkong Melalui Pendekatan Enabling Empowering Protecting Di Desa Paringan Ponorogo
DOI:
https://doi.org/10.61731/dpmr.v6i1.50656Keywords:
Pemberdayaan masyarakat, Potensi lokal, Singkong, UMKM, Desa ParinganAbstract
Abstract
This study aims to analyze community empowerment based on local cassava potential through an enabling, empowering, and protecting approach in Paringan Village, Jenangan Subdistrict, Ponorogo Regency, as well as to identify the supporting factors and barriers in the empowerment process. The study employed a qualitative, case-study approach, with data collected through in-depth interviews, observation, and documentation. Research informants included village officials, MSME operators, workers, and other stakeholders involved in cassava-based business development. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman interactive model, drawing on the enabling, empowering, and protecting approaches. The results indicate that the enabling stage has opened economic opportunities, although participation remains uneven. The empowering stage is progressing well through capacity building, business development, and market expansion—including into international markets. The protecting stage indicates relatively stable economic independence supported by business legality. Supporting factors include the role of the village government, collaboration, and access to resources, while barriers include low digital literacy, limited human resources, and weak business operator succession. Overall, empowerment has progressed fairly well, but there is a need to strengthen participation and the sustainability of human resources.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal singkong melalui pendekatan enabling, empowering, dan protecting di Desa Paringan, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam proses pemberdayaan tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif, studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi pemerintah desa, pelaku UMKM, pekerja, dan pihak terkait yang terlibat dalam pengembangan usaha berbasis singkong. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan mengacu pada pendekatan enabling, empowering, dan protecting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap enabling telah membuka peluang ekonomi meskipun partisipasi belum merata. Tahap empowering berjalan dengan baik melalui peningkatan kapasitas, pengembangan usaha, dan perluasan pasar hingga luar negeri. Tahap protecting menunjukkan kemandirian ekonomi yang relatif stabil dengan dukungan legalitas usaha. Faktor pendukung meliputi peran pemerintah desa, kolaborasi, dan akses sumber daya, sedangkan hambatan mencakup rendahnya literasi digital, keterbatasan SDM, dan lemahnya regenerasi pelaku usaha. Secara keseluruhan, pemberdayaan telah berjalan cukup baik, namun perlu penguatan pada partisipasi dan keberlanjutan SDM.
References
Abdillah, L., Chadijah, D. I., Sariyanti, L., & Lestari, Y. S. (2023). Pemberdayaan Komunitas Lokal Dalam Pengembangan Desa Wisata. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM), 4(2), 357–371. https://doi.org/10.29103/jspm.v4i2.10227
Ariani, N. A., & Rahaju, T. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Pariwisata Desa Watukarung Kecamatan Pringkuku Kabupaten Pacitan (Studi Pada Pokdarwis Desa Watukarung). Publika, 2415–2424. https://doi.org/10.26740/publika.v11n4.p2415-2424
Badruzzaman. (2020). Pemberdayaan Guru Non PNS: Kebijakan Responsif Madrasah Negeri Di Kalimantan Timur. EDUCANDUM, 6(2), 236–248. https://doi.org/10.31969/educandum.v6i2.407
Birol, E., Foley, J., Herrington, C., Misra, R., Mudyahoto, B., Pfeiffer, W., Diressie, M. T., & Ilona, P. (2022). Transforming Nigerian Food Systems Through Their Backbones: Lessons From a Decade of Staple Crop Biofortification Programing. Food and Nutrition Bulletin, 44(1_suppl), S14–S26. https://doi.org/10.1177/03795721221117361
Cahyadani, L., & Djunaedi, A. (2022). Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Adaptasi Dalam Penerapan Smart City Di Wilayah Kabupaten (Studi Kasus: Kabupaten Sukoharjo). Desa-Kota, 4(2), 140. https://doi.org/10.20961/desa-kota.v4i2.62826.140-151
Firman, A. A. (2021). Pemberdayaan Masyarakat di Desa Berbasis Komunitas: Review Literatur. Jurnal Ilmiah Tata Sejuta STIA Mataram, 7(1), 132–146. https://doi.org/10.32666/tatasejuta.v7i1.196
Ghozali, W. W. A., & Rahaju, T. (2022). Pengembangan Kampung Wisata Oase Dalam Perspektif Pemberdayaan Masyarakat (Studi Pada Kampung Ondomohen Kota Surabaya). Publika, 1409–1420. https://doi.org/10.26740/publika.v11n1.p1409-1420
Habib, M. A. F. (2021). Kajian Teoritis Pemberdayaan Masyarakat Dan Ekonomi Kreatif. Journal of Islamic Tourism Halal Food Islamic Traveling and Creative Economy, 1(2), 82–110. https://doi.org/10.21274/ar-rehla.v1i2.4778
Hadi, D. P., Widodo, S., Purnamasari, I., & Pipit, M. H. (2022, September 28). MSME Cluster Development Strategy Become a Leading Product Tegalrejo Jatijajar Village, Bergas District, Semarang Regency Based on Collaborative. KnE Social Sciences. https://doi.org/10.18502/kss.v7i14.11981
Ilhami, M. R., & Salahudin, S. (2021). Hubungan antara pembangunan berkelanjutan dengan community based tourism: a systematic literature review. Publisia: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 6(2), 100–120. https://doi.org/10.26905/pjiap.v6i2.5755
Kamaluddin, A. K., & Tamrin, M. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal Melalui Skema Perhutanan Sosial Di Area KPH Ternate – Tidore. TECHNO: JURNAL PENELITIAN, 8(2). https://doi.org/10.33387/tk.v8i2.1350
Kartasasmita, G. (1996). Pembangunan untuk rakyat: memadukan pertumbuhan dan pemerataan. CIDES.
Kurniawan, A., Wulan, T. R., & Muslihudin, M. (2023). Pengembangan Potensi Desa Wisata di Banyumas Menuju Pembangunan Perdesaan Berkelanjutan. Jurnal Ilmiah Membangun Desa Dan Pertanian, 8(5), 169–181. https://doi.org/10.37149/jimdp.v8i5.334
Lestari, P., Sutiarso, L., Karyadi, J. N. W., Masithoh, R. E., Ngadisih, N., Radi, R., Nugroho, A. P., Hajad, M., & Zahra, A. M. (2023). Penerapan Biodigester Untuk Pengolahan Air Limbah Industri Tapioka Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan di Rumah Produksi Pangan Selopamioro, Yogyakarta. Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat (PIM), 5(1), 43–60. https://doi.org/10.29244/jpim.5.1.43-60
Lutta, A. I., Bößner, S., Johnson, F. X., Virgin, I., Trujillo, M., & Osano, P. (2024). Transnational innovation systems for bioeconomy: insights from cassava value chains in East Africa. Frontiers in Sustainable Food Systems, 8. https://doi.org/10.3389/fsufs.2024.1205795
Maulida, Y. F., Subejo, & Hardyastuti, S. (2021). The Urgency of Institutional Development of Cassava Industry in Daerah Istimewa Yogyakarta and Jawa Tengah. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 9(2). https://doi.org/10.22500/9202133369
Minarni, E. W., Utami, D. S., & Prihatiningsih, N. (2017). Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Melalui Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan dengan Budidaya Sayuran Organik Dataran Rendah Berbasis Kearifan Lokal dan Berkelanjutan. JPPM: JURNAL PENGABDIAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT, 1(2), 147. https://doi.org/10.30595/jppm.v1i2.1949
Panjaitan, M., Harahap, R. H., & Munthe, H. M. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengembangan Wisata Desa Kuta Jungak Kecamatan Siempat Rube Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatera Utara. PERSPEKTIF, 12(1), 171–184. https://doi.org/10.31289/perspektif.v12i1.8108
Prasetyo, B. D., Febriani, N. S., & Dewi, W. W. A. (2024). Community Based Tourism (CBT) sebagai Model Pengembangan Desa Wisata Adat Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. Jurnal Ilmu Komunikasi, 22(1), 92. https://doi.org/10.31315/jik.v22i1.9285
Pratama, A. H. S., Dewantara, A., & Dewi, A. R. (2023). Strategi Pengembangan Ekonomi Lokal melalui Program Desa Tematik di Kabupaten Pamekasan. Journal of Regional Economics Indonesia, 4(1), 70–80. https://doi.org/10.26905/jrei.v4i1.10012
Purwarsih, A. R., & Astuti, R. S. (2021). Pembangunan Kemandirian Desa Berbasis Masyarakat melalui Pemanfaatan Dana Desa di Kabupaten Blora. Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja Dan Administrasi Pelayanan Publik, 24(1), 41. https://doi.org/10.31845/jwk.v24i1.685
Rahmasari, A., & Noviandari, I. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Ekowisata Mangrove Gunung Anyar Berbasis Ekonomi Kreatif Untuk Meningkatkan Pendapatan. Develop, 8(1), 59–65. https://doi.org/10.25139/dev.v8i1.7969
Ratnasari, S. D., Saikhu, A., & Sunarto, S. (2022). Peran Pelembagaan Dalam Program One Village One Product Melalui Empowerment Masyarakat. Jurnal Ilmu Manajemen (JIMMU), 7(2), 226–242. https://doi.org/10.33474/jimmu.v7i2.18646
Rifai, M., Agustim, W., & Indrihastuti, P. (2015). Analisis Pemberdayaan Masyarakat Home Industry Dalam Rangka Mendorong Kemandirian Ekonomi. BIP’s JURNAL BISNIS PERSPEKTIF, 7(2), 171–180. https://doi.org/10.37477/bip.v7i2.87
Sanusi, S. O., Adedeji, I. A., Madaki, M. J., Udoh, G., & Abdullahi, Z. Y. (2020). Economic Analysis of Cassava Production: Prospects and Challenges in Irepodun Local Government Area, Kwara State, Nigeria. International Journal of Emerging Scientific Research, 1, 28–32. https://doi.org/10.37121/ijesr.vol1.138
Sukma, A., Rusmiati, V., & Sardin, S. (2024). Community Empowerment at Cirendeu Cassava MSMEs Based on the Penthahelix Collaboration Model. KOLOKIUM Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 12(1), 107–116. https://doi.org/10.24036/kolokium.v12i1.818
Susanti, R., Alfiah, F., Mutia Dwi Lestari, Annisa Rahmaini, & Rivan Tauhid. (2022). Community Empowerment Through One Village One Product Based on Local Potential of Bukit Payung Village. Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(3), 348–354. https://doi.org/10.35877/454RI.mattawang1198
Yemima, Y., & Hamid, I. (2023). Difabel Merajut Asa Berdaya: Pendekatan Strategis Pemberdayaan Difabel oleh Yayasan Pensil Waja Banua Kota Banjarmasin. Huma: Jurnal Sosiologi, 2(1), 31–41. https://doi.org/10.20527/h-js.v2i1.36
Yosep, Mulkhan, U., Hasanudin, U., & Agustina Iryani, D. (2024). Monetizing Social Life Cycle Assessment (SLCA): A Case Study in SMEs Tapioca Industry in Lampung, Indonesia. Applied Environmental Research, 46(1). https://doi.org/10.35762/AER.2024013
Yulianto, Hidayati, D. A., Fahmi, T., Putri, A., Marvenda, L., & Inayah, A. (2023). Pendampingan Pengembangan Desa Ekowisata Berbasis Community Based Tourism (CBT) Di Pekon Kiluan Negeri, Tanggamus, Lampung. Jurnal Abdi Insani, 10(4), 2955–2964. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v10i4.1280
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Manda Ayu Febrianti, Lunariana Lubis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Accepted 2026-06-07
Published 2026-07-18
