Abstract
Penelitian ini menguji pengaruh independensi, pengalaman kerja, dan kompetensi auditor terhadap pertimbangan tingkat materialitas pada Kantor Akuntan Publik di Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal komparatif dan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 42 auditor pada 8 Kantor Akuntan Publik. Instrumen diukur dengan skala Likert lima poin dan diuji melalui uji validitas, reliabilitas, serta uji asumsi klasik sebelum dilakukan pengujian hipotesis. Analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa independensi, pengalaman kerja, dan kompetensi masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertimbangan tingkat materialitas. Secara simultan, ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan 96 persen variasi pertimbangan tingkat materialitas auditor, yang mengindikasikan bahwa professional judgement terkait materialitas sangat dipengaruhi oleh kombinasi sikap etis, akumulasi pengalaman audit, dan kemampuan teknis auditor. Temuan ini memperkuat relevansi teori atribusi dan teori harapan dalam menjelaskan bagaimana karakteristik internal auditor membentuk pertimbangan materialitas, sekaligus menegaskan pentingnya kebijakan terpadu untuk memperkuat independensi, mengelola pengalaman kerja, dan meningkatkan kompetensi di Kantor Akuntan Publik di Kota Makassar.
References
Agusti, R., & Pertiwi, N. P. (2013). Pengaruh kompetensi, independensi dan profesionalisme terhadap kualitas audit (studi empiris pada Kantor Akuntan Publik se-Sumatera). Jurnal Ekonomi, 21(3), 1–6.
Agoes, S. (2018). Auditing: Petunjuk pemeriksaan akuntan oleh Kantor Akuntan Publik. Salemba Empat.
Ardianingsih, A., & Ilmiani, A. (2019). Analisis profesionalisme dan etika profesi dalam penentuan pertimbangan tingkat materialitas. Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Akuntansi (JEBA), 21(4), 1–9.
Ayem, S., & Yuliana, D. (2019). Pengaruh independensi auditor, kualitas audit, manajemen laba, dan komisaris independen terhadap integritas laporan keuangan (studi kasus pada perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI periode 2014–2017). Jurnal Akuntansi Manajemen Akmenika, 16(1), 197–206.
Boynton, W. C., & Johnson, R. N. (2006). Modern auditing (8th ed.). Richard D. Irwin Inc.
Ekawati, L. P. (2013). Pengaruh profesionalisme, pengalaman kerja dan tingkat pendidikan auditor terhadap pertimbangan tingkat materialitas (studi empiris pada Kantor Akuntan Publik di Wilayah Bali). Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika (JINAH), 3(1), 1031–1054.
Fajar, M. R., & Apriyanti, D. (2022). Pengaruh kompetensi sumber daya manusia terhadap kinerja staf tata usaha pada kantor UPTD TK, SD, dan Pendidikan Non Formal Kecamatan Sumedang Selatan Kabupaten Sumedang. EKOMA, 12, 197–203.
Ghozali, I. (2016). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 23 (8th ed.). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Idawati, W., & Eveline, R. (2016). Pengaruh independensi, kompetensi, dan profesionalisme auditor terhadap pertimbangan tingkat materialitas dalam pemeriksaan laporan keuangan. Jurnal Akuntansi, 10(1), 16–33.
Iftinan, M., & Sukarmanto, E. (2022). Kompetensi auditor dan kemampuan mendeteksi salah saji pelaporan keuangan. Jurnal (nama jurnal disesuaikan).
Lesmana, I., & Machdar, N. M. (2015). Independensi dan faktor-faktor yang memengaruhi auditor dalam pelaksanaan audit. Jurnal (nama jurnal disesuaikan).
Mulyani, S. D., & Munthe, J. O. (2018). Pengaruh skeptisme profesional, pengalaman kerja, audit fee, dan independensi terhadap kualitas audit pada KAP di DKI Jakarta. Jurnal Akuntansi Trisakti, 5(2), 151–170.
Muslim, M., Nurwanah, A., Sari, R., Arsyad, M., & Arsyad, M. (2020). Pengaruh pengalaman kerja, independensi, integritas, kompetensi dan etika auditor terhadap kualitas audit. Wacana Equilibrium: Jurnal Pemikiran & Penelitian Ekonomi, 8(2), 100–112.
Rampa, L., Syarifuddin, & Damayanti, R. A. (2022). Pengaruh profesionalisme, etika profesi dan pengalaman auditor terhadap pertimbangan tingkat materialitas. Akrual: Jurnal Bisnis dan Akuntansi Kontemporer, 15(1), 63–73.
Samsuar. (2019). Atribusi. Jurnal Network Media, 2(1), 65–68.
Siahaan, S. B., & Simanjuntak, A. (2019). Pengaruh kompetensi auditor, independensi auditor, integritas auditor, dan profesionalisme auditor terhadap kualitas audit dengan etika auditor sebagai variabel moderasi (studi kasus pada Kantor Akuntan Publik di Kota Medan). Jurnal Manajemen, 5(1), 81–92.
Sihombing, Y. A., & Triyanto, D. N. (2019). Pengaruh independensi, objektivitas, pengetahuan, pengalaman kerja, integritas terhadap kualitas audit (studi pada Inspektorat Provinsi Jawa Barat tahun 2018). Jurnal Akuntansi, 9(2), 141–160.
Sintha, N. K. S., Rustiarini, N. W., & Dewi, N. P. S. (2022). Pengaruh kompetensi, profesionalisme, independensi, pengalaman auditor, dan tipe kepribadian terhadap pertimbangan tingkat materialitas. Jurnal Kharisma, 4(2), 237–248.
Sitio, R. (2018). Pengaruh profesionalisme auditor, etika profesi dan pengalaman auditor terhadap pertimbangan tingkat materialitas. Jurnal Ilmiah SIMANTEK, 2(3), 92–101.
Sofia, I. P., & Damayanti, R. T. (2017). Pengaruh pengalaman, profesionalisme, dan etika profesi auditor terhadap penentuan tingkat materialitas. Widyakala, 4(2), 70–79.
Sugiyono. (2016). Metode penelitian pendidikan. Alfabeta.
Suraida, I. (2005). Pengaruh etika, kompetensi, pengalaman audit dan risiko audit terhadap skeptisisme profesional auditor dan ketepatan pemberian opini akuntan publik. Jurnal Sosiohumaniora, 7(3), 186–202.
Yunianti, S., et al. (2021). Pengalaman kerja dan profesionalisme auditor terhadap kualitas audit. Jurnal (nama jurnal disesuaikan).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Copyright (c) 2024 Akrual: Jurnal Bisnis dan Akuntansi Kontemporer
