Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kinerja lingkungan, biaya lingkungan, dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan perusahaan BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2022. Kinerja lingkungan diukur menggunakan indeks pengungkapan GRI Standards 2021 (seri 300), biaya lingkungan diukur berdasarkan total pengeluaran terkait lingkungan, dan ukuran perusahaan menggunakan logaritma natural total aset. Kinerja keuangan diproksikan dengan Return on Assets (ROA). Sampel penelitian terdiri dari 12 BUMN dengan annual report dan sustainability report yang lengkap sehingga menghasilkan 60 observasi tahunan. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja lingkungan, biaya lingkungan, dan ukuran perusahaan masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan lingkungan yang baik, alokasi biaya lingkungan yang memadai, serta skala perusahaan yang besar berkontribusi pada peningkatan kinerja keuangan BUMN.
References
Abdullah, M. (2015). Metode penelitian kuantitatif. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.
Agustina, P. (2022). Analisis pengaruh kinerja lingkungan, biaya lingkungan dan profitabilitas terhadap pengungkapan lingkungan (Studi pada perusahaan sektor industri dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018–2020) (Skripsi tidak dipublikasikan). Universitas Islam Riau.
Anggraini, D. D. (2019). Pengaruh ukuran perusahaan dan leverage terhadap pengambilan keputusan investor (Studi empiris pada perusahaan sektor perdagangan, jasa & investasi yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia periode 2015–2017) (Skripsi tidak dipublikasikan). UIN Raden Intan Lampung.
Branco, M. C., & Rodrigues, L. L. (2007). Positioning stakeholder theory within the debate on stakeholder. Electronic Journal of Business Ethics and Organization Studies, 12(1), 5–15.
Brown, N., & Deegan, C. (1998). The public disclosure of environmental performance information: A dual test of media agenda setting theory and legitimacy theory. Accounting and Business Research, 29(1), 21–41.
Cheers, Z. (2011). The stakeholder debate (Honours thesis). University of Tennessee.
Dewi, K. (2014). Analisa environmental cost pada perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2011–2013. Binus Business Review, 5(2), 615–625.
Faisal, A., Samben, R., & Pattisahusiwa, S. (2017). Analisis kinerja keuangan. Kinerja, 14(1), 6–15.
Foster, J. B., & Magdoff, F. (2018). Lingkungan hidup dan kapitalisme: Sebuah pengantar. Yogyakarta: Marjin Kiri.
Fonseca, A. (2010, March). Barriers to strengthening the Global Reporting Initiative framework: Exploring the perceptions of consultants, practitioners, and researchers. Paper presented at Accountability Through Measurement: 2nd National Canadian Sustainability Indicators Network Conference, Toronto, Canada.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25 (Edisi ke-9). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hadi, N. (2011). Stakeholder. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Hafida, A. S. (2012). Implementasi Shariah enterprise theory melalui value added statement untuk menilai tanggung jawab perbankan syariah kepada stakeholders (Tesis tidak dipublikasikan). Universitas Hasanuddin.
Hansen, D. R., & Mowen, M. M. (2017). Akuntansi manajerial. Jakarta: Salemba Empat.
Hapsari, H. R., Irianto, B. S., & Rokhayati, H. (2021). Pentingnya alokasi biaya lingkungan terhadap kinerja lingkungan dan profitabilitas perusahaan. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 9(2), 407–420. https://doi.org/10.17509/jrak.v9i2.29598
Hastawati, R. R., & Sarsiti, S. (2016). Pengaruh kinerja lingkungan dan stakeholder (CSR) terhadap kinerja keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2011–2013. Smooting, 14(4), xx–xx.
Hery. (2017). Teori akuntansi. Jakarta: PT Grasindo.
Imamah, F. N. (2021). Pengaruh kinerja lingkungan dan biaya lingkungan terhadap kinerja keuangan (Studi empiris pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2015–2019) (Skripsi tidak dipublikasikan). IAIN Palangka Raya.
Jamarin, S. P. A. (2023). Pengaruh kinerja lingkungan, biaya lingkungan, dan tipe industri terhadap kinerja keuangan (Studi empiris pada perusahaan BUMN yang terdaftar di BEI tahun 2018–2021) (Skripsi tidak dipublikasikan).
Kartika, H. T., Suwardi, E., & Setiawan, D. (2010). Stakeholder (CSR) dan kinerja perusahaan. Jurnal Ekonomi, xx(x), xx–xx.
Khasanah, Z. (2017). Pengaruh ukuran perusahaan, tingkat solvabilitas dan likuiditas terhadap profitabilitas Asuransi Jiwa Syariah Al Amin (Skripsi tidak dipublikasikan). UIN Walisongo, Semarang.
Ladyve, G. M., Askandar, N. S., & Mawardi, M. C. (2020). Pengaruh kinerja lingkungan, biaya lingkungan, dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2015–2018. E-Jurnal Ilmiah Riset Akuntansi, 9(6), xx–xx.
Li, D., Cao, C., Zhang, L., Chen, X., Ren, S., & Zhao, Y. (2017). Effects of corporate environmental responsibility on financial performance: The moderating role of government regulation and organizational slack. Journal of Cleaner Production, 166, 1323–1334.
Lindblom, C. K. (1994). The implications of organizational legitimacy for corporate social performance and disclosure. Paper presented at Critical Perspectives on Accounting Conference, New York, NY.
Liu, Y., Xi, B., & Wang, G. (2021). The impact of corporate environmental responsibility on financial performance: Based on Chinese listed companies. Environmental Science and Pollution Research, 28, 7840–7853.
Martani, D., et al. (2016). Akuntansi keuangan menengah (Edisi 2, Buku 1). Jakarta: Salemba Empat.
Meiyana, A., & Aisyah, M. N. (2019). Pengaruh kinerja lingkungan, biaya lingkungan, dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan dengan stakeholder sebagai variabel intervening. Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen, 8(1), 1–18.
Muhindi, K. A., & Ngaba, D. (2018). Effect of firm size on financial performance on banks: Case of commercial banks in Kenya. International Academic Journal of Economics and Finance, 3(1), 175–190.
Nagu, N. (2021). Kinerja sosial dan lingkungan perusahaan BUMN: Pendekatan disclosure dengan menggunakan Global Reporting Initiative (GRI) Standard (Disertasi tidak dipublikasikan). Universitas Sebelas Maret.
Naser, K., Al-Hussaini, A., Al-Kwari, D., & Nuseibeh, R. (2006). Determinants of corporate social disclosure in developing countries: The case of Qatar. Advances in International Accounting, 19, 1–23.
Niresh, J. A., & Velnampy, T. (2014). Firm size and profitability: A study of listed manufacturing firms in Sri Lanka. International Journal of Business and Management, 9(4), 57–64.
Nurvandini, E. (2022). Analisis rasio hutang terhadap kinerja keuangan perusahaan asuransi jiwa syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun periode 2015–2019 (Skripsi tidak dipublikasikan). UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
Pujiasih. (2013). Pengaruh kinerja lingkungan terhadap kinerja perusahaan dengan pengungkapan CSR sebagai pemediasi (Studi empiris pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2009–2011). UNNES Journal of Accounting, x(x), xx–xx.
Rochaety, E., Tresnati, R., & Latief, A. M. (2019). Metodologi penelitian bisnis dengan aplikasi SPSS (Edisi 2). Jakarta: Mitra Wacana Media.
Sahla, W. A., & Aliyah, S. S. R. (2016). Responsibility berdasarkan Global Reporting Initiative (GRI-G4) pada perbankan Indonesia. Jurnal INTEKNA: Informasi Teknik dan Niaga, 16(2), 130–139.
Saputra, M. F. M. (2020). Pengaruh kinerja lingkungan dan biaya lingkungan terhadap kinerja keuangan dengan pengungkapan lingkungan sebagai variabel intervening (Studi empiris pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI tahun 2014–2018). Jurnal Riset Akuntansi Tirtayasa, 5(2), 123–138.
Savage, G. T., Bunn, M. D., Gray, B., Xiao, Q., Wang, S., Wilson, E. J., & Williams, E. S. (2010). Stakeholder collaboration: Implications for stakeholder theory and practice. Journal of Business Ethics, 96, 21–26.
Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research methods for business (7th ed.). Chichester, UK: John Wiley & Sons.
Setiadi, I. (2021). Pengaruh kinerja lingkungan, biaya lingkungan dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan. INOVASI, 17(4), 669–679.
Setiawan, W., Hasiholan, L. B., & Pranaditya, A. (2018). Pengaruh kinerja lingkungan, biaya lingkungan dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan dengan stakeholder (CSR) sebagai variabel intervening. Journal of Accounting, 4(4), xx–xx.
Siregar, F. H., Syahyunan, S., & Miraza, Z. (2022). Kinerja lingkungan, biaya lingkungan dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan dengan stakeholder sebagai variabel intervening. Inovatif: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, Bisnis Digital dan Kewirausahaan, 1(2), 187–205.
Subakhtiar, F. R., Sudaryanti, D., & Anwar, S. A. (2022). Pengaruh kinerja lingkungan, biaya lingkungan, dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (Studi kasus pada perusahaan food and beverage tahun 2019–2020). Jurnal Ilmiah Riset Akuntansi, 11(2), 81–93.
Sujarweni, V. W. (2016). Kupas tuntas penelitian akuntansi dengan SPSS. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Putri, T. D. (2019). Pengaruh size, profitabilitas dan leverage terhadap pengungkapan stakeholder (Studi empiris pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013–2017) (Skripsi tidak dipublikasikan). Universitas Islam Majapahit Mojokerto.
Yanti, T. S., & Annisa, M. L. (2023, April). Analisis hubungan kinerja lingkungan dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan perusahaan farmasi. MDP Student Conference, 2(2), 415–423.
Zainab, A., & Burhany, D. I. (2020, September). Biaya lingkungan, kinerja lingkungan, dan kinerja keuangan pada perusahaan manufaktur. Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar, 11(1), 992–998.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Copyright (c) 2025 Akrual: Jurnal Bisnis dan Akuntansi Kontemporer
