Integrasi Media Sosial dan Optimalisasi Alur dan Tata Letak Fasilitas Untuk Pengembangan Wisata Adat Mappadendang Desa Barabatu Pangkep

Authors

  • Alif Gunawan Universitas Hasanuddin
  • Ummu Kalzum Bakhtiar Universitas Hasanuddin
  • Izza Amalia Hamzar Universitas Hasanuddin
  • Muh. Nurllham Universitas Hasanuddin
  • Musdalifah Musdalifah Universitas Hasanuddin
  • Nur Muzhaffarah Fhathana Sapriadi Universitas Hasanuddin
  • Nurul Afni Saskia Universitas Hasanuddin
  • Andi Kirey Ananda Regita Ramli Universitas Hasanuddin
  • Inggit Nurvadilla Universitas Hasanuddin
  • Niswa Atalia Universitas Hasanuddin
  • Muhammad Kurnia University Hasanuddin

DOI:

https://doi.org/10.35911/bambulaut.v2i1.42911

Keywords:

Wisata Adat, Mappadendang, Bara Batu, Pangkep

Abstract

Indonesia, sebagai negara yang kaya akan keberagaman suku, ras, bahasa, budaya, dan agama, memiliki tradisi-tradisi unik yang merupakan identitas masing-masing daerah. Salah satu contohnya adalah tradisi Mappadendang yang berasal dari masyarakat Bugis di Sulawesi Selatan, yang berfungsi sebagai pesta syukuran panen dan mencerminkan nilai- nilai sosial serta spiritual. Dalam konteks modernisasi dan globalisasi, pelestarian budaya menjadi sangat penting untuk menjaga identitas bangsa. Artikel ini membahas pengembangan wisata adat Mappadendang di Desa Bara Batu, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, dengan pendekatan yang memadukan media sosial dan perencanaan fasilitas berbasis analisis SWOT. Program kerja ini bertujuan untuk mengoptimalkan alur kegiatan dan tata letak fasilitas, sehingga pariwisata berbasis kearifan lokal dapat dilestarikan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. Diharapkan inisiatif ini tidak hanya melestarikan warisan budaya yang bernilai, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga dan mengembangkan tradisi mereka, menjadikannya sebagai kebanggaan generasi mendatang.

Downloads

Published

2025-04-09

Issue

Section

Articles