Peluang dan Tantangan Pengembangan Pariwisata Bahari di Desa Sawakung Beba Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar
DOI:
https://doi.org/10.35911/bambulaut.v3i1.43212Keywords:
pariwisata bahari, pengembangan wisata, Desa Sawakung BebaAbstract
Pariwisata bahari merupakan salah satu sektor potensial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya di wilayah pesisir seperti Desa Sawakung Beba, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar. Desa ini memiliki potensi berupa keindahan alam pesisir dan kekayaan budaya masyarakat yang dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata bahari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi peluang dan tantangan pengembangan wisata bahari serta memperkuat kesadaran dan kapasitas masyarakat dalam pengelolaannya secara berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta pendampingan kepada masyarakat dan pemangku kepentingan terkait. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa pengembangan wisata bahari di Desa Sawakung Beba didukung oleh berbagai peluang, antara lain adanya kebijakan pemerintah yang mendukung, program swasembada, ketersediaan lembaga pariwisata, serta dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK). Namun demikian, kegiatan ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan sarana dan prasarana, rendahnya penguasaan teknologi informasi, serta masih minimnya partisipasi pemuda dalam pengelolaan wisata. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengembangan wisata bahari yang berbasis pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya guna mewujudkan pengembangan wisata bahari yang berkelanjutan dan berdaya saing.







