Kolaborasi Satu Tema Beragam Aktivitas: Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Lembang Sikuku’, Toraja Utara

Authors

  • Fredryk Mandey Departemen Kimia, Fakultas MIPA, Universitas Hasanuddin
  • Sheldy Arung Lebang Departemen Kimia, Fakultas MIPA, Universitas Hasanuddin
  • Nadia Yustika Departemen Kimia, Fakultas MIPA, Universitas Hasanuddin
  • Mayline Markus Departemen Kimia, Fakultas MIPA, Universitas Hasanuddin
  • Derlis Sisilia Departemen Kimia, Fakultas MIPA, Universitas Hasanuddin
  • Ata Sarungallo Departemen Fisika, FMIPA, Universitas Hasanuddin
  • Ibnu Arafah Departemen Arkeologi, FIB, Universitas Hasanuddin
  • Irianto Paliu L. D. Bakka Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin
  • Riadi Ina Pasomba Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Hasanuddin
  • Widya Junianti Departemen Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Hasanuddin

DOI:

https://doi.org/10.35911/bambulaut.v3i1.49615

Keywords:

Ekowisata berkelanjutan, pariwisata berkelanjutan, pemberdayaan masyarakat, teknologi tepat guna

Abstract

Pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Toraja Utara, khususnya di Lembang Sikuku’, merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah yang menekankan keseimbangan antara pelestarian budaya, kelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Potensi wisata berupa panorama alam, hutan adat, serta kekayaan budaya lokal seperti rumah adat tongkonan dan ritual tradisional menjadi daya tarik utama yang perlu dikelola secara inklusif dan berkelanjutan. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Hasanuddin Gelombang-114 dilaksanakan dengan pendekatan Single Theme Multiple Activities (S-T-M-A), yaitu strategi pengabdian masyarakat yang mengintegrasikan berbagai program dalam satu tema besar “Pengembangan Desa Pariwisata Berkelanjutan.” Maksud kegiatan ini adalah mendukung pembangunan desa wisata berbasis kearifan lokal, sedangkan tujuan utamanya memperkuat kapasitas masyarakat dalam pengelolaan destinasi, promosi digital, konservasi lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi kreatif. Manfaat yang diharapkan adalah terciptanya model pengembangan pariwisata yang inklusif, ramah lingkungan, dan memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat setempat. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi: (1) tersusunnya Buku Profil dan Peta Digital Lembang Sikuku’ sebagai sarana dokumentasi dan promosi wisata; (2) terlaksananya sosialisasi keselamatan berkendara, edukasi pelestarian budaya, serta pemasangan reflektor jalan untuk mendukung aksesibilitas dan keamanan; (3) peningkatan kesehatan masyarakat melalui modul edukasi jajanan sehat, panduan pembuatan sabun ramah lingkungan, serta kegiatan kebersihan desa; dan (4) penerapan teknologi tepat guna berupa produk lilin aromaterapi dari minyak jelantah, biopestisida nabati, serta bio-briket dari limbah pertanian. Luaran tersebut menunjukkan ketercapaian nyata dalam mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi kreatif lokal yang berorientasi pada keberlanjutan.

Downloads

Published

2026-03-12

Issue

Section

Articles