Edukasi Rehabilitasi Terumbu Karang Melalui Pendekatan Transplantasi Terumbu Karang Masyarakat Dusun Kalangan, Pulau Pahawang
DOI:
https://doi.org/10.35911/dw46r104Keywords:
Edukasi, Pahawang, Terumbu Karang, TransplantasiAbstract
Ekosistem terumbu karang atau coral reefs merupakan ekosistem di dasar laut tropis yang disusun terutama oleh biota laut pengahasil kapur atau batuan kapur (CaCo3) khususnya jenis karang batu dan alga berkapur dimana menjadi tempat hidup biota lainnya seperti moluska, crustacea, echinodermata, polichaeta, porifera, tunikata hingga biota bebas seperti plankton dan nekton. Terumbu karang memiliki nilai ekonomis diantaranya fungsi sebagai sumber makanan (feeding ground), tempat memijah (nursery ground), daerah asuhan biota laut (spawning ground) dan sebagai sumber ketersediaan plasma nutfah, sebagai lokasi penangkapan biota laut konsumsi dan hias, sumber bahan bangunan, sumber bahan baku farmasi hingga sebagai tempat rekreasi. Terumbu karang juga dimanfaatkan sebagai sumberdaya penangkapan ikan dan sumberdaya jasa lingkungan bagi manusia dan lingkungan. Secara global terumbu karang telah mengalami 10% kerusakan atau hancur dan 20% lainnya mengalami kerusakan bertahap hingga 20 tahun kedepan. Salah satu penyebab kerusakan ekosistem terumbu karang yang saat ini banyak terjadi adalah diakibatkan belum adanya standarisasi atau guideline pada kegiatan ekowisata di terumbu karang. Upaya pengembalian kondisi ekosistem terumbu karang dapat rehabilitasi terumbu karang. Salah satu upaya rehabilitasi dapat dilakukan dengan edukasi dan transplantasi terumbu karang. Edukasi yang disampaikan meliputi nilai penting dan pemanfataan terumbu karang, guideline ekowisata terumbu karang hingga teknik transplantasi terumbu karang berdasarkan kajian ilmiah yang telah disampaikan. Melalui edukasi dan sharing pada kegiatan pengabdian diharapkan dapat memberikan dan meningkatkan pemahaman masyarakat Pulau Pahawang akan pentingnya pemeliharaan atau konservasi terumbu karang di Pulau Pahawang dalam upaya pelestarian dan keberlanjutan ekosistem terumbu karang Pulau Pahawang di masa depan.








