Model Strategi Kolaboratif Berbasis-Satu Tema Beragam Aktivitas sebagai Pendekatan Partisipatif dalam Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Maccorawalie, Sidenreng Rappang

Authors

  • Fredryk Mandey Department of Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University https://orcid.org/0000-0001-8502-0227 (unauthenticated)
  • Syabrina Lestari Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin
  • Nurul Magfirah Program Studi Rekayasa Hutan, Fakultas Kehutanan, Universitas Hasanuddin
  • Haikal Tauhidy Program Studi Sastra Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Hasanuddin
  • Rasmawati Rasyid Program Studi Teknik Kelautan, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin
  • Muhammad Faried Ramadhan Yamin Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin
  • Sulaeha Thamrin Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin

DOI:

https://doi.org/10.35911/08mzzm57

Keywords:

pemberdayaan masyarakat, penerapan teknologi tepat guna, digitalisasi layanan publik, eco-print, Sustainable Development Goals

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Hasanuddin Gelombang 115 di Kelurahan Maccorawalie, Kabupaten Sidenreng Rappang, menerapkan strategi Satu Tema Beragam Aktivitas (S‒T‒B‒A) dengan fokus pada inovasi daerah untuk percepatan pembangunan berkelanjutan. Pendekatan ini melibatkan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengembangkan solusi berbasis potensi lokal. Program utama mencakup digitalisasi layanan publik, penerapan teknologi tepat guna, serta peningkatan kesehatan dan kebersihan lingkungan. Luaran yang dihasilkan meliputi Buku Profil Kelurahan Maccorawalie, Identitas visual produk UMKM, prototipe green-wall untuk penghijauan sekolah, kebun percontohan dengan sistem irigasi tetes, serta produk kreatif berbasis eco-print. Analisis menunjukkan kontribusi nyata terhadap pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2 (Tanpa Kelaparan), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi), SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab), dan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim). Program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas masyarakat, tetapi juga memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, mendorong ekonomi lokal berbasis UMKM, serta menumbuhkan budaya inovasi di tingkat akar rumput. Dengan demikian, kegiatan KKNT di Kelurahan Maccorawalie menjadi katalis penting bagi percepatan pembangunan berkelanjutan di Sidrap, sekaligus mendukung pencapaian target pembangunan nasional dan global.

Downloads

Published

2026-09-28

Issue

Section

Articles