ANALISIS RAWAN BENCANA LONSOR MENGGUNAKAN METODE AHP (ANALIYTICAL HIERARCHY PROCESS) DI KABUPATEN TORAJA UTARA

Authors

  • Azaliatul Hidayah Departemen Geofisika
  • Paharuddin Paharuddin Departemen Geofisika, FMIPA UNHAS
  • Muhammad Altin Massinai Departemen Geofisika, FMIPA UNHAS

DOI:

https://doi.org/10.20956/geocelebes.v1i1.1772

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan menentukan faktor utama penyebab longsor di Kabupaten Toraja Utara. Parameter yang digunakan yaitu elevasi, kemiringan lereng, aspek lereng, geologi, tekstur tanah, kelurusan, jarak dari jalan, jarak dari sungai, curah hujan dan penutupan lahan. Penelitian ini menggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process). Berdasarkan hasil penelitian faktor utama penyebab terjadinya longsor adalah parameter curah hujan dengan bobot 0.317, kemudian tekstur tanah, jarak dari jalan, jarak dari sungai, geologi, penutupan lahan, kelurusan, kemiringan lereng, aspek lereng dan parameter yang memperoleh bobot terkecil yaitu elevasi dengan bobot 0.027..Kata Kunci : Faktor utama, longsor, AHP (Analytical Hierarchy Process), Toraja UtaraAbstractThe purpose of this research is to determine the main factor that causing landslides in North Toraja District. They are several parameters used to adjust the landslides at that area i.e. elevation, slope, geology, soil texture, alignment, distance from the road, distance from the river, rainfall and land cover. This research uses the AHP (Analytical Hierarchy Process) method to show a factor dominated causing landslides. The results show that the main factors causing the landslide are rainfall with the weight factor is 0.317, following by soil texture, distance from the road, distance from the river, geology, and land cover is about 0.027.Keywords: Main factor, landslide, AHP (Analytical Hierarchy Process), North Toraja

Downloads

Published

2017-05-17

Issue

Section

Articles