KARAKTERISTIK FISIK DAN KIMIA MATAAIR PANAS DAERAH BARASANGA KABUPATEN KONAWE UTARA, PROVINSI SULAWESI TENGGARA

Authors

  • Jamaluddin Jamaluddin Jurusan Teknik Geologi, Sekolah Geosains, China University of Petroleum, China
  • Emi Prasetyawati Umar Jurusan Teknik Pertambangan, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.20956/geocelebes.v1i2.2291

Abstract

AbstrakDaerah Barasanga menunjukkan manifestasi panasbumi berupa mataair panas dan endapan travertin. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik fisik dan kimia mataair panas Barasanga. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dan observasi lapangan seperti pemetaan sebaran mataair panas, pengambilan sampel batuan kemudian dianalisis laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe dan jenis travertin pada mataair panas di daerah penelitian termasuk ke dalam jenis Incoherent Travertines. Suhu rata-rata 48 oC dan pH 7,85, warna jernih, berbau belerang dan berasa asin. Geokimia tipe mataair panas daerah penelitian merupakan tipe air klorida.Kata kunci: Barasanga, Manifestasi, Mataair panas, Panasbumi, Travertin

References

Brophy, P. (2011). An Introduction to Geothermal Energy. USA: CGEC Geothermal Outreach Workshop.

Grupta, H. and Roy, S. (2007). Geothermal Energy. Amsterdam, Netherland: Elsevier.

Nicholson, K. (1993). Geothermal Fluids Chemistry and Exploration Technique. Scotlandia, UK: School of Applied Science, University Aberdeen.

Pentecost, A. (2005). Travertine Dordrecht Netherlands. Kluwer Academic Publisher Group.

Rusmana, E., Sukido, Sukarna, D., Haryono, E., Simanjuntak, T.O. (1993). Keterangan Peta Geologi Lembar Lasusua - Kendari, Sulawesi, Skala 1:250.000. Bandung: Puslitbang Geologi, Badan Geologi.

Downloads

Published

2017-10-28

Issue

Section

Articles