Noveltythemeplugin product key is invalid, Click here to support us
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2 <p>The journal will publish original research and review papers inall fields&nbsp; &nbsp; of pure and applied&nbsp;Ecology&nbsp;(Plant, Animal and Human ecology), Environmental Sciences&nbsp;(all aspects of pollutions, conservation of environment, management of environment, rural and urban environment, social environment, population and environment, environmental economics, and various environmenta issues),&nbsp;Atmospheric Sciences&nbsp;(Climatology, Meteorology, Micrometeorology, Agricultural Meteorology, and Boundary Layer Climate), Greenhouse Gas Exchanges, Global Warming Issues, and conservation and management of&nbsp;Natural Resources,&nbsp;Biodiversity, and issues related to&nbsp;Sustainable Development. Both theoretical and experimental studies will be included. Case histories of&nbsp;environmental problems&nbsp;of different countries/regions and reports of recent meetings and conferences will also be published.</p><p>&nbsp;</p> en-US <div class="results-preview"><div><a href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/" rel="license"><img src="https://i.creativecommons.org/l/by/4.0/88x31.png" alt="Creative Commons License" /></a><br />This work is licensed under a <a href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/" rel="license">Creative Commons Attribution 4.0 International License</a>.<br /><br /></div></div> fahruddin65@gmail.com (Fahruddin) j.alamlingkungan@gmail.com (Mustika Tuwo) Sun, 10 Apr 2022 13:37:22 +0000 OJS 3.2.1.1 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Eksplorasi dan Efektivitas Cendawan Endofit Terhadap Patogen Penyebab Busuk Batang Tanaman Jeruk (Botryodiplodia theobromae) In Vitro https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/article/view/20447 Penyakit busuk batang atau blendok merupakan salah satu penyakit utama yang disebabkan oleh cendawan Botryodiplodia theobrome yang menginfeksi batang tanaman dapat mengganggu proses metabolisme dan secara otomatis dapat mengakibatkan penurunan produktifitas tanaman. Pengendalian secara hayati dilakukan untuk mengurangi residu yang dihasilkan akibat menggunakan pestisida kimia yang berdampak pada kondisi tanah. Oleh sebab itu perlu dilakukan pengendalian ramah lingkungan melalui eksplorasi cendawan endofit yang dapat berperan sebagai antagonis dan mengendalikan penyakit busuk batang di pertanaman jeruk pamelo. Untuk memperoleh agensia hayati berupa cendawan endofit, telah dilakukan isolasi dari jaringan daun dan batang tanaman jeruk yang sehat. Terdapat 14 isolat yang berhasil diisolasi dengan karakteristik yang berbeda-beda. Setelah proses pemurnian isolat dan karakterisasi secara morfologis dan mikroskopis. Delapan diantara isolat-isolat tersebut teridentifikasi dalam Genus Trichoderma, Penicillium, Aspergillus dan 4 diantaranya tidak teridentifikasi karena tidak menghasilkan konidia sehingga sulit untuk diketahui identitasnya. Hasil uji dual kultur memperlihatkan bahwa terdapat variasi efektivitas dari isolat-isolat yang diuji. Isolat PK6, PK 13, PK 14, PK 11 dan PK 1 memperlihatkan persentase penghambatan yang terbaik mencapai nilai diatas 70%, bahkan PK 6, PK 13 dan PK 14 mampu menghambat hingga 100 % terhadap tiga isolat B. theobromae yang diuji. Terdapat satu isolat dengan daya hambat terendah yaitu PK 9 yaitu 18.91 %, 24.81% dan 19.81%. Mekanisme antagonistik yang diamati berupa kompetisi, dan antibiosis. Tutik Kuswinanti, Ade Putri Rezkiani R, Soraya Udin Saputri, Arfa Copyright (c) 2022 https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/article/view/20447 Sun, 10 Apr 2022 00:00:00 +0000 Inventarisasi Tumbuhan Paku (Pteridophyta) di Kawasan Benteng Duurstede Desa Saparua Kabupaten Maluku Tengah https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/article/view/20451 Benteng Duurstede adalah benteng peninggalan VOC di Desa Saparua kabupaten Maluku Tengah. Tumbuhan Paku (Pteridophyta) merupakan tumbuhan yang jarang diamati keberadaannya di sekitar Benteng Duurstede. Pada umumnya pengunjung hanya lebih menikmati suasana Benteng Duurstede sebagai bukti sejarah dibanding tumbuhan yang tumbuh di sekitar benteng. Penelitian dilakukan pada bulan Februari 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan paku apa saja yang bertahan hidup dan tumbuh di sekitar Benteng Duurstede. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey lapangan dengan mengumpulkan jenis yang dijumpai di sekitar Benteng Duurstede dan analisa data dilakukan secara deskriptif dan ditampilkan dalam bentuk tabel dan foto. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 4 jenis tumbuhan paku yang terdiri dari Pteris sp., Nephrolepis sp., Polypodium sp., dan Vittaria sp. Jenis tumbuhan paku yang paling banyak dijumpai yaitu Pteris sp. Dece Elisabeth Sahertian, Lady Diana Tetelepta Copyright (c) 2022 https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/article/view/20451 Sun, 10 Apr 2022 00:00:00 +0000 Potensi Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guajava) dalam Menghambat Pertumbuhan Serratia marcescens https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/article/view/20452 Serratia marcescens merupakan flora normal atau mikrobiota pada usus tetapi akan menjadi patogen oportunistik ketika terjadi infeksi secara bakterimia. Bakteri ini juga dapat menjadi penyebab infeksi nosokomial dan infeksi sekunder pada penyakit yang terjadi di saluran cerna, seperti demam tifoid. Pengobatan yang disebabkan oleh infeksi bakteri dikendalikan dengan antibiotik, namun terapi antibiotik yang tidak terkendali akan menyebabkan resistensi antibiotik terhadap bakteri, sehingga perlu pengobatan alternatif seperti pemanfaatan tanaman obat sebagai pengganti antibiotik. Salah satu jenis tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk menghambat pertumbuhan bakteri patogen adalah jambu biji (Psidium guajava). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui zona hambat ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava) dalam menghambat pertumbuhan Serratia marcescens. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan pengujian beberapa konsentrasi ekstrak daun jambu biji dengan metode difusi sumuran, menggunakan bakteri uji yang diisolasi dari sampel darah pasien demam tifoid. Hasil penelitian ini menunjukkan ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava) pada konsentrasi 5% dan 10% tidak terdapat zona bening, sedangkan konsentrasi 15% dan 25% didapatkan nilai rata-rata zona hambat 7.38 mm dan 8.47 mm. Maka dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava) dapat menghambat pertumbuhan bakteri Serratia marcescens pada konsentrasi minimum 15%. Indas Wari Rahman, Risky Nurul Fadlilah RN, Ka'bah, Hasti Nova Kristiana, Ayusti Dirga Copyright (c) 2022 https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/article/view/20452 Sun, 10 Apr 2022 00:00:00 +0000 Deteksi Kelompok Enterobacteriaceae pada Tanah di Lingkungan Tempat Pembuangan Akhir Sampah Tamangapa Kecamatan Manggala Makassar https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/article/view/20453 Garbage is one of the problems faced, especially in big cities throughout developed and developing countries which can lead to environmental pollution such as soil pollution. Soil that contains many sources of pollutants from waste allows bacteria to live in that place, both pathogenic and non-pathogenic bacteria such as Coliform bacteria, where their presence is an indicator of biological environmental pollution. This does not rule out the possibility of finding other pathogenic bacteria such as bacteria from the Enterobacteriaceae group such as Salmonella, Shigella, Escherichia coli, Klebsiella, Enterobacter, Serratia, Proteus, etc. which cause infectious diseases in the digestive tract. This study used soil samples taken in 5 environmental areas of the Tamangapa Final Disposal Site in the District, Manggala Makassar randomly. The purpose of the study was to detect groups of Enterobactericeae in the soil in the Tamangapa Final Disposal Site in the district, Manggala Makassar. This study uses an identification method based on biochemical tests automatically using the VITEK 2TM Compact, bioMérieux, SA tool. Based on the research that has been carried out, the results obtained are that there are types of bacteria of the Enterobacteriaceae group detected in the environmental soil of the Tamangapa Final Disposal Site in the District, Manggala Makassar, namely Enterobacter cloacae, Klebsiella pneumonia, and Escherichia coli which are classified as species that cause pathogenic diseases of the digestive tract Tuty Widyanti, Andi Fatmawati Copyright (c) 2022 https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/article/view/20453 Sun, 10 Apr 2022 00:00:00 +0000 Diversifikasi Olahan Rumput Laut Menunjang Gizi Masyarakat di Kabupaten Takalar https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/article/view/20625 Kabupaten Takalar termasuk daerah sebagai penghasil berbagai jenis rumput laut. Ulva lactuca adalah jenis rumput laut yang berprotein tinggi yang belum dikenal oleh masyarakat yang dapat diolah menjadi produk makanan bergizi tinggi. Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan pelatihan membuat diversifikasi produk rumput laut menjadi produk olahan yang benilai gizi tinggi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini terdiri dari tahap pra-kegiatan yang meliputi survei lokasi dan uji coba pembuatan rumput laut menjadi produk olahan berupa nugget rumput laut, baksorumput laut, mie rumput laut dan biskuit rumput laut. Tahap pelaksanaan kegiatan dengan metode penyuluhan dan pelatihan tentang manfaat serta cara pengolahan rumput laut. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan peserta tentang rumput laut komersil dan rumput laut non komersil, kandungan gizi rumput laut serta produk olahan rumput laut. Hasil uji organoleptik menunjukkan tingkat kesukaan panelis terhadap rasa, aroma, tekstur dan warna dengan hasil yang baik, dimana seluruh panelis menyukai produk olahan rumput laut. Magdalena Litaay, Nur Haedar, Ambeng Ambeng, Kurniati Umrah Nur Copyright (c) 2022 https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/article/view/20625 Sun, 10 Apr 2022 00:00:00 +0000 Potensi Senyawa Bioaktif Bajakah Spatholobus litoralis Hassk Sebagai Antimikroba Dengan Cara In-Vitro dan In-Silico https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/article/view/20455 Bajakah (Spatholobus littoralis Hassk) is a plant originating from the forests of Kalimantan which contains compounds in the form of alkaloids that act as antimicrobials. The purpose of this study was to determine the activity of Spatholobus littoralis Hassk as an antibacterial. The in-silico method was carried out using a bioinformatics-based tool and antibacterial testing using the well method, this is because testing with the pitting method is more effective because the extract reacts directly with the test bacteria. Observations on S. aureus bacteria for 1x24 hours with a concentration of 12.5% formed an inhibition zone of 13.25 mm, a concentration of 25% formed an inhibitory power of 14.10 mm, and a concentration of 50% formed an inhibition zone of 15.4 mm. At 2x24 hours observation with a concentration of 12.5% formed an inhibitory zone of 13.625 mm, a concentration of 25% formed an inhibitory power of 14.50 mm, and for a concentration of 50% formed an inhibitory power of 15.70 mm. Meanwhile, E.coli bacteria do not form a clear zone so they do not have antibacterial properties. Alif Rahman Habibi, Eva Johannes, Sulfahri Copyright (c) 2022 https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/article/view/20455 Sun, 10 Apr 2022 00:00:00 +0000 Analisis Mikroflora Candida albicans pada Perokok dan Potensi Daya Hambat Ekstrak Daun Pacar Kuku Lawsonia sp. Terhadap Isolat Candida albicans https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/article/view/20456 Salah satu mikroflora normal pada mulut yang dipengaruhi oleh keberadaan asap rokok adalah Candida albicans, jamur ini dapat berubah menjadi patogen jika terjadi perubahaan dalam diri host. Perubahan yang terjadi pada host tersebut dapat bersifat lokal maupun sistemik yang dapat menyebabkan kandidiasis oral. Daun pacar kuku (Lawsonia inermis) merupakan tanaman obat yang mengandung senyawa aktif yang berkhasiat yaitu senyawa lawsone (2-hydroxy-1, 4-napthoquinone). Selain itu daun pacar kuku juga mengandung alkaloid, glikosida, flavonoid, fenol, saponin, tannin, dan minyak atsiri. Salah satu khasiatnya adalah sebagai antijamur. Penelitian ini bertujuan mengetahui kolonisasi Candida albicans dari swab mukosa perokok dan kemampuan penghambatan ekstrak daun pacar kuku terhadap isolat Candida albicans. Penelitian ini bersifat ekperimental laboratorium dengan menggunakan teknik isolasi jamur secara swab dan metode uji daya ekstrak daun pacar dengan konsentrasi 15%, 25%, 50%, 75% dan 100%. Hasilnya menunjukkan bahwa 90% swab mukosa mengandung kolonisasi Candida albicans dan uji ekstrak daun pacar kuku memperlihatkan terbentuknya zona bening tertinggi pada konsentrasi 100% dengan diameter sebesar 15.4 mm. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak daun pacar kuku memiliki potensi inhibitor terhadap isolat Candida albicans dari swab mukosa perokok. Andi Fatmawati, Tuty Widyanti, Anita Copyright (c) 2022 https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/article/view/20456 Sun, 10 Apr 2022 00:00:00 +0000 Evaluasi Kesuburan Tanah Pada Lahan Pasca Tambang Nikel Laterit Sulawesi Tenggara https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/article/view/20457 Pasca penambangan terbuka nikel laterit menyisakan lahan topografi rendah yang kemudian direklamasi dengan cara mengembalikan tanah bagian atas (top soil) sebagai timbunan. Penimbunan ini tidak selamanya berjalan dengan baik bahkan menghasilkan lahan tidak produktif. Dikarenakan pada lahan pasca tambang peran tanah timbunan memerlukan adaptasi fisika kimia terhadap tanah sisa penambangan. Pada lokasi penelitian terdapat sebagian lahan bertekstur lempung berdebu dan vegetasi tak dapat tumbuh dengan baik. Penelitian ini membahas salah satu lahan reklamasi yang masuk sebagai lahan tidak produktif yang bertujuan memberikan informasi karakteristik tanahnya. Hasil penelitian menunjukkan tanah lahan pasca tambang minim akan unsur hara dengan status nilai pH rendah, C-Organik rendah, Nitrogen total rendah, fosfor tersedia rendah, kapasitas tukar ion serta kejenuhan basa mengindikasikan status kesuburan tanah sangat rendah. Hal ini didukung oleh analisis tekstur tanah lempung berdebu lebih dominan daripada fraksi tanah lempung berliat yang berkorelasi dengan porositas dan permiabilitas jelek. Muhardi Mustafa, Adi Maulana, Ulva Ria Irfan, Adi Tonggiroh Copyright (c) 2022 https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/article/view/20457 Sun, 10 Apr 2022 00:00:00 +0000 Pengaruh Elektrokoagulasi pada Penurunan Kadar BOD, COD, dan Amonia untuk Mengolah Limbah Cair Industri Pembekuan Udang (Cold Storage) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/article/view/20691 Elektrokoagulasi dapat digunakan sebagai salah satu alternatif penanganan air limbah pada industri pembekuan udang. Limbah cair pada industri udang berasal dari proses berbahan dasar udang dimana dalam limbah cair tersebut mengandung zat organik yang berbahaya diantaranya mengandung unsur karbon (C), hidrogen (H), oksigen (O), dan sulfur (S). Proses eletrokoagulasi merupakan adaptasi dari proses elektrokimia dan proses koagulasi - flokulasi yang digabungkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi jarak plat elektroda, besarnya tegangan dan waktu kontak dalam menurunkan kadar BOD, COD, dan amonia sebelum dan sesudah diolah dengan proses elektrokoagulasi. Variabel penelitian ini menggunakan yaitu variasi tegangan 15, 18, dan 24 volt, variasi waktu proses adalah 90, 120 dan 180 menit dan perbedaan jarak plat elektroda yaitu 2 cm dan 4 cm. Hasil penelitian menunjukan bahwa elektrokoagulasi mampu menurunkan kadar BOD, COD dan amonia pada limbah cold storage dengan hasil terbaik diperoleh pada variabel tegangan 24 volt dan waktu proses 180 menit menggunakan jarak elektroda 2 cm. Variasi besarnya tegangan dan perbedaan waktu proses berpengaruh terhadap penurunan kadar BOD, COD dan amonia sedangkan jarak elektroda berpengaruh pada kecepatan transfer elektron selama proses elektrokoagulasi. Sugito Sugito, Muhammad Al Kholif, Yolanda Ayu Ning Tyas, Joko Sutrisno Copyright (c) 2022 https://journal.unhas.ac.id/index.php/jai2/article/view/20691 Sun, 10 Apr 2022 00:00:00 +0000