Evaluation of the Implementation of the Mental Health Effort Program at the Pangkajene City Community Health Center, Pangkep Regency in 2024

Main Article Content

Fitri Cahyani
Nurul Syahriani Salahuddin
Rizky Chaeraty Syam
Suci Rahmadani

Abstract





Background: Mental disorders are a public health problem that requires serious attention. Mental health efforts at the health center level are one of the important strategies in improving mental health services. Aims: This study aims to evaluate the implementation of the Mental Health Efforts Program at the Pangkajene City Health Center, Pangkep Regency, in 2024. The evaluation was conducted using the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model to assess the context, input, process, and outcomes of the program implementation. Methods: This study used a qualitative approach with descriptive methods. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation studies. Informants consisted of the head of the Puskesmas, the person in charge of the program, doctors, nurses, and patients. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Results: The results showed that the implementation of the UKJ Program has been running well, supported by Standard Operating Procedures (SOPs), the use of SIMPUS, systematic program implementation, and effective leadership. Challenges faced include limited health workers, community stigma, and unoptimal drug distribution. The program has had a positive impact on increasing public awareness, reducing stigma, and improving patient conditions. Conclusion: The Mental Health Efforts Program at Pangkajene City Health Center has shown good results despite several obstacles. It is recommended to improve coordination, improve drug distribution, update SOPs, strengthen resource allocation, improve health worker training, tighten program monitoring, and deepen the study of factors that affect program effectiveness.





Article Details

Section

Articles

References

1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2019 tentang Bantuan Operasional Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2019.

2. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2019 tentang Standar Teknik Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar pada Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2019.

3. World Health Organization. Mental Health Atlas 2022. Geneva: World Health Organization; 2022.

4. World Health Organization. Depression. Geneva: World Health Organization; 2019.

5. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Laporan Nasional Riskesdas 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan; 2018.

6. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Laporan Survei Kesehatan Indonesia 2023 (Bab 6: Kesehatan Jiwa). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2023.

7. Stevani G, Nurbaya S. Faktor yang mempengaruhi terjadinya harga diri rendah di RSKD Dadi Provinsi Sulawesi Selatan. JIMPK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa dan Penelitian Keperawatan. 2024;4(2):262–7.

8. Pora YD, Rangga YPP, Lewuk MAS. Evaluasi ketidakberhasilan program pelayanan kesehatan jiwa di Puskesmas Habibola Kabupaten Sikka menggunakan perspektif model CIPP. 2024.

9. Sari OK, Ramdhani N, Subandi S. Kesehatan mental di era digital: Peluang pengembangan layanan profesional psikolog. Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. 2020;30(4):337–48.

10. Puskesmas Kota Pangkajene Kabupaten Pangkep. Profil Puskesmas Kota Pangkajene Kabupaten Pangkep. 2024.

11. Putri RN, Idris H, Fajar NA. Evaluasi pelayanan kesehatan jiwa berbasis komunitas di Kota Palembang. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi. 2020;20(3):976–82.

12. Wongpy N, Virlia S. Sosialisasi dan psikoedukasi kesehatan mental pada masyarakat Kota Surabaya. Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM). 2020;2(2):45–56.

13. Indri YS, Suryaputri NH. Gambaran upaya pelayanan kesehatan jiwa berbasis komunitas di Kota Bogor. Buletin Penelitian Kesehatan. 2019;21.

14. Rahmakusuma NA, Raharjo BB. Program Indonesia Sehat terhadap orang gangguan jiwa berat (skizofrenia) di Puskesmas Gunungpati. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development). 2024;8(2):297–309.

15. Jessica MH, Suryawati C. Evaluasi pelaksanaan program upaya kesehatan jiwa di Puskesmas Bandarharjo Kota Semarang. 2019.

16. Rahmadani R. The study related to the CIPP model as a form of evaluation in training programs. 12 Waiheru. 2022;8(2):114–23.

17. Cahyani APP, Hakam F, Nurbaya F. Evaluasi penerapan sistem informasi manajemen puskesmas (SIMPUS) dengan metode hot-fit di Puskesmas Gatak. Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan. 2020;3(2).

18. Handayani RY, Prayitno S. Efektivitas peran kepemimpinan dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai Puskesmas. Jurnal Ilmiah Kesehatan. 2022;4(3):510–7.

19. Irvansyah A, Baharudin I, Iksan. Pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja melalui motivasi dan disiplin kerja petugas Puskesmas di Kabupaten Bantaeng. Yume: Journal of Management. 2019;2(2).

20. Mahmud A. Peran kepemimpinan dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai di Kantor Kecamatan Gandus Kota Palembang. Jurnal Ilmu Administrasi dan Studi Kebijakan. 2019;1(2):39–47.

21. Permana YG. Pengaruh kepemimpinan terhadap disiplin kerja pegawai di Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya. Jurnal Kajian Ekonomi dan Kebijakan Publik. 2021;6(1):408–16.

22. Sarnia S, Manaf S, Mahmud A. Pengaruh beban kerja tenaga kesehatan dan fasilitas terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Siontapina Kabupaten Buton. Administratio: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara. 2022;5(1):50–64.

23. Bartels SM, Cardenas P, Uribe-Restrepo JM, Cubillos L, Torrey WC, Castro SM. Barriers and facilitators to the diagnosis and treatment of depression in primary care in Colombia: Perspectives of providers, healthcare administrators, patients, and community representatives. Revista Colombiana de Psiquiatría. 2021;50(1):67–76.

24. Ekasari Y, Augus E. Peranan Rumah Sakit Jiwa Mahoni dalam mengembalikan keberfungsian sosial eks orang dengan gangguan jiwa. Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP). 2020;1(1):44–57.

25. Santoso T. Evaluasi pelaksanaan program kesehatan jiwa di Puskesmas Simpang Parit Kecamatan Renah Pembarap tahun 2018. Jurnal Kesehatan dan Sains Terapan. 2019;5(2):36–50.