Analisis Kemampuan dan Kemauan Membayar Iuran Jkn Pada Peserta PBPU Pedagang Pasar Sentral Kabupaten Bone

Isi Artikel Utama

Aisyah Maulida Putri
Darmawansyah

Abstrak

Latar Belakang: Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) merupakan salah satu kepesertaan Badan Penyelengara Jaminan Sosial (BPJS) yang harus membayar iuran setiap bulannya dengan besaran tertentu sesuai dengan kelas perawatan yang inginkan. Saat ini tercatat jumlah Peserta Bukan Penerima Upah BPJS Kesehatan Kabupaten Bone yang memiliki tunggakkan sebanyak 41.860 jiwa atau sekitar 90,6% peserta menunggak dalam satu tahun terakhir. Kemampuan membayar dan Kemauan membayar adalah dua faktor yang berperan dalam utilisasi pelayanan medis yang selanjutnya akan mempengaruhi pemerataan. Tujuan: Untuk menganalisis kemampuan dan kemauan Membayar Iuran Jaminan Kesehatan Nasional Pada Peserta PBPU Sektor Informal Pedagang Pasar Sentral Kabupaten Bone. Metode: Penelitian Kuantitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Jumlah sampel sebanyak 100 pedagang pasar yang merupakan peserta bukan penerima upah. Hasil: Kemampuan membayar responden ATP 1 pada kategori tidak mampu yaitu 69% dengan rata-rata sebesar Rp. 699.825, untuk ATP 2 non makanan berada pada kategori tidak mampu yaitu 73% dengan rata-rata ATP sebesar Rp.31.105 dan untuk ATP 2 non essensial berada pada kategori tidak mampu yaitu 66% dengan rata-rata ATP sebesar Rp.17.275. Sedangkan kemauan membayar iuran responden berada pada kategori mau yaitu 77% atau sebanyak 77 responden. Pengetahuan responden mengenai JKN berada dikategori baik yakni 57% atau 57 responden. Kesimpulan: Berdasarkan hubungan ATP dan WTP menunjukkan kategori terbanyak tidak mampu membayar iuran JKN namun memiliki kemauan membayar tinggi. Sehingga, diharapkan masyarakat dapat mengurangi atau menghentikan pengeluaran non essensial berupa rokok, jajan dan pesta agar kemampuan membayar untuk iuran JKN semakin besar.

Rincian Artikel

Bagian

Articles

Referensi

Agustina, D., Kusuma, A. R., & Siregar, P. A. 2021. Analisis Kemampuan dan Kemauan Pasien PBPU Membayar Iuran Jaminan Kesehatan Nasional. Window of Health: Jurnal Kesehatan, 238-247.

Apriani, M., Zulkarnain, M., & Idris, H. 2021. Analisis Kemauan Membayar Iuran Dalam Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional Pada Petani Di Kabupaten Banyuasin. PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(2), 484-495.

Ariska, D. A. 2020. Analisis Dampak Relokasi Pasar Tradisional Terhadap Pendapatan Pedagang Pasar Mejayan Baru (Doctoral dissertation, IAIN Ponorogo).

BPJS Kesehatan. (2023). Data Sampel BPJS Kesehatan.

BPJS Kesehatan. (2024). Jumlah Kepesertaan BPJS Kesehatan Kabupaten Bone Tahun 2024. Kabupaten Bone. Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan.

BPJS Kesehatan. (2024). Jumlah Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) yang Menunggak Iuran BPJS Kesehatan Kabupaten Bone Tahun 2024. Kabupaten Bone. Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan.

Hildayanti, A. N., Batara, A. S., & Alwi, M. K. (2021). Determinan Ability To Pay dan Willingness To Pay Iuran Peserta Mandiri BPJS Kesehatan di Kecamatan Takabonerate (Studi Kasus di Kabupaten Kepulauan Selayar). Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(1), 30–37. https://doi.org/10.56338/pjkm.v11i1.1515

Hildayanti, B. A. (2020). Determinants of The Ability To Pay and The Willingness To Pay Subscription of BPJS Kesehatan on Independents in Takabonerate District (Case Study in Selayar Islands District). Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(02), 130–137.

Istamayu, A. A. (2022). Determinan kemauan membayar (willingness to pay) iuran jaminan kesehatan nasional pada peserta mandiri di Kota Jambi tahun 2021 (Doctoral dissertation, ilmu kesehatan masyarakat).

Iqbal, M., Yeni, R., Kusumastuti, I., Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, P., & Ilmu Kesehatan, F. (2023). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kemauan Membayar (Willingness To Pay) Iuran Program Jaminan Kesehatan Nasional Pada Pekerja Sektor Informal Di Kota Jakarta Timur Tahun 2023 Factors Influencing Willingness to Pay National Health Insurance Program Contribut. 03(03), 87–96.

Marzuki, D. S., Abadi, M. Y., Darmawansyah, D., Arifin, M. A., Rahmadani, S., & Al Fajrin, M. (2019). Analisis Kemampuan Membayar dan Kemauan Membayar Peserta PBPU yang Menunggak Iuran JKN Di Kecamatan Tamalate Kota Makassar. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS. Dr. Soetomo, 5(2), 102-113.

Mentari, W. D. Hubungan Ability to Pay dan Willingness to Pay Dengan Kepatuhan Membayar Iuran Program Jaminan Kesehatan Nasional The Relationship between Ability to Pay and Willingness to Pay With the Compliance Program Paying the National Health Insurance Contribution.

Sudarman, S., Batara, A. S., & Haeruddin, H. (2021). Faktor yang Berhubungan dengan Kemampuan dan Kemauan Membayar Iuran BPJS Peserta Mandiri di Kelurahan Sanua Kecamatan Kendari Barat. Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(1), 45–57. https://doi.org/10.56338/pjkm.v11i1.1517

Surya, P. S. S., & Saskara, I. A. N. 2024. Kontribusi Pendapatan Pedagang Buah Perempuan Terhadap Pengeluaran Rumah Tangga (Studi Kasus: Pedagang Buah Perempuan di Pasar Tradisional Kabupaten Bangli). Journal of Education Transportation and Business, 1(2), 910-919.

Syamsinar, S., Batara, A. S., & Amelia, A. R. (2021). Gambaran Kemampuan Membayar Iuran BPJS Kesehatan pada Pedagang di Pasar Terong Kota Makassar. Window of Public Health Journal, 2(2), 359–369. https://doi.org/10.33096/woph.v2i2.163

Taswin, S. K. M., Yusuff, A. A., SE, M., Amiruddin, E. E., Makhrajani Majid, S. K. M., Tuti Herawati, S. K. M., ... & Latupeirissa, L. W. (2022). Buku Ajar Asuransi Kesehatan. Feniks Muda Sejahtera.

Tsuroyya, S. L., & Maharani, C. 2023. Systematic Literature Review: Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Peserta PBPU dalam Membayar Iuran JKN. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia: JKKI, 12(04), 193-204.

Wahida, & Abdulahanaa. (2020). Analisis Disfungsi Pasar Tradisional Terhadap Pendapatan Dan Kesejahteraan Pedagang Di Kompleks Pasar Sentral Palakka Kab. Bone. Jurnal Al-tsarwah, 3(1), 115–142.

Wanti, D. I. (2024). Pengaruh Kepemilikan Asuransi Kesehatan Pada Kelompok Miskin Terhadap Utilisasi Pelayanan Kesehatan Di Indonesia: Sebuah Studi Retrospektif. Jurnal Ekonomi Kesehatan Indonesia, 8(2), 123. https://doi.org/10.7454/eki.v8i2.7273

Zahara, F. P. A., & Rayasari, F. (2024). ANALISIS FAKTOR RESIKO KEJADIAN PENYAKIT TIDAK MENULAR (HIPERTENSI, DIABETES MILITUS DAN OBESITAS ) PADA PEDAGANG PASAR KAMAL. Indonesian Journal of Nursing Sciences and Practice, 6(2), 65–77.