Efektivitas PMT pada Balita Gizi Kurang di Kota Palopo setelah Adanya Dana Khusus dalam Anggaran BOK
Isi Artikel Utama
Abstrak
Latar Belakang: Status gizi balita merupakan indikator penting dalam pembangunan kesehatan karena berdampak pada kualitas sumber daya manusia. Pemerintah telah
meluncurkan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang kini diperkuat dengan alokasi dana khusus melalui Bantuan Operasional Kesehatan (BOK). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program PMT terhadap balita gizi kurang setelah adanya dana khusus dalam anggaran BOK di Kota Palopo. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan mix methods dengan desain Explanatory Sequential. Tahap kuantitatif dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 72 ibu balita, dilanjutkan dengan wawancara mendalam terhadap 9 informan yang terdiri dari ibu balita, kader posyandu, dan petugas puskesmas. Pengumpulan data berlangsung selama satu bulan, dari 27 Januari hingga 27 Februari 2025 di Kota Palopo. Analisis data dilakukan secara univariat untuk data kuantitatif dan analisis konten untuk data kualitatif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa program PMT setelah adanya dana BOK tergolong sangat efektif dengan skor keberhasilan program dan sasaran masing-masing sebesar 86,94%, tingkat kepuasan 88,26%, serta input dan output program sebesar 82,99%. Data kualitatif mendukung temuan ini dengan menunjukkan pemanfaatan aplikasi EPP GBM, pemantauan rutin kader, dan tingginya kepuasan ibu balita terhadap kualitas layanan. Namun, tantangan masih ditemukan dalam bentuk keterbatasan variasi menu, keterlambatan distribusi, dan persepsi stigma sosial. Kesimpulan: Program PMT di Kota Palopo terbukti sangat efektif pasca adanya dana khusus dalam BOK. Diperlukan perbaikan pada aspek teknis dan sosial untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program secara berkelanjutan.
Rincian Artikel
Terbitan
Bagian
Referensi
Banyumas, P. A. I. P. K. (2024). Evaluasi Kegiatan OMT Lokal pada Balita & Ibu Hamil Tahun 2024.
Dinas Kesehatan Kota Palopo. (2024). Laporan.
Erliana, E., Arsyad, M., & Arpandi. (2024). Efektivitas Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk Pencegahan Stunting di Desa Karuh Kecamatan Batumandi Kabupaten Balangan. Jurnal MSDM Manajemen Sumber Daya Manusia, 1(3).
Jayadi, Y. I., Syarfaini, S., Ansyar, D. I., Alam, S., & Sayyidinna, D. A. (2021). Evaluasi Program Pemberian Makanan Tambahan Anak Balita Pada Masa Pandemi Covid 19 di Puskesmas Kabupaten Gowa. Al Gizzai: Public Health Nutrition Journal, 1(2), 89–102.
Kemenkes RI. (2023). Petunjuk Teknis Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbahan Pangan Lokal untuk Balita dan Ibu Hamil. In Kemenkes (Issue June).
Kementerian Kesehatan RI. (2022). Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Kemenkes.
Nida, H., Raudah, S., & Mahdalina. (2025). Efektivitas Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dalam Mengatasi Status Gizi Anak di Desa Murung Panti Hilir Kecamatan Babirik Kabupaten Hulu Sungai Utara. Al Lidara Balad Jurnal Administrasi Negara, 6(2).
Nuradhiani, A. (2023). Faktor Risiko Masalah Gizi Kurang pada Balita di Indonesia. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Dan Sosial, 1(2).
Saleh, N. F. (2023). Evaluasi Program Pemberian Makanan Tambahan Pada Balita Gizi Kurang Di Kota Palopo Tahun 2022.
Zahrah, G. R., & Arifin, J. (2021). Efektivitas Program Pkk Dalam Pemberdaaan Wanita Di Desa Barimbun Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong (Study Kasus Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga). Japb, 4(2), 1143–1159.