Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Oleh Penyandang Disabilitas Universitas Hasanuddin Tahun 2024
Isi Artikel Utama
Abstrak
ABSTRAK
Latar Belakang: Pemanfaatan pelayanan kesehatan bagi penyandang disabilitas di Indonesia sangat penting untuk memastikan akses yang setara dan berkualitas. Namun penyediaan fasilitas yang belum ramah disabilitas.Tujuan:mengetahui pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh penyandang disabilitas di universitas hasanuddin tahun 2024. Metode: jenis penelitian fenomenology pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian dilakukan di Kantor Pusat Disabilitas Universitas Hasanuddin, sebanyak 11 informan yang terdiri dari: 6 Penyandang Disabilitas, 5 Pendamping Disabilitas dan Kepala Pusat Disabilitas. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Februari - Maret 2025. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Hasil:Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh penyandang disabilitas belum maksimal. Hal ini dikarenakan bahwa penyediaan fasilitas yang belum ramah, aksesibilitas yang tergolong tidak memenuhi standar disabilitas, serta kebutuhan individu disabilitas yang masih kurang di dapatkan dari pihak kampus. Meskipun sekarang sudah berusaha untuk menjadi kampus yang inklusif namun masih perlu di tingkatkan dalam penyediaan fasilitas yang lebih memadai. Kesimpulan: Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan oleh Penyandang Disabilitas di Universitas Hasanuddin menunjukkan bahwa layanan kesehatan yang masih kurang efektif dan aksesibilitasnya belum memadai. Banyak penyandang disabilitas kesulitan mengakses fasilitas, dukungan keluarga sangat penting tetapi kebutuhan khusus mereka, seperti alat pembaca layar dan juru bahasa isyarat, belum terpenuhi.
Rincian Artikel
Terbitan
Bagian
Referensi
1.Abas, R., Marwati, E., & Kurniawan, D. (2020). Analisis Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Kelurahan Rum di Wilayah Kerja Puskesmas Rum Balibunga Kota Tidore Kepulauan. Jurnal Biosainstek, 2(01), 23-32
2. Adha, A. F., Mappeasse, M. Y., & Bakri, H. (2022). Pengembangan Aplikasi Voice For Blind sebagai Media Pembelajaran bagi Penderita Tuna Netra di SLB Negeri Pembina Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Information Technology Education Journal, 1(1), 28-37.
3. Alizah, B., Ilmiawati, D., Trisnawati, A., & Mawar, M. (2023). Analisis kebijakan pekerja penyandang disabilitas menurut UU No. 8 Tahun 2016 pada sektor BUMN. Journal on Education, 5(3), 8627-8639.
4. Dayanti, F., & Pribadi, F. (2022). Dukungan Sosial Keluarga Penyandang Disabilitas dalam Keterbukaan Akses Menempuh Pendidikan. SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Dan Humaniora, 8(1), 46-53
5. Dewayanti, I., & Suryono, A. (2023). Perlindungan Sosial Terhadap Hak Atas Akses Pelayanan Kesehatan Bagi Penyandang Disabilitas. Jurnal Hukum dan Pembangunan Ekonomi, 11(2), 225-241.
6. Gea, Yusuf Krisman, Budi Muhammad Taftazani, and Santoso Tri Raharjo. "Pengasuhan Positif Orangtua Dalam Melindungi Hak Anak DenganDisabilitas." Share: Social Work Journal 13.1 (2023): 60-73
7. Hasibuan, S. U., & Ayuningtyas, D. (2021). A Literature Review: Gambaran Perwujudan Puskesmas Ramah Disabilitas pada Beberapa Wilayah di Indonesia. Jurnal Medika Hutama, 3(01 Oktober), 1390-1399.
8. Juliana, J. (2023). Pemamfaatan Asuransi Penyandang Disabilitas. Teewan Journal Solutions, 1(1), 9-13.
9. Mutmainnah, M. (2023). Peran Dinas Sosial dalam Pemberdayaan Masyarakat Penyandang Disabilitas di Kota Makassar. Indonesian Journal of Education and Social Sciences, 2(1), 34-43
10. Pujianti, N., Sari, A. R., Naem, R. N., & Rahman, F. (2023). Kajian Need Dan Demand Dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Para Disabilitas Di Banjarbaru (Tinjauan Dengan Pendekatan Konsep 7p Bauran Pemasaran). Jurnal Darma Agung, 31(4), 840-852.
11. Pusat DIsabilitas Unhas (2024) Tiga Jalur Masuk Unhas Akses Bagi Difabel