Analisis Standar Kerja UNAMET Sebagai Mediator Dalam Penyelesaian Konflik Timor Timur

Authors

  • Muhammad Rayhan Saepul Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Anugrah Partogi Sitinjak University of Singaperbangsa
  • Prilla Marsingga University of Singaperbangsa

Keywords:

UNAMET, Konflik, Timor Timur, Mediator

Abstract

ABSTRAK: Penyelesaian konflik Timor Timur melibatkan peran UNAMET sebagai mediator yang menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas dan keberhasilan standar kerja yang diterapkan oleh UNAMET dalam konteks tersebut. Studi ini bertujuan untuk menganalisis standar kerja UNAMET sebagai mediator dalam penyelesaian konflik Timor Timur, khususnya dalam memenuhi prinsip-prinsip seperti impartiality, mutuality, sustainability, complementary, reflexivity, consistency, accountability, dan universality. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis studi kepustakaan. Data diperoleh melalui penelusuran sumber-sumber terkait dengan penelitian, kemudian dianalisis untuk memahami peran UNAMET dan penerapan standar kerjanya dalam penyelesaian konflik Timor Timur. Data yang digunakan dalam penelitian ini terutama bersumber dari literatur yang membahas peran UNAMET dalam konflik Timor Timur, serta laporan dan dokumen resmi terkait dengan misi tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa UNAMET berhasil menjalankan peran sebagai mediator dalam penyelesaian konflik Timor Timur dengan mematuhi standar kerja yang diterapkan. Melalui pendekatan yang netral, komprehensif, dan terkoordinasi, UNAMET mampu memfasilitasi proses perundingan, mengawasi keamanan, serta mendukung terciptanya lingkungan yang kondusif untuk referendum kemerdekaan

Author Biographies

Muhammad Rayhan Saepul, Universitas Singaperbangsa Karawang

ABSTRAK: Penyelesaian konflik Timor Timur melibatkan peran UNAMET sebagai mediator yang menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas dan keberhasilan standar kerja yang diterapkan oleh UNAMET dalam konteks tersebut. Studi ini bertujuan untuk menganalisis standar kerja UNAMET sebagai mediator dalam penyelesaian konflik Timor Timur, khususnya dalam memenuhi prinsip-prinsip seperti impartiality, mutuality, sustainability, complementary, reflexivity, consistency, accountability, dan universality. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis studi kepustakaan. Data diperoleh melalui penelusuran sumber-sumber terkait dengan penelitian, kemudian dianalisis untuk memahami peran UNAMET dan penerapan standar kerjanya dalam penyelesaian konflik Timor Timur. Data yang digunakan dalam penelitian ini terutama bersumber dari literatur yang membahas peran UNAMET dalam konflik Timor Timur, serta laporan dan dokumen resmi terkait dengan misi tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa UNAMET berhasil menjalankan peran sebagai mediator dalam penyelesaian konflik Timor Timur dengan mematuhi standar kerja yang diterapkan. Melalui pendekatan yang netral, komprehensif, dan terkoordinasi, UNAMET mampu memfasilitasi proses perundingan, mengawasi keamanan, serta mendukung terciptanya lingkungan yang kondusif untuk referendum kemerdekaan

Anugrah Partogi Sitinjak, University of Singaperbangsa

ABSTRAK: Penyelesaian konflik Timor Timur melibatkan peran UNAMET sebagai mediator yang menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas dan keberhasilan standar kerja yang diterapkan oleh UNAMET dalam konteks tersebut. Studi ini bertujuan untuk menganalisis standar kerja UNAMET sebagai mediator dalam penyelesaian konflik Timor Timur, khususnya dalam memenuhi prinsip-prinsip seperti impartiality, mutuality, sustainability, complementary, reflexivity, consistency, accountability, dan universality. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis studi kepustakaan. Data diperoleh melalui penelusuran sumber-sumber terkait dengan penelitian, kemudian dianalisis untuk memahami peran UNAMET dan penerapan standar kerjanya dalam penyelesaian konflik Timor Timur. Data yang digunakan dalam penelitian ini terutama bersumber dari literatur yang membahas peran UNAMET dalam konflik Timor Timur, serta laporan dan dokumen resmi terkait dengan misi tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa UNAMET berhasil menjalankan peran sebagai mediator dalam penyelesaian konflik Timor Timur dengan mematuhi standar kerja yang diterapkan. Melalui pendekatan yang netral, komprehensif, dan terkoordinasi, UNAMET mampu memfasilitasi proses perundingan, mengawasi keamanan, serta mendukung terciptanya lingkungan yang kondusif untuk referendum kemerdekaan

Prilla Marsingga, University of Singaperbangsa

ABSTRAK: Penyelesaian konflik Timor Timur melibatkan peran UNAMET sebagai mediator yang menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas dan keberhasilan standar kerja yang diterapkan oleh UNAMET dalam konteks tersebut. Studi ini bertujuan untuk menganalisis standar kerja UNAMET sebagai mediator dalam penyelesaian konflik Timor Timur, khususnya dalam memenuhi prinsip-prinsip seperti impartiality, mutuality, sustainability, complementary, reflexivity, consistency, accountability, dan universality. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis studi kepustakaan. Data diperoleh melalui penelusuran sumber-sumber terkait dengan penelitian, kemudian dianalisis untuk memahami peran UNAMET dan penerapan standar kerjanya dalam penyelesaian konflik Timor Timur. Data yang digunakan dalam penelitian ini terutama bersumber dari literatur yang membahas peran UNAMET dalam konflik Timor Timur, serta laporan dan dokumen resmi terkait dengan misi tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa UNAMET berhasil menjalankan peran sebagai mediator dalam penyelesaian konflik Timor Timur dengan mematuhi standar kerja yang diterapkan. Melalui pendekatan yang netral, komprehensif, dan terkoordinasi, UNAMET mampu memfasilitasi proses perundingan, mengawasi keamanan, serta mendukung terciptanya lingkungan yang kondusif untuk referendum kemerdekaan

Downloads

Published

2025-12-31

Issue

Section

Articles