Strategi Penjadwalan Perawatan Permesinan Kapal KMP. Kormomolin dengan Penerapan Dinamika Sistem

Authors

  • Syerly Klara Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin, Gowa, 92171
  • Surya Hariyanto Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin, Gowa, 92171
  • Muhammad Ardi Isragusra Departemen Teknik Sistem Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin, Gowa, 92171
  • Apriansyah Apriansyah Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Barat, 91413

Keywords:

Kapal Ferry, Strategi Perawatan, Dinamika Sistem

Abstract

Strategi penjadwalan perawatan sistem pendukung mesin utama memiliki peran yang sangat penting demi kelangsungan beroperasinya mesin utama dikapal. Sistem penunjang mesin utama terdiri dari sistem bahan bakar, sistem pelumas, dan sistem pendingin. Oleh karena itu apabila terjadi kegagalan pada salah satu sistemnya, kondisi ini tidak hanya berdampak pada mesin utama tetapi hal ini juga mempengaruhi operasional kapal. Dengan begitu pentingnya peran sistem penunjang mesin utama tentunya membutuhkan suatu penjadwalan perawatan yang baik sehingga dapat mencegah terjadinya kegagalan sistem. Dalam penelitian ini dianalisa dan di identifikasi kegiatan penjadwalan preventive maintenance berdasarkan efek perawatan dengan metode dinamika system. Efek perawatan didasarkan pada nilai availability dan keandalan komponen sistem pendukung mesin utama kapal. Penjadwalan perawatan berdasarkan efek perawatan dimodelkan dengan dinamika sistem. Analisa menggunakan Powersim Software dimana hasilnya menunjukkan bahwa komponen yang direkomendasikan untuk melakukan perawatan dengan nilai keandalan 0,55 atau 55% dengan peluang sukses komponen sedikit lebih tinggi dibanding peluang gagalnya. Dan dengan metode Birnbaum’s Criticality Measure dan Veselly Fussel didapatkan hasil untuk sistem bahan bakar komponen filter mempunyai tingkat kekritisan paling tinggi. Untuk sistem pelumas, komponen Oil Filter mempunyai tingkat kekritisan paling tinggi dan untuk sistem pendingin Sea chest filter mempunyai tingkat kekritisan paling tinggi. Semua jadwal perawatan ditentukan berdasarkan  keandalan  sistem  untuk  mengurangi  biaya  perawatan  dan  dalam  rangka untuk  menghindari terjadinya kegagalan sistem. Optimasi biaya yang didapatkan untuk sistem bahan bakar sebesar 53%, sistem pelumas sebesar 30% dan sistem pendingin sebesar 36%.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2022-06-30

Issue

Section

Articles