Analisis Performa Mesin Diesel dengan Variasi Bahan Bakar

Main Article Content

Zakiah Kartini
Andi Husni Sitepu
Zulkifli
Syerly Klara

Abstract

Mesin diesel masih banyak digunakan pada sektor transportasi dan industri, sehingga diperlukan kajian mengenai penggunaan bahan bakar alternatif yang tetap mampu memberikan performa dan efisiensi yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa mesin diesel satu silinder menggunakan tiga jenis bahan bakar, yaitu Biosolar B40, Dexlite, dan Pertamina Dex. Pengujian dilakukan secara eksperimental pada mesin diesel tipe TV-1 dengan variasi beban 3 kg, 6 kg, 9 kg, dan 12 kg. Parameter yang dianalisis meliputi daya, torsi, konsumsi bahan bakar spesifik (Specific Fuel Consumption/SFC), efisiensi termal, dan efisiensi volumetrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan beban menyebabkan kenaikan daya dan torsi serta penurunan nilai SFC pada seluruh bahan bakar. Pada beban maksimum 12 kg, daya aktual yang dihasilkan ketiga bahan bakar relatif setara, yaitu sekitar 3,40–3,42 kW, dengan torsi aktual mencapai 21,66–21,80 Nm. Nilai SFC terendah diperoleh pada beban 12 kg, yaitu sekitar 0,19–0,20 kg/kWh, yang menunjukkan peningkatan efisiensi penggunaan bahan bakar. Efisiensi termal tertinggi secara teoritis dicapai oleh B40 sebesar 42,76%, diikuti oleh Pertamina Dex sebesar 41,61% dan Dexlite sebesar 38,32%, sedangkan efisiensi volumetrik pada seluruh bahan bakar relatif stabil pada kisaran 66,8–67,7%. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Biosolar B40 memiliki performa dan efisiensi yang kompetitif dibandingkan bahan bakar diesel lainnya, sehingga berpotensi digunakan sebagai bahan bakar alternatif pada mesin diesel.

Article Details

Section
Articles