Representasi Makna dalam Lirik Kumpulan Lagu yang Dipopulerkan oleh Hamza Namira (Analisis Semiotika Roland Barthes)

Authors

  • Yulia Rahmah Amalia Universitas Hasanuddin
  • Muhammad Ridwan Universitas Hasanuddin
  • Mujadilah Nur Universitas Hasanuddin

DOI:

https://doi.org/10.12259/jsib.v5i02%20(Mei).44319

Abstract

Latar Belakang. Beberapa masyarakat awam di Indonesia masih menganggap bahwa lagu berbahasa Arab adalah selawat. Perspektif ini muncul karena adanya tantangan bahasa. Sedangkan lagu-lagu bahasa Arab memiliki makna yang sangat positif, membawa harapan, serta perubahan. Makna tersebut ada pada lagu Hamza Namira yaitu Dari Ya Alby, Laa Tabki, Rayah El Hayah, Ya Mazloum, dan Wa Laa Sohba Ahla. Lagu-lagu ini dianalisis menggunakan teori semiotika Roland Barthes untuk memahami bagaimana lirik-lirik ini berfungsi untuk menyampaikan makna yang lebih. Tujuan. Tujuan dari penelitian ini untuk menginterpretasikan serta menelaah makna  denotasi dan konotasi yang terkandung dalam lirik lagu Hamza Namira, dan diharapkan dapat mengungkap mitos apa saja yang terdapat dalam setiap lagu yang dipopulerkan oleh Hamza Namira. Metode. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian dengan pendekatan kualitatif dan juga menggunakan metode deskriptif yang dilakukan dengan cara menjabarkan objek data secara tepat. Hasil. Secara denotatif, lirik-lirik ini menggambarkan pengalaman emosional seperti keterasingan, kesedihan, ketidakadilan, dan Harapan. Sementara itu, secara konotatif, lirik-lirik ini menyampaikan makna yang lebih dalam yang menggambarkan kerentanan emosional, perjuangan batin, simbol harapan yang rapuh, dan pencarian makna dalam hidup. Mitos memberikan gambaran umum dan filosofi hidup yang diwariskan secara kolektif, seperti kehidupan sebagai perjalanan emosional yang tak terhindarkan, ketidakadilan yang selalu ada, dan harapan yang terus diperjuangkan meskipun penuh rintangan. Kesimpulan. Dengan analisis ini, dapat disimpulkan bahwa lagu-lagu Hamza Namira memainkan peran penting dalam membentuk dan mempertahankan mitos dalam budaya masyarakat, menjadikannya lebih dari sekedar karya seni, tetapi juga alat komunikasi yang memiliki pengaruh mendalam terhadap persepsi dan pemaknaan realitas oleh pendengarnya.

References

Anggara, Nanda Reza dkk. (2021). Analisis Bentuk Lagu Nawwartil Ayyam Grup Musik Gambus El-Fairuz di Kota Medan. Jurnal Penelitian Musik, 2(1), 18–31.

AS, A., & Umaya, N. M. (2012). SEMIOTIKA. Teori dan Aplikasi pada Karya Sastra. IKIP PGRI PRESS.

Asagaf, M. N., Masnani, S. W., & Agussalim, A. (2024). Makna Lirik Nasyid “Ataitu Bithanbi” Karya Mesut Kurtis(Sebuah Tinjauan Analisis Semiotik). Jurnal Sarjana Ilmu Budaya, 43.

Bahri, N. F. (2020). Analisis Semiotika Roland Barthes pada Masjid Keraton Buton di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara. Jurnal Rupa, 4(2), 121. https://doi.org/10.25124/rupa.v4i2.2314

Fatimah. (2019). Semiotika dalam Kajian Iklan Layanan Masyarakat. In Syahril (Ed.), Metzler Lexikon Kunstwissenschaft. TallasaMedia. https://doi.org/10.1007/978-3-476-04949-0_117

Hanif, S. (2022). Representasi Makna Lirik Lagu Dīn As-Salām dalam Tinjauan Teori Sastra Arab. Al-Fikru: Jurnal Ilmiah, 16(1), 95–106. https://doi.org/10.51672/alfikru.v16i1.81

Hasniar, Masnani, S. W., & Agussalim, A. (2024). Nilai-Nilai Sufistik Dalam Buku “Fihi Ma Fihi” Karya Jalaluddin Rumi (Pendekatan Semiotika). . Jurnal Sarjana Ilmu Budaya, 17.

Lantowa, Jafar dkk. (2023). Semiotika. Teori, Metode, dan Penerapannya dalam penelitian sastra (1 Cet. 1). Deepublish.

Masnani, S. W., Agussalim, A., & Mutmainnah, I. A. (2024). Semangka: Representasi Solidaritas Palestina Melalui Trikotomi Tanda Charles Sanders Pierce. Nady Al-Adab: Jurnal Bahasa Arab, 113.

Mutawalli, M., Masnani, S. W., & Agussalim, A. (2024). Pesan Visual Dan Verbal Dalam Berita Konflikpalestina-Israel Di Media Al Jazeera Net. Jurnal Sarjana Ilmu Budaya, 21.

Mu’arrof, A. Q. (2022). Analisis Semiotik Novel Gadis Pesisir. Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Program Guru Penggerak Pada Modul 2.1, 2846–2853.

Nurlidya, Anis Uyun dkk. (2019). Pengaruh Sastra Arab Dan Islam Terhadap Nasyid Dan Perkembangan Sastra Musik Di Indonesia. Kajian Tentang Bahasa, Sastra, Dan Budaya Arab Di Indonesia, 3, 432–447.

Wati, Trimo dkk. (2022). Representasi Makna Denotasi dan Konotasi dalam Lirik Lagu Kun Fayakun (Analisis Semiotika Roland Barthes). Alibbaa’: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 3(1), 73–102. https://doi.org/10.19105/ajpba.v3i1.5172

Yunus, M. (2016). Musik Dalam Sejarah Dunia Islam. Jurnal Qolamuna, 2(1), 45–56.

Downloads

Published

2025-06-02

How to Cite

Yulia Rahmah Amalia, Muhammad Ridwan, & Mujadilah Nur. (2025). Representasi Makna dalam Lirik Kumpulan Lagu yang Dipopulerkan oleh Hamza Namira (Analisis Semiotika Roland Barthes). Jurnal Sarjana Ilmu Budaya, 5(02 (Mei), 1–16. https://doi.org/10.12259/jsib.v5i02 (Mei).44319