PERGULATAN PEREMPUAN DALAM RUANG TRADISI DAN MODERNITAS PADA NOVEL SAYYIDAT AL-QAMAR KARYA JOKHA ALHARTHI

Authors

  • Nurul Aulia Hamzah Hasanuddin University
  • Sitti Wahidah Masnani Universitas Hasanuddin

DOI:

https://doi.org/10.12259/jsib.v6i02%20(Mei).52720

Abstract

Tulisan ini membahas pergulatan perempuan dalam ruang tradisi dan modernitas pada novel Sayyidat al-Qamar karya Jokha Alharthi. Permasalahan utama penelitian ini adalah bagaimana tokoh-tokoh perempuan, terutama Mayya, Asma, dan Khawla, menghadapi konflik internal dan eksternal yang berkaitan dengan kewajiban keluarga, struktur patriarki, kelas sosial, warisan perbudakan, serta perubahan sosial masyarakat Oman. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan intrinsik yang diperkuat oleh pembacaan sosiologi sastra. Data primer penelitian berupa kutipan naratif dan dialog dalam novel Sayyidat al-Qamar, sedangkan data sekunder berupa buku, artikel ilmiah, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan teori konflik, novel, dan transformasi sosial. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pembacaan mendalam, studi pustaka, pencatatan, pelabelan, dan pengkodean data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik dalam novel tidak hanya hadir sebagai unsur pembangun alur, tetapi juga sebagai representasi ketegangan sosial yang dialami perempuan dalam masyarakat Oman. Mayya merepresentasikan perempuan yang terjebak dalam pernikahan yang tidak sepenuhnya dipilih, Asma memperlihatkan kepatuhan terhadap struktur sosial, sedangkan Khawla menunjukkan keberanian dalam menegosiasikan norma. Novel ini memperlihatkan bahwa modernitas membuka ruang perubahan, tetapi tidak serta-merta membebaskan Perempuan dari tradisi, patriarki dan hierarki sosial

References

Abrams, M.H. 1999. A Glossary of Literary Terms. Boston, Massachusetts: Heinle & Heinle. Hal. 90.

Akbar, R., Chanafiah, Y., & Sarwono, S. 2022. Analisis Konflik Batin Tokoh Utama Dalam Novel Layla Majnun Karya Syekh Nizami Kajian Psikologi Sastra. Jurnal Ilmiah KORPUS, 6(2), 200-215.

Ali, Abdullah Y. (2011). Slavery and Society in the Middle East: Histories and Legacies. Oxford: Oxford University Press.

Beauvoir, Simone de. (1949). The Second Sex. New York: Vintage Books.

Booker, Christopher. (2004). The Seven Basic Plots: Why We Tell Stories. London: Continuum.

Connell, R. W. (1987). Gender and Power: Society, the Person, and Sexual Politics. Stanford: Stanford University Press.

Dahlan, J. 2011. Sejarah Sastra Arab Masa Jahili. Surabaya. Penerbit Jauhar, hal. 1 dan 5.

Freytag, Gustav. (1863). Freytag’s Technique of the Drama: An Exposition of Dramatic Composition and Art. (Trans. E. J. MacEwan). Chicago: S.C. Griggs and Company.

Freud, Sigmund. (1961). Beyond the Pleasure Principle. New York: W.W. Norton & Company.

Goode, William J. (1963). *World Revolution and Family Patterns*. New York: The Free Press.

Hasniar, H., Masnani, S. W., & Agussalim, A. 2024. Nilai-Nilai Sufistik Dalam Buku “Fihi Ma Fihi” Karya Jalaluddin Rumi (Pendekatan Semiotika). Jurnal Sarjana Ilmu Budaya, 4(01), 17-27. Retrieved from https://journal.unhas.ac.id/index.php/jsbsk/article/view/32964.

Inglehart, Ronald (1997). Modernization and Postmodernization: Cultural, Economic, and Political Change in 43 Societies. Princeton: Princeton University Press.

Ismail, T. 1998. Malu (aku) jadi orang Indonesia. Yayasan Ananda.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Kamus versi online/daring (dalam jaringan) https://kbbi.web.id/novel

Luxemburg, Jan van; Weststeijn, Williem G; Ikram, Akhadiati; Bal, Mieke. 1991. Tentang sastra. Jakarta :: Intermasa,. Hal 16-17

Masnani, S. W. (2023). Kritik Sosial dalam Novel Lan Amūta Sudā karya Jehād Al Rajbȳ. Jurnal Sarjana Ilmu Budaya, 3(03).

Marx, Karl, & Engels, Friedrich. (1848). The Communist Manifesto. London: Penguin Books.

Moleong, Lexy J. 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya

Nurgiantoro, B. (1998). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Sudjiman, Panuti (1990). Kamus Istilah Sastra. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Phelan, James L. (1989). Reading People, Reading Plots: Character, Progression, and the Interpretation of Narrative. Chicago: University of Chicago Press.

Stanton, R. 2007. Teori Fiksi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sultani, M. A., & Akram, A. (2023). Cultural Bridges and Gaps: Textual Analysis of Jokha Alharthi’s Sayyidat al-qamar's Arabic-to-English Translation. Harf-o-Sukhan, 7(3), 307-315.

Sutejo, K. (2016). Menulis Kreatif Kiat Cepat Menulis Puisi dan Cerpen. Bantul, Yogyakarta. Terakata

Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif,Kualitataif Dan R & D. Bandung: Penerbit Alfabeta.

Waluyo, Herman J. (1987). Teori dan Apresiasi Puisi. Jakarta: Erlangga.

Downloads

Published

2026-07-11

How to Cite

Hamzah, N. A., & Masnani, S. W. (2026). PERGULATAN PEREMPUAN DALAM RUANG TRADISI DAN MODERNITAS PADA NOVEL SAYYIDAT AL-QAMAR KARYA JOKHA ALHARTHI. Jurnal Sarjana Ilmu Budaya, 6(02 (Mei), 21–37. https://doi.org/10.12259/jsib.v6i02 (Mei).52720