Praktik Ekonomi Sirkular dan Manfaatnya bagi Kehidupan Sosial Ekonomi Petani: Studi Kasus pada Komditas Tebu, Jagung, dan Karet di Kabupaten Lampung Tengah

Isi Artikel Utama

Amanda Putra Seta
Teguh Endaryanto
Firdasari Firdasari
I Rani Melya Sari

Abstrak

Pembangunan berkelanjutan di Indonesia mendorong pengembangan ekonomi hijau dan ekonomi sirkular sebagai upaya memadukan pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan. Ekonomi sirkular bertujuan mempertahankan nilai produk dan sumber daya dalam perekonomian, serta meminimalkan kerusakan sosial dan lingkungan. Sektor pertanian, termasuk di Provinsi Lampung, mulai menerapkan prinsip ekonomi sirkular secara bertahap. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pola praktik ekonomi sirkular dan manfaat sosial ekonominya di Desa Gunung Agung dan Desa Tanjung Anom, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, dengan fokus pada komoditas tebu, jagung, dan karet. Data dikumpulkan melalui purposive sampling terhadap 30 petani yang menerapkan praktik ekonomi sirkular. Analisis dilakukan secara deskriptif berdasarkan pola 9R (Refuse, Rethink, Reduce, Reuse, Repair, Refurbish, Remanufacture, Repurpose, Recycle, Recover) dan kalkulasi manfaat sosial ekonomi langsung maupun tidak langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola sirkular umum meliputi penggunaan limbah daun dan batang sebagai pakan ternak, bibit, pupuk organik, kayu bakar, serta produk mebel sederhana. Manfaat sosial dari praktik ini terutama tampak pada peningkatan ketenagakerjaan dan ilmu pengetahuan petani. Secara ekonomi, praktik sirkular memberikan tambahan pendapatan tahunan sebesar Rp1.160.000 untuk tebu, Rp1.524.000 untuk jagung, dan Rp1.990.000 untuk karet. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan ekonomi sirkular dalam usahatani berpotensi meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat kesadaran terhadap pentingnya kelestarian lingkungan..

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Seta, A. P., Endaryanto, T., Firdasari, F., & Sari, I. R. M. (2025). Praktik Ekonomi Sirkular dan Manfaatnya bagi Kehidupan Sosial Ekonomi Petani: Studi Kasus pada Komditas Tebu, Jagung, dan Karet di Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 21(3), 1–13. Diambil dari https://journal.unhas.ac.id/index.php/jsep/article/view/45811
Bagian
Articles

Referensi

Abdullah, A., Amrawati, A., Nurlaela, S., & Amrullah, A. (2017). Analysis of The Determining Factors on The Performance of Extension Officers For The Transfer of Livestock Feed Technology. American-Eurasian Journal of Sustainable Agriculture, 11(5), 72–76. Retrieved from http://www.aensiweb.com/AEJSA/

Adziem, A. H. W., & Nurhasanah, Y. (2021). Inisiasi Lokal Model Ekonomi Sirkular Melalui Pertanian Terpadu Sebagai Adaptasi Petani Di Kalimantan Timur Selama Pandemi Covid-19. Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan, Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(1).

Ahmad, D. K. (2012). Potensi Pemanfaatan Limbah Tebu sebagai Pakan Fermentasi Probiotik. Buletin Tanaman Tembakau, Serat & Minyak Industri, 4(1).

Ali, A., Kuntoro, B., & Misrianti, R. (2019). KANDUNGAN FRAKSI SERAT TEPUNG SILASE AMPAS TEBU YANG DITAMBAH BIOMASA INDIGOFERA SEBAGAI PAKAN TERNAK. JURNAL PETERNAKAN, 16(1). https://doi.org/10.24014/jupet.v16i1.6213

Bunyamin, Z., Efendi, R., & Andayani, N. N. (2013). Pemanfaatan Limbah Jagung untuk Industri Pakan Ternak. Seminar Nasional Inovasi Teknologi Pertanian, 2012.

Chandra, A., Abidin, Z., & Ashari, U. (2023). Analisis Efisiensi Teknis Produksi Dan Pendapatan Usahatani Jagung. Jurnal : Agricultural Review, 1(1). https://doi.org/10.37195/arview.v1i1.351

Faizah, M., Rizky, A., Zamroni, A., & Khasan, U. (2022). Pembuatan Briket sebagai Salah Satu Upaya Pemanfaatan Limbah Pertanian Bonggol Jagung di Desa Tampingmojo. Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2). https://doi.org/10.32764/abdimasper.v3i2.2863

Fernandez, M. G. O., & Khatulistiani, U. (2021). PEMANFAATAN LIMBAH SANDAL KARET SEBAGAI MATERIAL SUBSTITUSI AGREGAT KASAR PADA CAMPURAN BETON. Axial : Jurnal Rekayasa Dan Manajemen Konstruksi, 9(1). https://doi.org/10.30742/axial.v9i1.1701

Haluti, S. (2015). Pemanfaatan Potensi Limbah Tongkol Jagung Sebagai Melalui Proses Gasifikasi di Wilayah Provinsi Gorontalo. Jurnal Energi Dan Manufaktur, 8(2).

Harmayani, R., Fajri, N. A., Kartika, N. M. A., Ihsan, M. S., & Gufran, G. (2021). Komposisi Kimia Limbah Ampas Tebu Sebagai Pakan Ruminansia. AGRIPTEK : Jurnal Agribisnis Dan Peternakan, 1(2).

Helmi, A., Wibowo, A., & Urip Pambudi Sujarnoko, T. (2023). Mendorong Model Pertumbuhan Ekonomi Sirkular melalui Penerapan Pertanian-Peternakan Regeneratif di Desa Sendangsari dalam Upaya Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Policy Brief Pertanian, Kelautan, Dan Biosains Tropika, 5(3). https://doi.org/10.29244/agro-maritim.050307

Novita, E., Yustinus, Y., & Pradana, H. A. (2022). PENDAMPINGAN PEMANFAATAN LIMBAH PETERNAKAN BURUNG PUYUH MENGGUNAKAN LARVA BLACK SOLDIER FLY (BSF) GUNA MENDUKUNG PENGEMBANGAN EKONOMI SIRKULAR. LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1). https://doi.org/10.25077/logista.6.1.188-195.2022

Purnama, F. E., Harmayani, R., & Mariani, Y. (2022). PALATABILITAS PUCUK DAN DAUN TEBU SEBAGAI PAKAN SAPI. AGRIPTEK : Jurnal Agribisnis Dan Peternakan, 2(1).

Putri, N., & Natasya, F. (2021). Dampak Limbah Karet Terhadap Lingkungan dan Aktivitas Masyarakat di Kabupaten Aceh Timur. Seminar Nasional Peningkatan Mutu Pendidikan, 2(1).

Rusli, R., Futra, S., Sastrawan, S., & Erita, E. (2022). FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PETERNAK DALAM PENGGUNAAN PUCUK DAUN TEBU SEBAGAI PAKAN TERNAK SAPI BALI DI KECAMATAN KETOL KABUPATEN ACEH TENGAH. JIPVET: Jurnal Ilmu Peternakan Dan Veteriner, 4(2). https://doi.org/10.55542/jipvet.v4i2.564

Sitompul, M. R. (2023). Ekonomi Sirkular dalam Pengembangan Bisnis Penerbangan di Indonesia. Warta Penelitian Perhubungan, 35(1). https://doi.org/10.25104/warlit.v35i1.2241

Solihin, R., & Koeswandi, T. (2023). Bisnis Model Pertanian Organik Berbasis Ekonomi Sirkular di Kabupaten Bandung Barat. JEMPER (Jurnal Ekonomi Manajemen Perbankan), 5(2). https://doi.org/10.32897/jemper.v5i2.2862

Sosiati, H., Wahyono, T., Azhar, A. R., & Fatwaeni, Y. N. (2021). Pemanfaatan Limbah Tongkol Jagung untuk Makanan Ternak Bernutrisi. Community Empowerment, 6(4). https://doi.org/10.31603/ce.4570

Wijayanti, E., Wahyono, F., & Surono. (2012). Kecernaan Nutrien dan Fermentabilitas Pakan Komplit dengan Level Ampas Tebu yang Berbeda secara In Vitro. Animal Agricultural Journal, 1(1).

Wu, Q., Gao, S., Wang, X., & Zhao, Y. (2022). Research on the Impacts of Information Capacity on Farmers’ Green Prevention and Control Technology Adoption. Ecological Chemistry and Engineering S, 29(3). https://doi.org/10.2478/eces-2022-0022

Yasmaniar, G., Husla, R., Wastu, A. R. R., Fadliah, F., & Pramadika, H. (2023). PELATIHAN PEMBUATAN STARCH (TEPUNG JAGUNG) DARI LIMBAH BONGGOL JAGUNG DI LAGOA, JAKARTA UTARA. Jurnal AKAL: Abdimas Dan Kearifan Lokal, 4(2). https://doi.org/10.25105/akal.v4i2.13875

Zulkarnain, Supriyadi, Supartini, Mandala, W., & Seta, A. P. (2020). Efisiensi Pemasaran Nanas Dengan Berbagai Grade di Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal Manajeman Dan Bisnis, 17(2).

Artikel Serupa

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.