Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Niat Mengadopsi Pertanian Organik di Kabupaten Lima Puluh Kota

Isi Artikel Utama

Novia Azani
Hery Bachrizal Tanjung
Ira Wahyuni Syarfi

Abstrak

Pertanian organik merupakan salah satu pendekatan dalam mewujudkan pembangunan pertanian berkelanjutan dan solusi atas permasalahan lingkungan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi niat petani dalam mengadopsi pertanian organik di Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pemilihan lokasi dilakukan secara purposive sampling dengan kriteria anggota kelompok tani yang mendapatkkan sertifikat organik dari Lembaga Sertifikasi Organis (LSO) Sumatera Barat. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara sensus, dimana seluruh populasi menjadi sampel penelitian, yaitu sebanyak 60 orang petani. Data penelitian bersumber dari data hasil wawancara terstruktur menggunkan kuesioner, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) serta dari hasil penelitian terdahulu yang relevan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linier berganda menggunakan software SPPS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tiga variabel yang diteliti, terdapat dua variabel yang berpengaruh terhadap niat mengadopsi pertanian organik di Kabupaten Lima Puluh Kota yaitu sikap (0,670) dan kontrol perilaku (0,261), sementara norma subjektif (0,096) tidak berpengaruh terhadap niat mengadopsi pertanian organik. Strategi peningkatan niat petani untuk mengadopsi pertanian organik sebaiknya menitikberatkan pada peningkatan sikap positif dan persepsi kontrol perilaku petani melalui edukasi, pelatihan, dan pemberdayaan teknis daripada hanya mengandalkan pengaruh sosial atau tekanan norma dari lingkungan sekitar.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Azani, N., Tanjung, H. B., & Syarfi, I. W. (2025). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Niat Mengadopsi Pertanian Organik di Kabupaten Lima Puluh Kota. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 21(3), 89–100. Diambil dari https://journal.unhas.ac.id/index.php/jsep/article/view/47917
Bagian
Articles
Biografi Penulis

Hery Bachrizal Tanjung, Universitas Andalas

 

 

Ira Wahyuni Syarfi, Universitas Andalas

 

 

Referensi

[IFOAM] International Federation of Organic Agriculture Movements. (2005). Organik agricultural: Our Definition. Adelaide, Australia.

[SPOI] Statistik Pertanian Organik Indonesia. (2023). Statistik Pertanian Organik Indonesia 2023. Jakarta. Universitas Bakrie Press.

Adenle, A. A., Wedig, K., Azadi, H. (2019). Sustainable Agriculture and Food Security in Africa: The Role of Innovative Technologies and International Organizations. Technology in Society Vol. 58, Agustus 2019, 101143.

Ajzen, I. (2005). Attitudes, Personality and Behavior 2nd ed. New York: Open University Press.

Arikunto, S. (2020). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarata: Rineka Citra.

Borgers, J. A. R., Lansink, A. G. O., Ribeiro, C. M., Lutke, V. (2014). Understanding Farmers' Intention to Adopt Improved Natural Grassland Using the Theory of Planned Behavior. Livestock Science Vol.169, November 2014: 163-174.

Gunawan. (2019). Penguatan Adopsi dan Keberlanjutan Usaha Pertanian Padi Organik di Kabupaten Bondowoso dan Banyuwangi Jawa Timur. [Disertasi]. Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor.

Hansson, H., Ferguson, R., Olofsson, C., & Rantamäki-Lahtinen, L. (2013). Farmers’ motives for diversifying their farm business -The influence of family. Journal of Rural Studies, 32, 240–250. https://doi.org/10.1016/j.jrurstud.2013.07.002.

Leeuwis, C. (2009). Komunikasi untuk Inovasi Pedesaan, Berpikir kembali tentang Penyuluhan Pertanian. Terjemahan dari: Communication for Rural Innovation, Rethinking Agricultural Extension. Yogyakarta: Kanisius.

Luanmase, C. M., Nurtini, S., & Haryadi, F. T. (2012). Analisis Motivasi Beternak Sapi Potong Bagi Peternak Lokal Dan Transmigran Serta Pengaruhnya Terhadap Pendapatan Di Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat. Buletin Peternakan, 35(2), 113. https://doi.org/10.21059/buletinpeternak.v35i2.598.

Mahyuda, M., Amanah, S., & Tjitropranoto, P. (2018). Tingkat Adopsi Good Agricultural Practices Budidaya Kopi Arabika Gayo oleh Petani di Kabupaten Aceh Tengah. Jurnal Penyuluhan, 14(2). https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v14i2.19757

Narti, S. (2015). Hubungan Karakteristik Petani dengan Efektivitas Komunikasi Penyuluhan Pertanian dalam Program SL-PTT (Kasus Kelompok Tani di Kecamatan Kerkap Kabupaten Bengkulu Utara). Jurnal Professional FIS UNIVED, 53(9), 1689–1699. http://publications.lib.chalmers.se/records/fulltext/245180/245180.pdf%0Ahttps://hdl.handle.net/20.500.12380/245180%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.jsames.2011.03.003%0Ahttps://doi.org/10.1016/j.gr.2017.08.001%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.precamres.2014.12.

Nurjaman, N., Sumarwan, U., & Kirbrandoko, K. (2016). Perilaku Dunia Usaha dalam Melakukan Adopsi Inovasi Pertanian. Jurnal Bisnis Dan Manajemen, 16(1), 29–37. https://doi.org/10.24198/jbm.v16i1.3.

Retnaningtyas, T. A., Padmaningrum, D., & Anantanyu, S. (2024). Perilaku Petani Milenial Provinsi Jawa Barat dalam Penerapan Climate-Smart Agriculture (CSA) pada Tanaman Hortikultura. Jurnal Ilmiah Membangun Desa Dan Pertanian, 9(2), 160–171. https://doi.org/10.37149/jimdp.v9i2.1105.

Rusastra, I. W. (2012). Perspektif Global Penelitian Untuk Pembangunan : Antisipasi Lingkungan Strategis dan Agenda R & D Pertanian. Forum Penelitian Agroekonomi Vol. 30 (1) 49-58.

Sabila, T. H. (2019). Faktor-Faktor Kepuasan Petani dalam Adopsi Inovasi Program Pertanian Organik (Sayur Organik) di Kelompok Wanita Tani Dewi Sri dan Mukti Asih Kecamatan Junrejo, Kota Batu. [Skripsi]. Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya.

Salikin, K.A. (2003). Sistem Pertanian Berkelanjutan. Yogyakarta: Kanisius.

Suwantoro, A. A. (2008). Analisis Pengembangan Pertanian Organik di Kabupaten Magelang (Studi Kasus di Kecamatan Sawangan. [Disertasi]. Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

Tarigan, E. F. (2021). Peranan Perempuan dalam Usahatani Sayuran organik untuk Meningkatkan Kesejahteraan Rumah Tangga (Studi Kasus Kelompok Wanita Tani Nusa Indah Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang). [Skripsi]. Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya.

Wiratmadja, I. I., Nurjanah, N., & Kurniawati, A. (2017). Model Penerimaan Petani terhadap Teknologi Sistem Pertanian Organik di Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Manajemen Teknologi, 16(1), 81–91. https://doi.org/10.12695/jmt.2017.16.1.6.

Yasyak, V. W., Hardyastuti, S., & Hartono, S. (2020). Faktor yang Mempengaruhi Niat Mengadopsi Usahatani Sayuran Organik di Kecamatan Getasan Semarang. Jurnal Kawistara, 10(1), 50. https://doi.org/10.22146/kawistara.4498.

Yazdanpanah, M., Hayati, D., Hochrainer-Stigler, S., Zamani, G. H. (2014). Understanding Farmers Intention and Behavior Regarding Water Conservation in the Middle-East and North Africa: A Case Study in Iran. Journal Environ Manage Vol. 135 (3), Maret 2014 :63-73.

Zulvera. (2014). Faktor Penentu Adopsi Sistem Pertanian Sayuran Organik dan Keberdayaan Petani di Provinsi Sumatera Barat. [Disertasi]. Program Studi Ilmu Penyuluhan Pembangunan Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor.