Analisis Hubungan Efektivitas Subsidi Pupuk Pemerintah, Skala Dan Pola Penguasaan Lahan Petani Dengan Kemiskinan Petani Di Kabupaten Takalar
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan efektivitas subsidi pupuk pemerintah, skala dan pola penguasaan lahan petani dengan kemiskinan petani di Kabupaten Takalar. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif, dengan kuesioner sebagai instrumen utama. Besarnya sampel 120 orang petani, dipilih secara acak dengan proportionate stratified random sampling. Aplikasi SPSS for windows digunakan dalam analisis korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan efektivitas subsidi pupuk pemerintah, skala dan pola penguasaan lahan petani terbukti memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan kemiskinan petani. Secara umum, petani yang tergolong miskin adalah petani yang penguasaan lahannya hanya menggunakan pola sistem bagi hasil (petani penggarap), luasannya berskala sempit (kurang dari 0,50 ha), dan subsidi pupuk pemerintah yang diterima memiliki efektivitas manfaat yang rendah sampai sedang. Petani yang mampu menguasai lahan berskala luas (lebih besar dari 1,00 ha), baik milik sendiri maupun milik orang lain dengan pola sistem bagi hasil (petani pemilik penggarap), terbukti memiliki tingkat pendapatan lebih besar dari Rp 475.861 per kapita per bulan atau cenderung berada diatas garis kemiskinan (tidak miskin). Perlu adanya regulasi terkait penguasaan lahan dengan pola bagi hasil berupa peraturan daerah atau peraturan bupati agar subsidi pupuk pemerintah memiliki efektivitas manfaat yang tinggi khususnya bagi petani yang berhak menerima guna memotivasi petani untuk meningkatkan produksi dan pendapatannya melalui pemanfaatan lahan secara optimal sehingga mereka bisa terhindar dari kemiskinan.
Rincian Artikel
Terbitan
Bagian

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
This works is under Creative Commons Attribution LicenseCara Mengutip
Referensi
Auliyah, R., & Wulandari, A. (2017). Potret Bagi Hasil Pertanian. Deepublish.
BPS Indonesia. (2023). Statistik Indonesia 2023 (Vol. 1101001). Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia.
BPS Indonesia. (2025). Statistik Indonesia 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia.
BPS Takalar. (2024). Hasil Pencacahan Lengkap Sensus Pertanian 2023: Usaha Pertanian Perorangan (UTP) Tanaman Pangan Kabupaten Takalar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Takalar.
BPS Takalar. (2025a). Kabupaten Takalar Dalam Angka 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Takalar.
BPS Takalar. (2025b). Statistik Daerah Kabupaten Takalar 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Takalar.
Braido, L. H. B. (2008). Evidence on the Incentive Properties of Share Contracts. 51, 327–349.
César, S. (2024). Technical efficiency, production risk and sharecropping. Latin American Economic Review. https://doi.org/https://doi.org/10.60758/laer.v31.63
Damayanti, U. (2022). Analisis Perbandingan Pendapatan dan Keuntungan Usahatani Padi (Oryza sativa) Petani Pemilik Penggarap dan Petani Penyakap (Studi Kasus di Desa Pelabuhan Dalam Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir). Jurnal Ilmu Pertanian Agronitas, 4(1), 216–223.
Faisal, M., & Halim, A. (2022). Analisis Hubungan Penguasaan Lahan Dan Pola Bagi Hasil Dengan Tingkat Kemiskinan Petani Penggarap. Jurnal Pallangga Praja (JPP), 4(1), 11–22. https://doi.org/10.61076/jpp.v4i1.2636
Ginting, J. (2004). Analisis Faktor Penyebab Pendapatan Petani Miskin di Kecamatan Deli Tua TE SIS.
Hadiana, D. (2017). Analisis efisiensi faktor produksi dan pendapatan usahatani padi sawah dengan sistem bagi hasil (suatu kasus di Desa Kirisik Kecamatan Jatinunggal Kabupaten Sumedang). Jurnal Ilmu Pertanian Dan Peternakan, 5(2), 119–129.
Halim, A. (2026). Economic Engineering of the Profit-Sharing System as an Effort to Improve the Welfare of Rice Farmers in Pinrang Regency. Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan, 14(1), 65–76. https://doi.org/10.37641/jimkes.v14i1.4480
Halim, A., Razak, R., & Nain, U. (2022). The Relationship between the Knowledge Level of Farmers and the Effectiveness of the Rice-Farming Business Insurance Program (AUTP) in Pinrang Regency …. … Journal of Social Science and …, 02(07), 298–307. http://eprints2.ipdn.ac.id/id/eprint/748/1/10ijssers-The Relationship between the Knowledge Level of Farmers and the......pdf
Handayani, N. P., Rahmanelli, R., & Wilis, R. (2018). Strategi Bertahan Hidup Petani Penggarap Padi Sawah di Nagari Tiku Selatan Kecamatan Tanjung Mutiara Kabupaten Agam. Jurnal Geografi, 7(1), 93. https://doi.org/10.24036/geografi/vol7-iss1/199
Irmayanti. (2010). Sistem Bagi Hasil Antara Pemilik Lahan Dengan Petani Penggarap Usahatani Lahan Sawah di Desa Bontotallasa, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros (pp. 1–131).
Khomsan, A. ., Dharmawan;, Saharuddin;, Syarief;, & Sukandar. (2015). Indikator Kemiskinan dan Misklasifikasi Orang Miskin. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Lubis, D., & Indrawati, I. R. (2017). Analisis pendapatan petani penggarap dengan akad. Maqdis: Jurnal Kajian Ekonomi Islam-Volume 2, Nomor 1, Januari-Juni 2017, 2(3), 310–315.
Manatar, Laoh, & Mandei. (2017). Pengaruh Status Penguasaan Lahan Terhadap Pendapatan Petani Padi di Desa Tumani, Kecamatan Maesaan, Kabupaten Minahasa Selatan. 13, 55–64.
Martono, N. (2010). Statistik Sosial, Teori dan Aplikasi Program SPSS. Gava Media.
Mokodongan, A., Rauf, R. A., & Laapo, A. (2016). Analisis Pendapatan Petani Penggarap. E-J. Agrotekbis, 4(3), 310–315.
Mufti, M., & Zargustin, D. (2018). PENGUASAAN LAHAN USAHATANI PADI SAWAH DAN HUBUNGANNYA DENGAN TINGKAT PEMISKINAN DI DESA PADANG MUTUNG KECAMATAN KAMPAR KABUPATEN KAMPAR. Jurnal Agribisnis, 19(1), 26–32. https://doi.org/10.31849/agr.v19i1.892
Priyadi, U., & Ash Shidiqie, S. J. (2015). Pelaksanaan perjanjian bagi hasil pertanian lahan sawah studi di Studi di Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman Yogyakarta. Millah, XV No 1, 101–115. www.regionalinvestment.bkpm.go.id
Puspitasari, N., Bela, S. R., & Prasetiyaningtiyas, S. (2020). Bisma: Jurnal Bisnis dan Manajemen MUZARA’AH PADA USAHA PERTANIAN PADI: ANALISIS NILAI-NILAI ISLAMI. Bisma, 14(1), 70–81. https://jurnal.unej.ac.id/index.php/BISMA
Sugiyarto, S., Mulyo, J. H., & Seleky, R. N. (2016). KEMISKINAN DAN KETIMPANGAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA DI KABUPATEN BOJONEGORO. Agro Ekonomi, 26(2), 115. https://doi.org/10.22146/agroekonomi.17264
Susilowati, S. H., & Maulana, M. (2012). Luas Lahan Usahatani dan Kesejahteraan Petani : Eksistensi Petani Gurem dan Urgensi Kebijakan Reforma Agraria Farm Business Land Size a nd Farmers ’ Welfare : Smallholders ’ Existence and Agrarian Reform Urgency Lahan pertanian dewasa ini menghadapi tanta. Analisis Kebijakan Pertanian, 10(1), 17–30.
Tenriawaru, A. N., Arsyad, M., Amiruddin, A., Viantika, N. M., & Meilani, N. H. (2021). Analisis dan Determinan Nilai Tukar Petani Tanaman Pangan (NTPP) di Provinsi Sulawesi Selatan. AGRITEXTS: Journal of Agricultural Extension, 45(2), 146. https://doi.org/10.20961/agritexts.v45i2.57364
Ulfa, F., Faroka, G., Afandi, A. D., Muslihah, S., & Septiana, P. (2023). Penyuluhan Pembuatan Pupuk Eco-Enzym di Dusun Sirembes Desa Kaliwuluh. Jurnal Bina Desa, 5(1), 27–32. https://doi.org/10.15294/jbd.v5i1.40980
Yuniar, P., Bakri, R., Demmallino, E. B., & Amrulllah, A. (2026). Analisis Relasi Antara Petani dan Tengkulak Dalam Usahatani Jagung Hibrida. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian (JSEP) UNHAS, 22(2), 203–212.