FENOMENOLOGI PERILAKU KOMUNIKASI SUPORTER FANATIK SEPAKBOLA DALAM MEMBERIKAN DUKUNGAN PADA PSM MAKASSAR

Authors

  • Andi Widya Warsa Ilmu Komunikasi Fisip Universitas Hasanuddin
  • Tuti Bahfiarti Ilmu Komunikasi Fisip Universitas Hasanuddin

DOI:

https://doi.org/10.31947/kjik.v3i1.564

Keywords:

phenomenology, verbal and non verbal communication behavior

Abstract

Abstract Phenomenology is the study which focuses on the discovery of a fact to a social phenomenon and trying to understand human behavior based on the perspective of the participants. This study aims to examine and categorize verbal and non verbal communication behavior of football fanatic fans in supporting PSM Makassar. The study was conducted by looking at the actions of the fans in the stadium while watching a football club's home game PSM Makassar, visited the headquarters of several groups of fans who are still active and held a meeting in person to learn more about the interview process. The method used in this study is a qualitative research study with a phenomenological approach, with participant observation in which researchers work directly be part of the study, together amid individuals or groups under study, to understand what is happening, understand the patterns and interactions, and in-depth interviews to several informants. The results of the research indicate that verbal and non- verbal communication behavior of football fanatic fans in supporting PSM Makassar involves identity, attributes, action; there is a meaning of message conveyed by football fanatic fans in supporting PSM Makassar. Verbal and non-verbal communication behavior of football fanatic fans in supporting PSM Makassar is not seperated from self- identity and social identity in society. The meaning indicated by fans through verbal and non-verbal merely supports their favorite football club by giving spirit.Abstrak Fenomenologi adalah studi yang berfokus pada penemuan fakta untuk sebuah fenomena sosial dan berusaha untuk memahami perilaku manusia berdasarkan perspektif peserta. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mengkategorikan perilaku komunikasi verbal dan non verbal penggemar fanatik sepak bola dalam mendukung PSM Makassar. Penelitian dilakukan dengan melihat tindakan para fans di stadion sambil menonton klub sepak bola pertandingan kandang PSM Makassar, menyambangi markas beberapa kelompok penggemar yang masih aktif dan mengadakan pertemuan secara pribadi untuk mempelajari lebih lanjut tentang proses wawancara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dengan observasi partisipan di mana peneliti bekerja secara langsung menjadi bagian dari penelitian ini, bersama-sama di tengah individu atau kelompok yang diteliti, untuk memahami apa yang terjadi, memahami pola dan interaksi, dan wawancara mendalam dengan beberapa informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku komunikasi verbal dan non verbal penggemar fanatik sepak bola dalam mendukung PSM Makassar melibatkan identitas, atribut, tindakan; ada makna pesan yang disampaikan oleh para penggemar fanatik sepak bola dalam mendukung PSM Makassar. Perilaku komunikasi verbal dan non verbal penggemar fanatik sepak bola dalam mendukung PSM Makassar tidak dipisahkan dari identitas diri dan identitas sosial dalam masyarakat. Makna yang ditunjukkan suporter melalui perilaku komunikasi verbal dan non verbalnya semata-mata untuk mendukung klub sepakbola kesayangannya dengan memberikan semangat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Cangara. (2011). Pengantar Ilmu Komunikasi. Edisi Revisi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Gheeto. (2013). GOL! Memahami Kesuksesan dari Kacamata Sepakbola. Jakarta: PT Bhuana Ilmu Populer Kelompok Gramedia.

Herdiansyah. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif untuk Ilmu-Ilmu Sosial. Jakarta: Salemba Humanika.

Hogg. (2002). Social Psychology. Third Edition. London: Prentice Hall.

Jhalugilang. (2011). Makna Identitas Fans Club Sepakbola (Studi Kasus : Juventus Klub Indonesia. (Tesis). Jakarta: Universitas Indonesia.

Mulyana. (2007). Metode Penelitian Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Nugroho. (2013). Pemain Kedua Belas. Jakarta: EKSPRESI Buku.

Pedersen et al. (2007). Strategic Sport Communication. United State of America: Human Kinetics.

Rakhmat. (2012). Psikologi Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. Sediyaningsih. (2010). Identitas Sosial Remaja dan Computer Mediated Communication. (Studi Dekonstektualisasi Pembentukan Identitas Sosial Remaja Melalui Computer Mediated Communication). (Disertasi). Jakarta: Universitas Indonesia.

Suranto. (2011). Komunikasi Interpersonal. Jogjakarta: Graha Ilmu.

Downloads

Published

2016-06-24

Issue

Section

Articles