Women as Mother and Machine in Patriarchy: A Reading of Mince and Zawj Taghiya
DOI:
https://doi.org/10.20956/jna.v22i2.45221Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran dan posisi perempuan dalam sistem patriarki sebagaimana direpresentasikan dalam cerpen karya Fanny J. Poyk dan Abbas Hafidz. Fokus kajian diarahkan pada relasi perempuan dalam ranah domestik, terutama dalam hubungan pernikahan dan peran sebagai ibu. Kedua cerpen secara eksplisit merefleksikan pengalaman perempuan yang hidup dalam tekanan struktur sosial patriarkis, sehingga relevan dianalisis menggunakan perspektif feminisme, khususnya teori Rosi Braidotti mengenai perempuan sebagai mother (ibu) dan machine (mesin) di dunia patriarki. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan metode simak catat dalam pengumpulan data dan melalui tiga tahap analisis data berupa mengidentifikasi dan mengkategorikan data, mengklasifikasi data, kemudian menginterpretasikan data guna menggali bagaimana kedua konstruksi tersebut bekerja dalam narasi dan bagaimana perempuan mengalami serta merespons penindasan. Konstruksi mother memperlihatkan posisi perempuan yang direduksi pada ranah domestic diharuskan melayani keluarga, mengurus anak, dan tunduk pada suami. Dalam kondisi ini, perempuan mengalami beban ganda bahkan beban tiga lapis (triple burden), karena tidak hanya dituntut untuk bekerja di ranah domestik, tetapi juga di ranah publik, sekaligus menjadi objek pengawasan moral. Sementara itu, konstruksi machine merujuk pada pandangan perempuan sebagai alat reproduksi dan objek seksual, di mana tubuh perempuan dikontrol dan didefinisikan oleh norma-norma sosial patriarkis. Tubuh perempuan tidak dilihat sebagai subjek, melainkan sebagai alat produksi biologis bagi kepentingan laki-laki dan masyarakat. Kedua cerpen ini menunjukkan bahwa meskipun perempuan ditempatkan dalam posisi yang tertindas, tetap terdapat ruang-ruang perlawanan yang dimunculkan melalui tindakan simbolik maupun pilihan hidup yang menantang norma dominan. Dengan demikian, karya-karya ini tidak hanya mengkritisi sistem patriarki, tetapi juga memperlihatkan potensi transformasi sosial melalui resistensi perempuan.
References
Alkhaira, N. (2023). SUBORDINASI PEREMPUAN DALAM NOVEL PEREMPUAN YANG MENANGIS KEPADA BULAN HITAM KARYA DIAN PURNOMO. Bahtera: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 22(1), 47–55. https://doi.org/10.21009/bahtera.221.05
Aprilia, F. (2015). KONSTRUKSI PEREMPUAN SEBAGAI “MONSTER” DALAM NOVEL LA GRANDE VIE KARYA OLIVIER CHARNEUX [Universitas Gadjah Mada]. https://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/86037
Ariasih, N. P. A., S. Pidada, I. B. J., & Kusuma, I. N. W. (2023). Kesehatan Reproduksi dan Budaya Patriarki dalam Novel Bulan Patah Karya Maria Maltidis Banda. Stilistika : Journal of Indonesian Language and Literature, 2(2), 92. https://doi.org/10.24843/stil.2023.v02.i02.p09
Bandel, K. (2006). Sastra, perempuan, seks. Jalasutra.
Bhasin, K. (1996). Menggugat patriarki: Pengantar tentang persoalan dominasi terhadap kaum perempuan: Vol. Cetakan Pertama. Yayasan Bentang Budaya.
Bourdieu, P. (2001). Masculine domination. Stanford University Press.
Braidotti, R. (1994). Nomadic subjects: Embodiment and sexual difference in contemporary feminist theory (2nd ed). Columbia University Press.
Bressler, C. E. (2011). Literary criticism: An introduction to theory and practice (5th ed). Longman.
Darwin, M. (2005). Negara dan perempuan: Reorientasi kebijakan publik (Cet. 1). Grha Guru : Media Wacana.
Fakih, M. (1999). Analisis gender dan transformasi sosial (Kedua). Pustaka Pelajar.
Fanaqi, C. (2019). KRITIK TERHADAP KONSTRUKSI BUDAYA PATRIARKI MELALUI KARYA SASTRA. Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian, 5(2), 304–316. https://doi.org/10.10358/jk.v5i2.668
Faruk. (2012). Metode penelitian sastra: Sebuah penjelajahan awal (Cet. 1). Pustaka Pelajar.
Firestone, S. (2003). The Dialectic of Sex: The Case for Feminist Revolution. Farrar, Straus and Giroux.
Foucault, M. (2012). The History of Sexuality: An Introduction. Knopf Doubleday Publishing Group.
Hafani, Moch. H., & Muhammad Nahidh, B. (2025). PATRIARKI DAN KEKUASAAN: BAGAIMANA LAKI-LAKI MENGENDALIKAN KEHIDUPAN DALAM KELUARGA. ASA, 7(1), 1–12. https://doi.org/10.58293/asa.v7i1.120
Harahap, N. H. P. (2022). PEREMPUAN DAN BUDAYA PATRIARKI. Prosiding Seminar Nasional PSSH (Pendidikan, Saintek, Sosial dan Hukum), 1, 7.1-7.8.
Koentjaraningrat. (2000). Kebudayaan, mentalitas dan pembangunan. Gramedia Pustaka Utama.
Maharani, A., Ulumuddin, U., & Cholil, M. (2023). BELENGGU BUDAYA PATRIARKHI TERHADAP RELASI GENDER DALAM MEMBENTUK KELUARGA sAKINAH. An-Natiq Jurnal Kajian Islam Interdisipliner, 3(2), 182–190. https://doi.org/10.33474/an-natiq.v3i2.20655
Mustakim, A. G. (2012). Representasi Perempuan dalam Kanji (Analisis Semiotika Terhadap Buku Kanji Pictographix) [Thesis]. Universitas Indonesia.
Neuman, W. L. (2014). Social research methods: Qualitative and quantitative approaches (Seventh edition, Pearson new international edition). Pearson.
Nurhamida, Y. (2013). POWER IN MARRIAGE PADA IBU BEKERJA DAN IBU RUMAH TANGGA. Journal Psikogenesis, 1(2), 185–198. https://doi.org/10.24854/jps.v1i2.45
Palulungan, L., M. Ghufran H. Kordi K, Ramli, M. T., & Yayasan Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia (Eds.). (2020). Perempuan, masyarakat patriarki & kesetaraan gender (Cetakan pertama). Yayasan BAKTI.
Pinem, S. (2009). Kesehatan reproduksi dan kontrasepsi (Jakarta). Trans Info Media. //lisa.poltekkesjakarta3.ac.id%2Fperpustakaan%2Findex.php%3Fp%3Dshow_detail%26id%3D2592
Poyk, F. J. (2017). Mince, Perempuan dari Bakunase—Kompas.id. https://www.kompas.id/baca/hiburan/2017/12/03/mince-perempuan-dari-bakunase
Saʻdāwī, N. (2001). Perempuan dalam budaya patriarki. Pustaka Pelajar.
Sari, T., Suryani, I., & Rahariyoso, D. (n.d.). Relasi Kuasa Patriarki dalam Novel “LebihSenyapDari Bisikan”Karya Andina Dwifatma.
Stallknechtand, N. P., & Frenz, H. (1961). COMPARATIVE LITERATURE: Method and Perspective. In COMPARATIVE LITERATURE: Method and Perspective (p. iii). Southern Illinois University Press CARBONDALE.
Susilastri, D. (2020). RESISTENSI PEREMPUAN SUBALTERN DALAM CERPEN “MINCE, PEREMPUAN DARI BAKUNASE” KARYA FANNY J. POYK. BIDAR: Jurnal Ilmiah Kebahasan & Kesastraan, 10(1), Article 1.
Utami, U. P., & Sholihah, R. Y. (2021). IDENTITAS PEREMPUAN DALAM BUDAYA PATRIARKI: SEBUAH KAJIAN FEMINISME EKSISTENSIALIS DALAM NOVEL DUA BARISTA KARYA NAJHATY SHARMA. ISoLEC Proceedings, 5(1), Article 1.
Walby, S. (1999). Theorizing Patriarchi. Basil Blackwell Inc.
Yasmin, S. A., Udasmoro, W., & Sajarwa, S. (2020). Women, Mothers, and Monsters in Leïla Slimani’s Novel “Dans Le Jardin de l’Ogre.” Lensa: Kajian Kebahasaan, Kesusastraan, Dan Budaya, 10(2), 179. https://doi.org/10.26714/lensa.10.2.2020.179-189
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
All right reserved. The articles in this journal are under copyright of journal Nady al-Adab and the author of the article. No part of the articles may be reproduced without permission of the journal management









