Pembentukan Istilah Bahasa Arab Melalui Metode Tarjamah: Kajian Leksikologis, Leksikografis, dan Tantangannya

Authors

  • Alfiyah Rasiyani Universitas Darussalam Gontor
  • Aulidina Nurfazri Universitas Darussalam Gontor
  • Fasya Asy Shyifaauzzahra Universitas Darussalam Gontor
  • Okta Taufika Rahma Universitas Darussalam Gontor
  • Rania Izzati Universitas Darussalam Gontor
  • Rizky Umi Nasihatus Sholihah Universitas Darussalam Gontor

DOI:

https://doi.org/10.20956/jna.v22i3.46376

Abstract

Penelitian ini mengkaji proses pembentukan istilah bahasa Arab modern melalui metode tarjamah (penerjemahan), dengan fokus pada tinjauan leksikologis, leksikografis, dan tantangan yang menyertainya. Di tengah arus globalisasi, bahasa Arab menghadapi tuntutan untuk terus beradaptasi dengan konsep-konsep baru, terutama dalam bidang teknologi, sains, dan ekonomi. Tarjamah menjadi strategi kunci, tidak hanya sebagai alih makna literal, tetapi juga sebagai proses adaptasi morfologis, semantik, dan kultural untuk menciptakan istilah yang relevan dan fungsional. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode studi pustaka untuk menganalisis berbagai jenis tarjamah—seperti harfiyah (literal), maknawiyah (kontekstual), dan tafsiriyah (interpretatif)—serta aplikasinya dalam pembentukan istilah. Hasil kajian menunjukkan bahwa tarjamah maknawiyah dan deskriptif menjadi pendekatan yang paling dominan dalam menciptakan padanan istilah modern seperti al-barīd al-iliktrūnī (email) dan at-taakhkhum (inflasi). Proses ini melibatkan pencarian padanan semantik, penyesuaian pada wazn (pola morfologis), dan adaptasi budaya agar istilah mudah diterima. Meskipun demikian, proses ini menghadapi tantangan signifikan, antara lain ketidaksesuaian makna kontekstual, ambiguitas leksikal, dan kurangnya standardisasi antar lembaga bahasa. Makalah ini menyimpulkan bahwa tarjamah memegang peran strategis dalam modernisasi leksikon Arab, namun diperlukan koordinasi yang lebih sistematis untuk memastikan konsistensi dan akurasi istilah yang dihasilkan.

References

‘Atwi, F. (1997). ‘Ilm al-muṣṭalaḥ. Beirut: Dār al-Kitāb al-Lubnānī.

Al-Bahrani, A., & AlAgha, I. (2024). A comparative study on Arabic large language models and machine translation systems: Assessing performance in handling context, ambiguity, and culture. In Findings of the Association for Computational Linguistics: EACL 2024 (pp. 1003–1017). https://doi.org/10.18653/v1/2024.findings-eacl.72

Al-Khudari, M. (1980). Tārīkh al-tarjamah ‘inda al-‘Arab (pp. 89–91). Beirut: Dār al-Fikr.

Amin, A. (1961). Ḍuḥā al-Islām (pp. 72–74). Kairo: Maktabah al-Nahḍah al-Miṣriyyah.

Amrulloh, M. A., & Himmah, R. H. (2017). Analisis perubahan morfologis pembentukan ta’rib dan pembelajaran. Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah, 2(2), 160. Raden Intan State Islamic University of Lampung.

Anis, I., dkk. (2004). Al-Mu‘jam al-Wasīṭ (pp. 5–6). Kairo: Majma‘ al-Lughah al-‘Arabiyyah.

Arabic Glossary and Terminology Discussion. (2018). Translators Without Borders Community Forum. https://community.translatorswb.org/t/arabic-glossary-and-terminology-discussion/2820

Arabic Learning Resources. (n.d.). Desert Sky Arabic. https://arabic.desert-sky.net/tech.html

Aziz, & Syafrawi, S. (2015). Metode terjemah pembelajaran bahasa Arab untuk anak-anak. El-Ibtikar, 4(1), 1–10.

Devianti, R. (2019). Analisis kesalahan gramatikal bahasa Arab dalam tugas mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab IAIN Samarinda. Fenomena, 11(2), 179–198.

Hadi, S. (2017). Pembentukan kata dan istilah baru dalam bahasa Arab modern. Arabiyat: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban, 4(2), 153–173. https://doi.org/10.15408/a.v4i2.5801

Hidayat, H., Laili, Z., Sofi, D. F., & Hasana, F. W. (2025). Studi dasar ilmu al-Qur’an: Pengertian, jenis tarjamah, perbedaan tafsir dan ta’wil, serta etika mufassir. Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII), 3(1), 51–66.

Ibn Manẓūr. (1990). Lisān al-‘Arab (Vol. 12, pp. 83–85). Beirut: Dār Ṣādir.

Malik, A. (2009). Arabisasi (ta‘rib) dalam bahasa Arab (Tinjauan deskriptif-historis). Adabiyyāt: Jurnal Bahasa dan Sastra, 8(2), 130. Al-Jamiah Research Centre.

Mar, N. A., Kuraedah, S., & Haniah, H. (2022). Teori-teori kontemporer dalam penerjemahan. Journal of Arabic Education and Linguistics, 2(2), 85–96. https://doi.org/10.24252/jael.v2i2.32507

Naimah, I., & Nu’man, M. (2024). Pola praktis penerjemahan Arab-Indonesia: Bentuk perubahan makna. Al Maghazi: Arabic Language in Higher Education, 2(2), 62. CV. Creative Tugu Pena.

Newmark, P. (1988). A textbook of translation (pp. 46–47). London: Prentice Hall.

Nida, E. (1964). Toward a science of translating (pp. 159–160). Leiden: Brill.

Pradipta. (2012). Perkembangan makna bahasa Arab (Analisis semantik terhadap istilah-istilah syariat dalam al-Qur’an). [Tesis Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar]. https://repositori.uin-alauddin.ac.id/5921/1/ZAHRANI_opt.pdf

Ṣāliḥ, Ṣ. al-. (1983). Mabāḥith fī ‘ulūm al-Qur’ān (pp. 325–326). Beirut: Dār al-‘Ilm li al-Malāyīn.

Salma Nur Istiqomah, S., et al. (2024). Teknik penerjemahan bahasa Arab ke bahasa Indonesia. Aphorisme: Journal of Arabic Language, Literature, and Education, 4(2), 183–194. https://doi.org/10.37680/aphorisme.v4i2.4500

Solikin, S. H. C. (n.d.). Implementasi metode Total Physical Response (TPR) untuk meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Arab (p. 18). [Tanpa penerbit].

Wahyudi, I., Sulaiman, M., & Universitas Al Falah Assunniyyah Kencong. (2024). Eksplorasi dinamika peminjaman kata dalam bahasa Arab modern: Studi kasus pada bidang teknologi dan sains. [Nama Jurnal], 2(2), 78.

Zahro, & Nu’man, M. (n.d.). Konsep dasar penerjemahan bahasa Arab. [Artikel Jurnal, detail penerbitan perlu dilengkapi].

Downloads

Published

2025-11-30