Kebebasan Perempuan dalam Islam; Governmentality MBS dalam Reposisi Perempuan Arab Saudi

Authors

  • M Zulifan Zulifan Universitas Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.20956/jna.v23i1.50043

Abstract

Artikel ini mengkaji konsep kebebasan perempuan dalam Islam dan relevansinya dengan kebijakan reformasi yang digagas oleh Muhammad bin Salman (MBS) melalui Visi Saudi 2030. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua pertanyaan utama: (1) apakah gagasan kebebasan perempuan yang diusung MBS selaras dengan konsep kebebasan perempuan dalam hukum Islam otoritatif, dan (2) bagaimana posisi perempuan dalam ranah sosial menurut praktik masyarakat Islam sejak masa Nabi Muhammad SAW hingga generasi ulama fikih. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-analitis dan kerangka teori governmentality yang diadaptasi untuk membaca strategi kekuasaan MBS, artikel ini menelaah kebijakan pemberdayaan perempuan Saudi—seperti perluasan akses kerja, mobilitas publik, dan partisipasi dalam posisi strategis—sebagai bagian dari rasionalitas pemerintahan modern. Temuan penelitian menunjukkan bahwa secara normatif, Islam sejak masa Nabi Muhammad Saw telah memberikan ruang partisipasi sosial bagi perempuan dalam batas-batas etika syariat, sebagaimana terlihat dalam praktik sahabiyah dan pandangan ulama fikih klasik. Reformasi MBS dalam beberapa aspek—terutama peningkatan partisipasi perempuan di ruang publik—memiliki titik temu dengan prinsip-prinsip tersebut. Dalam perspektif governmentality, kebijakan tersebut sekaligus merepresentasikan strategi kekuasaan yang bekerja melalui normalisasi peran gender baru, produksi diskursus moderasi, serta integrasi perempuan ke dalam struktur ekonomi-politik negara. Dengan demikian, reformasi perempuan dalam Visi Saudi 2030 tidak hanya dapat dibaca sebagai bentuk emansipasi normatif, tetapi juga sebagai instrumen rasionalitas pemerintahan yang mengarahkan konfigurasi peran perempuan sesuai dengan kebutuhan pembangunan dan stabilitas politik negara.

Kata Kunci: Kebebasan Perempuan; Visi Saudi 2030; Governmentality; Muhammad bin Salman

References

Ahmed, L. (1992). Women and Gender in Islam: Historical Roots of a Modern Debate. New Haven: Yale University Press.

Al-Asy’ari, S. (2015). Pemikiran Fikih Ibnu Hazm. Yogyakarta: Pustaka Ilmu.

Al-Munajjed, S. (1997). Women in Islam and the Muslim Society. Beirut: Dar al-Kitab al-Jadid.

Al-Qaradhawi, Y. (1990). Al-Halal wa al-Haram fi al-Islam. Cairo: Maktabah Wahbah.

Al-Rasheed, M. (2018). Muted Modernists: The Struggle over Divine Politics in Saudi Arabia. Oxford University Press.

Az-Zuhaili, W. (1989). Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu (Jilid III & VI). Damascus: Dar al-Fikr.

Al-Bukhari, M. bin Ismail. (n.d.). Sahih al-Bukhari. Beirut: Dar Ibn Kathir.

Abu Dawud, Sulaiman bin al-Ash’ath. (n.d.). Sunan Abi Dawud. Beirut: Dar al-Risalah.

Foucault, M. (1980). Power/Knowledge: Selected Interviews and Other Writings 1972–1977. New York: Pantheon Books.

Foucault, M. (1978). The History of Sexuality, Volume 1: An Introduction. New York: Pantheon Books.

Foucault, M. (1991). “Governmentality.” In G. Burchell, C. Gordon, & P. Miller (Eds.), The Foucault Effect: Studies in Governmentality. Chicago: University of Chicago Press.

General Authority for Statistics Saudi Arabia. (2023). Labor Market Statistics.

Leaders MENA. (2023). Saudi Women Workforce Report.

Human Rights Watch. (2021). Saudi Arabia: Events of 2020. Human Rights Watch.

Ibn Hisham, A. (1936). Al-Sirah al-Nabawiyyah. Cairo: Mustafa al-Babi al-Halabi.

Kingdom of Saudi Arabia. (2016). Saudi Vision 2030. Riyadh: Government of Saudi Arabia.

General Authority for Statistics Saudi Arabia. (2023). Labor Market Statistics.

Leaders MENA. (2023). Saudi Women Workforce Report.

Lindsay, J. (2005). Daily Life in the Medieval Islamic World. Westport: Greenwood Press.

Moleong, Lexy J. (2005). Metodologi Penelitian Kualitatif . Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Sayeed, A. (2013). Women and the Transmission of Religious Knowledge in Islam. Cambridge: Cambridge University Press.

Syuqqah, A. (1997). Tahrir al-Mar’ah fi ‘Asr al-Risalah. Beirut: Dar al-Qalam.

World Bank. (2023). Female Labor Force Participation in Saudi Arabia. World Bank Group

Downloads

Published

2026-03-31