Pengaruh Tekanan Kempa Terhadap Keteguhan Lengkung Statis Pada Sambungan Menjari Kayu Meranti Merah (Shorea sp.) Dengan Perekat Polivinil Asetat (PVAc)

Penulis

  • Irvin Dayadi FAKULTAS KEHUTANAN - UNIVERSITAS MULAWARMAN, SAMARINDA

DOI:

https://doi.org/10.24259/perennial.v20i2.40340

Kata Kunci:

Meranti Merah, Modulus Elastisitas, Modulus Patah, Sambungan Menjari, Tekanan Kempa

Abstrak

Penyambungan kayu lamina dengan perekat banyak digunakan dan mempengaruhi nilai keteguhan lengkung statis dalam penggunaannya. Tekanan kempa adalah salah satu faktor yang penting dalam perekatan sambungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi tekanan kempa terhadap keteguhan lengkung statis pada sambungan menjari kayu Meranti Merah dengan perekat polivinil asetat (PVAc) merk Synteco tipe eksterior. Pengujian keteguhan lengkung statis menggunakan standar Jerman DIN (Deutsches Intitut fur Normung) DIN 52186-78. Data pengujian dari 3 perlakuan variasi tekanan kempa (2 bar, 2,5 bar dan 3 bar) dianalisis keragaman dalam rancangan acak lengkap (RAL) dengan 20 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan nilai rataan tertinggi keteguhan lengkung statis terdapat pada perlakuan sambungan menjari dengan tekanan kempa 3 bar (P3) yaitu modulus elastisitas (MoE) sebesar 9,975.53 N/mm2 dan keteguhan patah (MoR) sebesar 60.77 N/mm2. Nilai MoE dan MoR pada sambungan menjari ini masih lebih rendah daripada kontrol (tanpa sambungan) yaitu MoE sebesar 10,017.07 N/mm2 dan MoR sebesar 82.07 N/mm2.

Referensi

Asrib, A. R. (2024). Konstruksi Kayu (A. M. T. Ali (ed.); Juni 2024, Vol. 16, Issue 1). Tahta Media Group.

Dayadi, I. (2022). Effect of Width, Thickness, and Length on Static Bending of Red Meranti (Shorea sp.). AIP Conference Proceedings, 2668. https://doi.org/10.1063/5.0111713

Handayani, S. (2009). Metode Perekatan Lem Pada Sambungan Peleberan Kayu. Jurnal Teknik Sipil Perencanaan, 11(1), 11–20.

Hanif, L., & Rozalina. (2020). Perekat Polyvinyl Acetate (PVAc). Jurnal Akar, 9(1), 50–60. https://doi.org/10.36985/jar.v9i1.193

Jokerst, R. W. (1981). Finger-Jointed Wood Products. In US Forest Service (April 1981, Issue April). Forest Product Laboratory, Forest Service, United States Department of Agriculture.

Kementerian LHK. (2020). Vademecum Kehutanan Indonesia 2020. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Kurt, R., & Cil, M. (2012). Effects of press pressure on glue line thickness and properties of laminated veneer lumber glued with melamine urea formaldehyde adhesive. BioResources, 7(3), 4341–4349. https://doi.org/10.15376/biores.7.3.4341-4349

Monotaro. (2023). Karakteristik Perekat. https://www.monotaro.id/blog/artikel/karakteristik-perekat

Nurrachmania, M., & Sidabukke, S. (2020). Kualitas Laminasi Kayu Akasia (Accacia mangium) Menggunakan Perekat Isosianat. Menara Ilmu, 14(2), 57–67.

PIKA. (2003). Mengenal Sifat-Sifat Kayu Di Indonesia dan Penggunaannya. Penerbit Kanisius Yogyakarta.

Qolbi, S. S. Z. (2022). Peningkatan Kualitas Kayu Meranti Merah (Shorea sp.) Melalui Impregnasi Dengan Monomer Metil Metakrilat dan Iradiasi Sinar Gamma (Vol. 2021, Issue 0511). Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Radiitya, D. A., & Massijaya, M. Y. (2005). Determinasi Distribusi Perekat Optimum pada Pembuatan Papan Komposit dari Limbah Kayu dan Karton Gelombang. Institut Pertanian Bogor.

Ruhendi, S., Koroh, D. N., Syamani, F. A., Yanti, H., Nurhaida, S. S., & Sucipto, T. (2007). Analisis Perekatan Kayu. In Bogor: Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor (Issue June).

Safitri, E., & Gunawan, P. (2010). Pengujian Sambungan Finger Joint untuk Mengkaji Kuat Lentur pada Balok Kayu. Media Teknik Sipil, X, 113–118.

Sinaga, M. (1994). 179853-ID-pengaruh-bentuk-sabungan-dan-jumlah-paku.pdf (pp. 109–113). BRIN Publishing.

Somadona, S., Sribudiani, E., & Elsa Valencia, D. (2020). Karakteristik Balok Laminasi Kayu Akasia (Acacia mangium) Dan Meranti Merah (Shorea leprosula) Berdasarkan Susunan Lamina dan Berat Labur Perekat Styrofoam. Wahana Forestra: Jurnal Kehutanan, 15(2), 53–64. https://doi.org/10.31849/forestra.v15i2.5039

Utomo, R. B., & Dayadi, I. (2023). Pengaruh Jenis Perekat dan Pengerjaan Permukaan Bidang Rekat Terhadap Keteguhan Geser Rekat Laminasi Kayu Terap (Artocarpus elasticus Reinw. ex. Blume). Jurnal Atomik, 08(2), 71–76.

Wulandari, F. T., Sari, D. P., Ningsih, R. V., & Raehnayati, R. (2023). Pengaruh Tekanan Kempa Papan Laminasi Kayu Sengon dan Bambu Petung. Empiricism Journal, 4(2), 471–477. https://doi.org/10.36312/ej.v4i2.1292

Yusniyanti, E., & Kurniati, K. (2017). Analisa Puncak Banjir Dengan Metode MAF (Studi Kasus Sungai Krueng Keureuto). Einstein E-Journal, 5(1). https://doi.org/10.24114/einstein.v5i1.7224

Telah diserahkan

2024-09-26

Diterima

2024-10-24

Diterbitkan

2024-10-31

Cara Mengutip

Dayadi, I. (2024). Pengaruh Tekanan Kempa Terhadap Keteguhan Lengkung Statis Pada Sambungan Menjari Kayu Meranti Merah (Shorea sp.) Dengan Perekat Polivinil Asetat (PVAc). PERENNIAL, 20(2), 84–90. https://doi.org/10.24259/perennial.v20i2.40340