Diversitas and Distribution Pattern of Sea Cucumbers in Bajo Village Boalemo Sub District Tomini Bay Gorontalo

Authors

  • Mardia Angraini Daud Universitas Negeri Gorontalo
  • Alfi Sahri Remi Baruadi Universitas Negeri Gorontalo
  • La Nane Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.35911/torani.v7i1.28357

Keywords:

Sea cucumbers, abudance, diversity, distribution pattern

Abstract

This research aims to determine the types, characteristics, diversity and distribution patterns of sea cucumbers in Bajo Village, Tilamuta District, Boalemo Regency. This research was conducted for 3 months starting from August to October 2022. Data collection on sea cucumber was carried out at 3 stations with 3 quadrants at each station with a quadrant size 4×25 meters, samples were taken at low tide during the day and at night. In addition, measurements of the physical and chemical quality parameters of the waters were also carried out. Based on the results of the study, 9 species pf sea cucumbers were found in Bajo Village, Tilamuta Sub District: Holothuria scabra, Holothuria atra, Holothuria coluber, Holothuria fuscocinerea, Stichopus vastus/gammat, Holothuria hilla, Actinopyga miliaris, Bohadchia similis, and Synapta maculata. Moreover, the abundance of sea cucumbers in the waters of Bajo Village, Tilamuta Sub District, Boalemo Regency, was found during daytime sampling. The diversity of sea cucumbers in the waters of Bajo Village ranges from 1,59–1,89 which is included in the medium category according to the Shannon-Wiener. In short, the distribution pattern of sea cucumbers in the waters of Bajo Village is more dominant in living in groups.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ardiannanto, R., Sulardiono, B., & Purnomo, P. W. (2014). Studi kelimpahan teripang (holothuridae) pada ekosistem lamun dan ekosistem karang pulau Panjang Jepara. Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES) , 3(2), 66-73.https: //doiorg/10.14710/marj.v3i2.5004

Azwar, A., Hamria, H., & Kasiati, I. S. (2020). Sistem informasi geografis pencarian titik pengungsian korban bencana Alam Kabupaten Boalemo. Simtek: Jurnal Sistem Informasi dan Teknik Komputer, 5(1), 6-11. https ://doi.org/10.51876/simtek.v5i1.65

Damisi, D. M., Kumurur, V. A., & Sela, R. L. (2014). Analisis faktor-faktor kekumuhan kawasan permukiman pesisir tradisional (studi kasus: Desa Bajo Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo). Sabua: Jurnal Lingkungan Binaan dan Arsitektur, 6(1), 163-172. https://doi.org/10.35793/sabua.v6i1.5282

Derektorat Jendral Pengelolaan Ruang Laut. (2015). Pedoman umum identifikasi dan monitoring populasi Teripang. Jakarta.

Elfidasari, D., Noriko, N., Wulandari, N., & Perdana, A. T. (2012). Identifikasi jenis teripang genus holothuria asal perairan sekitar Kepulauan Seribu berdasarkan perbedaan morfologi. Jurnal Al-azhar Indonesia seri sains dan teknologi, 1(3), 140-146. http://dx.doi.org/10.36722/sst.v1i3.53

Fadli, M. (2013). Kelimpahan Jenis Teripang (Holothuroidea) Di Rataan Terumbu Karang Dan Lereng Terumbu Karang Pantai Pancuran Belakang Pulau Karimunjawa Jepara. Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES), 2(3), 288-297. https://doi.org/10.14710/marj.v2i3.4227

Harun, P. (2021). Identifikasi jenis dan pemanfaatan teripang di desa Malambe Kecamatan Ponelo Kepulauan Kabupaten Gorontalo Utara. [Skripsi]. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Negeri Gorontalo. Gorontalo (ID).

Hedriansyah, H., Hardiansyah, H., Kamal, S., & Nurasiah, N. (2018). Keanekaragaman jenis teripang (holothuroidea) di perairan pantai Iboih kota Sabang. In Prosiding Seminar Nasional Biotik (Vol. 5, No. 1). http://dx.doi.org/10.22373/pbio.v5i1.2196

Jumanto, A. P. Muzahar, (2013). Struktur komunitas echinodermata di padang lamun perairan Desa Pengudang Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau Jurusan Ilmu Kelautan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang. Jurnal Umrah, 1-7.

Kementrian Kelautan dan Perikanan. (2015). Pedoman umum identifikasi dan monitoring populasi teripang. Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut, Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Komala, R. (2015). Keanekaragaman teripang pada ekosistem lamun dan terumbu karang di Pulau Bira Besar, Kepulauan Seribu, Jakarta. Jurnal Biodiversitas Indonesia, 1(2), 222-226. https://doi.org/10.13057/psnmb i/m010209

Laksana, M. J., Sulardiono, B., & Solichin, A. (2020). Kelimpahan teripang (Holothuroidea) berdasarkan kerapatan lamun Di pantai Prawean Desa Bandengan, Jepara Sea Cucumber (Holothuroidea) Abundance Based on Seagrass Density in Prawean Beach Bandengan Village, Jepara. Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES), 8(4), 337-346. https://doi.org/10.14710/marj.v8i4.26553

Lensus, A., Bataragoa, N. E., & Rondonuwu, A. B. (2019). Jenis kelimpahan ikan di padan lamun Pulau Napomanuk Likupang Barat Kabupaten Minahasa Utara.Jurnal ilmu kelautan tropis. 10(3), 1101-120. https://doi.org/10.35800 /jpkt.10.3.2019.27532

Lewerissa, Y. A. (2014). Studi ekologi sumberdaya teripang di Negeri Porto Pulau Saparua Maluku Tengah. BIOPENDIX: Jurnal Biologi, Pendidikan dan Terapan, 1(1), 32-42.https://doi.org/10.30598/biopendixvol1issue1pag e32-42

M. Ghufran H. Kordi K., & Tancung, A. B. (2010). Pengelolaan kualitas air dalam budi daya perairan. Rineka Cipta.

Matrutty, M., Wakano, D., & Suriani, S. (2021). Struktur komunitas teripang (holothuroidea) di perairan pantai desa Namtabung, kecamatan Selaru, kabupaten Kepulauan Tanimbar. TRITON: Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan, 17(1), 10-17.https://doi.org/10.30598/TRITONvol17issue1page 10-17

Mustafa, L, C. (2019). Kelimpahan holothuroidea di ekosistem lamun berdasarkan periode umur bulan di perairan telik tomini desa Olimoo’o Kecamatan Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo. [Skripsi]. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Negeri Gorontalo. Gorontalo (ID).

Nurafni, N., Muhammad, S. H., & Kurung, N. S. (2020). Pola sebaran dan indeks ekologi teripang di perairan Army Dock desa Pandanga Kabupaten Pulau Morotai. Aurelia Journal, 1(2), 121-128. https://doi.org/10.15578/aj.v1i2. 8952

Nurwidodo, N., Rahardjanto, A., Husamah, H., Mas' odi, M. O., & Hidayatullah, M. S. (2018). Buku panduan mudahnya budidaya teripang (terintegrasi dengan rumput laut).

Oktamalia, O., Purnama, D., & Hartono, D. (2016). Studi Jenis dan Kelimpahan Teripang (Holothuroidea) di Ekosistem Padang Lamun Perairan Desa Kahyapu Pulau Enggano. Jurnal Enggano, 1(1), 9-17. https://doi.org/10. 31186/jenggano.1.1.9-17

Palomares, M. L., Bailly, N., Christensen, V., & Maclean, J. (2011). Organizing and disseminating marine biodiversity information: the FishBase and SeaLifeBase story. Ecosystem Approaches to Fisheries: A Global Perspective. Cambridge University Press, Cambridge, 24-46.https://doi. org/10.1017/CBO9780511920943.005

Poedjirahajoe, E., Marsono, D., & Wardhani, F. K. (2017). Penggunaan principal component analysis dalam distribusi spasial vegetasi mangrove di Pantai Utara Pemalang. Jurnal Ilmu Kehutanan, 11(1), 29-42.https://doi. org/10.22146/jik.24885

Purwindani, S, A, R., (2021). Kepadatan, keanekaragaman dan ekploitasi harian teripang di desa Monano pantai Gorontalo Utara. [skripsi]. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Negeri Gorontalo. Gorontalo (ID).

Ratna, & Suruwaky, A. . (2016). Analisa kelayakan usaha budidaya teripang (Holothuroidea) di Distrik Samate, Kabupaten Raja Ampat. Jurnal Airaha. 5 (1), 2130–7163.

Satria, G. G. A., Sulardiono, B., & Purwanti, F. (2014). Kelimpahan jenis teripang di perairan terbuka dan perairan tertutup Pulau Panjang Jepara, Jawa Tengah. Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES), 3(1), 108-115. https://doi.org/10.14710/marj.v3i1.4427

Setyastuti, A., Wirawati, I., Permadi, S., & Vimono, I. B. (2019). Teripang Indonesia: jenis, sebaran dan status nilai ekonomi. PT. Media Sains Nasional, Bogor.

Sosiawan, T. G. (2022). Studi kelimpahan dan sebaran jenis teripang (Holothuria sp.) di Pulau Kelapa Dua, Pulau Panjang Besar dan Panjang Kecil, Kepulauan Seribu. Prosiding Simposium Nasional Kelautan dan Perikanan, 9, 15-24.

Sukmiwati, M., Salmah, S., Ibrahim, S., Handayani, D., & Purwati, P. (2012). Keanekaragaman Teripang (Holothuroidea) di Perairan Bagian Timur Pantai Natuna Kepulauan Riau. Jurnal Natur Indonesia, 14(1), 131-137. https://doi.org/10.31258/jnat.14.1.131-137

Sulardiono, B., Purnomo, P. W., & Haeruddin, H. (2017). Tingkat kesesuaian lingkungan perairan habitat Teripang (Echinodermata: Holothuridea) di Karimunjawa (Environmental suitability for Holothuroidea Habitat in Karimunjawa). Saintek Perikanan: Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology, 12(2), 93-97. https://doi.org/10.14710/ijfst.12.2 .93-97

Suleman, I. (2021. Distribusi dan kepadatan teripang di desa Ponelo kecamatan Ponelo Kepulauan Kabupaten Gorontalo Utara. [Skripsi]. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Negeri Gorontalo. Gorontalo (ID).

Suwignyo, S., Widigdo, B., Wardiatno, Y., & Krisanti, M. (2005). Avertebrata air. Penebar Swadaya, Jakarta.

Winanda, M., Idiawati, N., & Nurdiansyah, S. I. (2022) Kepadatan dan pola distribusi teripang (holothuroidea) di Teluk Cina Pulau Lemukutan. Jurnal Laut Khatulistiwa, 5(1), 1-9.http://dxdoi.org/10.26418/Ikuntan.v5i1.47460

Wisesa, M. M. (2017). Studi kelimpahan teripang pada ekosistem lamun di Pulau Unggeh Kecamatan Badiri Kabupaten Tapanuli Tengah Provinsi Sumatera Utara (Doctoral dissertation, Universitas Sumatera Utara).

Wulandari, N., Krisanti, M., & Elfidasari, D. (2012). Keragaman teripang asal Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu Teluk Jakarta. Life Science, 1(2).

Downloads

Published

2023-12-15

How to Cite

Daud, M. A., Baruadi, A. S. R., & Nane, L. (2023). Diversitas and Distribution Pattern of Sea Cucumbers in Bajo Village Boalemo Sub District Tomini Bay Gorontalo. Torani Journal of Fisheries and Marine Science, 7(1), 86-105. https://doi.org/10.35911/torani.v7i1.28357