Konsepsi Tanggung Gugat Pemerintah Dalam Industri Penerbangan

Wahdah Zainal Imam

Abstract


Keberadaan instrumen hukum yang sistematis dan komprehensif dalam penyelenggaraan industri penerbangan yang memadai mutlak diperlukan. Diperlukan sinergitas antara para pihak terkait; Pemerintah sebagai regulator dan Swasta sebagai penyelenggara. Penelitian ini adalah penelitian hukum normatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan undang-undang (satute approach), pendekatan kasus (case approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah diberikan kewenangan oleh Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan untuk melakukan pembinaan penerbangan. Melihat kewenangan sedemikian besarnya itu, apabila terjadi kecelakaan pesawat udara di Indonesia, maka pengguna jasa angkutan dapat meminta pertanggungjawaban pemerintah. Pemerintah bertanggung jawab sesuai dengan hukum administrasi dan menurut hukum pidana serta bertanggunggugat menurut hukum perdata.

Keywords


Tanggung Gugat; Tanggung Jawab; Penerbangan; Kecelakaan Pesawat

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.20956/ag.v28i1.9696

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



 
AMANNA GAPPA
(ISSN Online: 2549-9785 | ISSN Print: 0853-1609)
has been covered by the following indexers: