HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN STATUS GIZI BADUTA USIA 6-24 BULAN DI DESA TIMBUSENG KABUPATEN GOWA

Nur Anissa Hamid, Veni Hadju, Djunaidi M Dachlan, Nurhaedar Jafar, Sabaria Battung

Abstract


Pendahuluan: Gizi sangat berperan dalam tumbuh kembang anak. Tujuan pemberian gizi
yang baik adalah mencapai tumbuh kembang anak yang adekuat. Pada bayi dan anak,
kekurangan gizi akan menimbulkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan yang apabila
tidak diatasi secara dini akan berlanjut hingga dewasa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui hubungan pemberian Air Susu Ibu Eksklusif dengan status gizi baduta usia
6-24 bulan. Metode: Jenis penelitian penelitian yang digunakan adalah oservasional analitik
dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional dengan jumlah sampel yang
didapatkan sebanyak 108 anak. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat
hubungan antara pemberian ASI Eksklusif dengan status gizi berdasarkan Berat Badan
Menurut Umur (p=0,457), tidak terdapat hubungan antara pemberian ASI Eksklusif dengan
status gizi berdasarkan Panjang Badan Menurut Umur (p=0,929), dan terdapat hubungan
pemberian ASI Eksklusif dengan status gizi Berdasarkan Berat Badan Menurut Panjang
Badan (p=0,041). Kesimpulan: Pemberian ASI Eksklusif memiliki hubungan dengan status
gizi baduta berdasarkan indikator berat badan menurut panjang badan (BB/PB) tetapi tidak
demikian untuk status gizi berdasarkan indikator berat badan menurut umur (BB/U) serta
panjang badan menurut umur (PB/U).

Full Text:

PDF 051-062


DOI: http://dx.doi.org/10.30597/jgmi.v9i1.10158

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia: The Journal of Indonesian Community Nutrition