Efektivitas Ekstrak Kulit Buah Limau Kuit (Citrus Amblycarpa) sebagai Larvasida Aedes Aegypti Instar III

Nuning Irnawulan Ishak, Kasman Kasman, Chandra Chandra

Abstract


Berbagai dampak negatif penggunaan larvasida kimia mendorong penelitian mengenai larvasida alami salah satunya adalah ekstrak limau kuit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas ekstrak kulit limau kuit sebagai larvasida alami terhadap kematian larva Aedes aegypti. Penelitian ini menggunakan desain true experiment dengan rancangan post test only control group. Objek penelitian adalah ekstrak kulit buah limau kuit. Besar sampel penelitian adalah 450 ekor jentik instar III dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling dan diberi perlakuan dengan berbagai konsentrasi ekstrak kulit limau kuit (2ml/100ml, 3ml/100ml, 4ml/100ml, dan 5ml/100 ml) selama 10 jam. Kontrol positif menggunakan abate 0,01 gr/100ml. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua kelompok perlakuan dapat mematikan 100% larva. Pada konsentrasi 4,0 ml/100ml dan 5,0 ml/100ml mengalami kematian 100% setelah 6 jam pengukuran dan kelompok kontrol positif mengalami kematian 100% setelah 4 jam pengukuran. Analisis data menggunakan uji Kruskal Wallis dan analisis probit. Hasil analisis probit menunjukkan bahwa nilai LT50 konsentrasi 5,0% adalah 2,58 jam dan nilai LT99 adalah 5,86 jam. Hasil uji Kruskal Wallis menunjukkan tidak terdapat perbedaan secara signifikan (p>0,05) rerata kematian jentik antar kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol. Pemberian ekstrak kulit buah limau kuit dapat menjadi alternatif larvasida alami yang dapat digunakan masyarakat

Keywords


Aedes aegypti, limau kuit, larvasida

Full Text:

PDF

References


Muh. Jusman Rau, Adhar Arifuddin, Sylvia Afrianti P. The Analysis of Environmental Risk and the Use of Repellent on Dengue Hemorrhagic Fever in Kamonji Public Health Center. Journal Current Medical Research and Opinion. 2019;2(5):144-147.

Harapan H, Michie A, Mudatsir M, Sasmono RT, Imrie A. Epidemiology of Dengue Hemorrhagic Fever in Indonesia: Analysis of Five Decades Data From the National Disease Surveillance. BMC Research Notes.2019;12(350):1-6.

Angeline G, Kularatnam M, Jasinge E, Gunasena S, Samaranayake D. Evaluation of Biochemical and Haematological Changes in Dengue Fever and Dengue Hemorrhagic Fever in Sri Lankan Children: a Prospective Follow up Study. BMC Pediatrics. 2019;19(87):1-9.

Lauer SA, Sakrejda K, Ray EL, Keegan LT, Bi Q, Suangtho P. Prospective Forecasts of Annual Dengue Hemorrhagic Fever Incidence in Thailand, 2010–2014. Proceedings of the National Academy of Sciences.2018;115(10):2175-2182.

Yang, Fen Lin, Hui Yang, Lin Zhang, Sen-Hai Fang, Xiao-Fen Zhan L-yY. The Analysis of Clinical and Laboratory Data: a Large Outbreak of Dengue Fever in Chaozhou, Guangdong Province, China. Archives of Virology. 2019;164(8):2131-2135.

Ningrum DS, Pramatama S, Wijayanti M. Mosquito Larvacidal Activity of Zingiber Montanum Rhizome Extract Against Aedes Aegypti Larvae. BALABA. 2019;15(1):33-40.

WHO. Global Strategy for Dengue Prevention and Control. WHO; 2012.

Manyullei S, Ishak H, Ekasari R. Perbandingan Efektivitas Air Perasan Kulit Jeruk Manis dan Temephos terhadap Kematian Larva Aedes Aegypti Comparative Efficiency of the Juice of Sweet Orange Peel and Temephos on Aedes Aegypti Larvae Efficacy. MKMI.2015;11(1):23-31.

Nuning Irnawulan Ishak K. The Effect of Climate Factors for Dengue Hemorrhagic Fever in Banjarmasin City, South Kalimantan Province, Indonesia, 2012-2016. Public Health of Indonesia. 2018;4(3):121-128.

Ratih Dewi Dwiyanti, Rion Dediq AT. Daya Bunuh Ekstrak Air Daun Salam (Syzygium polyanthum) terhadap Larva Aedes sp. Medical Laboratory Technology Journal. 2017;3(1):93-97.

Muangmoon R, Junkum A, Chaithong U. Natural Larvicides of Botanical Origin Against Dengue Vector Aedes Aegypti (Diptera: Culicidae). Southeast ASIAN J Trop Med Public Health. 2018;49(2):227-239.

Azidi Irwan, Kamilia Mustikasari DA. Pemeriksaan Pendahuluan Kimia Daun, Kulit dan Buah Limau Kuit: Jeruk Lokal Kalimantan Selatan. Sains dan Terapan Kimia. 2017;11(2):71-79.

Tinneke Lumowa SV PNT. Larvicidal Activity of Syzygium Polyanthum W. Leaf Extract Against Aedes Aegypti L Larvae. Progress in Health Sciences. 2015;5(1):102-106.

Lubis R, Ilyas S, Panggabean M. The Effectivity Test of Aloe Vera Leaf Extract to Larvae Aedes SP. Asian Journal of Pharmaceutical Clinical Research. 2018;11(7):262-266.

Amalia R. Daya Bunuh Air Perasan Daun Mengkudu (Morinda citrifolia) terhadap Kematian Larva Aedes aegypti. [Skripsi]. Semarang: Universitas egeri Semarang; 2016.

Wati WE, Astuti D, Darnoto S. Beberapa Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Ploso Kecamatan Pacitan Tahun 2009. VEKTORA. 2011;3(1):22-34.

Husnawati, Prapti Sedijani NL. Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Kirinyuh (Eupatorium odoratum L) terhadap Mortalitas Larva Nyamuk Aedes aegypti sebagai Pengayaan Praktikum Fisiologi Hewan. Mataram; 2018.

Arimaswati, Sawaluddin OM, Sudrajat HW. Efek Larvasida Ekstrak Biji Buah Pepaya ( Carica papaya L .) terhadap Larva Instar III A edes aegypti L . MEDULA. 2017;4(April):332-343

Koneri R, Pontororing HH. Uji Ekstrak Biji Mahoni (Swietenia Macrophylla) terhadap Larva Aedes aegypti Vektor Penyakit Deman Berdarah. MKMI. 2016;12(4):216-223.

Yoke Astriani MW. Potensi Tanaman di Indonesia sebagai Larvasida Alami untuk Aedes Aegypti. SPIRAKEL. 2018;8(2017):37-46.

Yoma Seivia F. Tarukbua, Edwin De Queljoe WB. Skrining Fitokimia dan Uji Toksisitas Ekstrak Etanol Daun Brotowali (Tinospora Crispa (L.) Hook F . & T) dengan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). PHARMACON Jurnal Ilmu Farmasi. 2018;7(3):330-337.

Ifa Ahdiyah KIP. Pengaruh Ekstrak Daun Mangkokan (Nothopanax scutellarium) Sebagai Larvasida Nyamuk Culex sp. Jurnal Sains dan Seni ITS. 2015;4(2):2337-3520.

Nur Handayani, Ludfi Santoso, Martini SP. Status Resistensi Larva Aedes Aegypti terhadap Temephos di Wilayah Perimeter dan Buffer Pelabuhan Tanjung Emas Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2016;4(3):159-166.

Indri Ramayanti RF. Uji Efektivitas Larvasida Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya Linn) terhadap Larva Aedes aegypti. Syifa’MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan.2016;6(2):79-88.

Istiana, Heriyani F, Isnaini. Status Kerentanan Larva Aedes Aegypti terhadap Temefos di Banjarmasin Barat. Jurnal BUSKI: Epidemiologi dan Penyakit Bersumber Binatang (Epidemiology Zoonosis Journal). 2012;4(2):53-58.




DOI: http://dx.doi.org/10.30597/mkmi.v15i3.6533

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Published By:

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin

Office : Jl. Perintis Kemerdekaan Km.10, Faculty of Public Health, Hasanuddin University,

Tamalanrea, Makassar, South Sulawesi, 90245  View on Google Maps

Email  :  jurnal.mkmi@gmail.com / jurnalmkmi@fkm.unhas.ac.id

Phone : +628114440454

 

INDEXING


width=width=width=width=width=width=width=width=width=width=width=

Flag Counter

Lisensi Creative Commons
This work is licensed under a Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

Web Analytics Made Easy - StatCounter View My Stats