Moderasi Mazhab Mesir Terhadap Mazhab Kufah, Basrah dan Andalusia

Authors

  • Azhar Ismail Hasibuan UIN Sunan Kalijaga
  • Kenny Andika
  • Sindy Febrianisa
  • Sugeng Sugiyono
  • Moh. Pribadi

DOI:

https://doi.org/10.20956/jna.v20i3.31403

Abstract

Perkembangan kajian nahwu tidak lepas dari peran ulama dari mazhab-mazhab nahwu yang saling beradu argumen untuk menunjukkan ekstensinya sebagai mazhab dengan metode terbaik dalam pengajaran nahwu. Mazhab-mazhab nahwu tersebut tidak menunjukkan kesepakatan yang sama melainkan memiliki argumen yang berbeda, di samping ada beberapa aspek yang tidak dipertentangkan. Hanya saja, kemunculan metode pengajaran nahwu dari sejumlah mazhab nahwu, memicu munculnya mazhab nahwu Mesir untuk mengomentari dan menyederhanakan teori dan prinsip nahwu sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengurai sejarah mazhab nahwu Mesir dan mendeskripsikan moderasi Mazhab Mesir terhadap Mazhab Basrah, Kufah dan Andalusia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah library research (studi pustaka). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mazhab Nahwu Mesir sangat moderat terhadap Mazhab Basrah, Kuffah dan Andalusia. Mazhab Mesir sendiri masih mirip dengan Mazhab Andalusia dalam ketiadaan metodologi baru kecuali hanya mengembangkan Mazhab Basrah dan Kuffah. Meskipun demikian, mazhab ini memiliki perbedaan dengan Mazhab Basrah dan Kuffah dalam metode dan masalah furu’iyyah, di samping Mazhab Mesir juga merujuk pada prinsip-prinsip dari Mazhab Andalusia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-As’ad, ‘Abd al-karīm Muhammad. (1992). Al-Wasīt fī Tārīh al-Nahwu al-‘Arabī. Dār al-Syawwaf.

Al-Makhzumi, M. (1986). Fī al-Nahw al-‘Arabī: Qawāid Wa Tathbīq. Dār al-Rā’id Li al-Nasyr wa al-Tauzī’.

Al-Nahwī, A. al-‘Abbas A. B. W. al-T. (1996). Intiṣar Li Shibawaihi (Cet: Ke-1). ar-Risālah.

Al-Sinjarjī, M. ‘Abdul ‘Aziz. (1986). Mazāhīb al-Nahwiyyah fī Ḍau’ al-Dirāsāt al-Lughawiyyah al-Hadīts. Maktabah Al-Faiṡalah.

Ḍaif, S. (1986). Taisir al-Nahwi al-Ta’līmī Qadīman wa Hadītsan: Ma’a Najdi Tajdīdihi. Dār al-Ma’ārif.

Fachrudin, A. A. (2021). Linguistik Arab: Pengantar Sejarah dan Mazhab. Diva Press.

Hidayatullah, S. (2010). Pengantar Linguistik Arab Klasik-Modern (Cet: Ke-1). Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

Holilullah, A. (2020a). Kontribusi Pemikiran Nahwu Imam Sībawaih dan Ibrāhīm Muṣṭafā dalam Linguistik Arab (Studi Komparatif Epistimologis). ALFAZ (Arabic Literatures for Academic Zealots), 8(1), 35–56. https://doi.org/https://doi.org/10.32678/alfaz.Vol8.Iss1.2448

Holilullah, A. (2020b). Pengaruh Pemikiran Nahw Modern Mahdi al-Makhzumi di Mesir (Kajian Analisis Deskriptif). 1–19.

Holilulloh, A., Sugiyono, S., & Afandi, Z. (2021). Taisir al-Nahw al-‘Arabi: The Analysis of Mahdi al-Makhzumi’s Thoughts in the Reform of Nahwu. Arabiyatuna : Jurnal Bahasa Arab, 5(1), 95. https://doi.org/10.29240/jba.v5i1.2102

Ihsanudin. (2017). Sejarah Perkembangan Mazhab Nahwu Arab (Sebuah Tinjauan Historis). Thaqāfiyyāt, 18(1), 73–85.

Kamal, M. (2021). Mazhab- Mazhab Sintaksis Bahasa Arab “ Nahwu ” (Basrah, Kufah, Bagdad, Andalusia, Mesir). Bina Ilmu Cendekia, 3(1), 172–176.

Khadījah al-Hadiṡī. (2001). al-Madāris al-Nahwiyah. Dār al-Amal.

Ramadhan, A. T. (2020). Sejarah Generasi Awal Madrasah Nahwu Bashrah dan Pengaruhnya terhadap Metode Pengajaran Nahwu di Mesir. Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial Dan Sains, 9(2), 243–256. https://doi.org/10.19109/intelektualita.v9i2.5634

Taufik. (2020). Mazhab-Mazhab Ilmu Nahwu Dalam Sastra Arab Klasik. AL-AF’IDAH: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Dan Pengajarannya, 4(1), 65–87. https://doi.org/10.52266/al-afidah.v4i1.498

Zaim, M. (2014). Metode Penelitian Bahasa: Pendekatan Struktural. FBS UNP Press Padang.

Downloads

Published

2023-11-30

How to Cite

Hasibuan, A. I., Andika, K., Febrianisa, S., Sugiyono, S., & Pribadi, M. (2023). Moderasi Mazhab Mesir Terhadap Mazhab Kufah, Basrah dan Andalusia. Nady Al-Adab : Jurnal Bahasa Arab, 20(3), 76 - 88. https://doi.org/10.20956/jna.v20i3.31403