Mewujudkan Tata Kelola Desa Yang Partisipatif: Studi Kasus Pengelolaan Dana Desa Di Kabupaten Banggai

Authors

  • Muhamad Amin Program Studi Sarjana Administrasi Publik, Departemen Ilmu Administrasi, Universitas Hasanuddin, Indonesia
  • Adnan Nasution Departemen Ilmu Administrasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61731/dpmr.v5i1.42293

Keywords:

Partisipasi Masyarakat, Dana Desa, Pembangunan Desa, Desa Saiti

Abstract

Abstract

This study aims to analyze the level of community participation in the utilization of Village Funds in Saiti Village, Nuhon District, Banggai Regency. The main focus of the study covers four aspects of participation, namely: planning, implementation, utilization of results, and evaluation of the use of Village Funds. This research approach is qualitative with data collection techniques through observation, in-depth interviews with village officials and the community, and documentation studies. Data analysis was carried out using an interactive model that includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that the Saiti Village community shows active participation in almost all stages of Village Fund management. At the planning stage, participation is seen through the presence and proposals of residents in the Village Deliberation (Musdes) and the preparation of the Village Budget. At the implementation stage, the community is directly involved in physical development and empowerment activities, especially community leaders, youth, and religious leaders. However, women's participation, although quite visible, is still under the dominance of men. At the utilization stage, the community acknowledges the direct benefits of the Village Fund program, especially in the fields of infrastructure and social services. Evaluation and supervision are carried out through open forums and village government accountability reports, although not yet fully optimal. This study concludes that community participation in Saiti Village in managing the Village Fund is quite high, but still requires strengthening in terms of gender equality, policy socialization, and more equitable community involvement. Recommendations are directed at increasing the capacity of village institutions and inclusive participatory communication strategies.

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan dana desa di Desa Saiti, Kecamatan Nuhon, Kabupaten Banggai. Fokus utama penelitian mencakup empat aspek partisipasi, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan hasil, dan evaluasi penggunaan dana desa. Pendekatan penelitian ini bersifat kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dengan perangkat desa dan masyarakat, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Saiti menunjukkan partisipasi aktif pada hampir seluruh tahapan pengelolaan dana desa. Pada tahap perencanaan, partisipasi terlihat melalui kehadiran dan usulan warga dalam Musyawarah Desa (Musdes) dan penyusunan APBDes. Pada tahap pelaksanaan, masyarakat terlibat langsung dalam kegiatan pembangunan fisik dan pemberdayaan, terutama tokoh masyarakat, pemuda, dan tokoh agama. Namun, partisipasi perempuan meskipun cukup terlihat, masih berada di bawah dominasi laki-laki. Pada tahap pemanfaatan, masyarakat mengakui adanya manfaat langsung dari program dana desa, terutama di bidang infrastruktur dan pelayanan sosial. Evaluasi dan pengawasan dilakukan melalui forum-forum terbuka dan laporan pertanggungjawaban pemerintah desa, meskipun belum sepenuhnya optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa partisipasi masyarakat di Desa Saiti dalam pengelolaan dana desa cukup tinggi, namun tetap memerlukan penguatan dari sisi kesetaraan gender, sosialisasi kebijakan, dan pelibatan masyarakat secara lebih merata. Rekomendasi diarahkan pada peningkatan kapasitas kelembagaan desa dan strategi komunikasi partisipatif yang inklusif.

References

Andriani, M. (2019). Pengaruh Transparansi, Akuntabilitas, dan Partisipasi Masyarakat terhadap Pengelolaan Dana Desa. Journal of Accounting, Finance, and Auditing, 1(2), 1–13. https://doi.org/10.37673/jafa.v1i2.323

Abu, Huraerah. (2018). Pengorganisasian dan Pengembangan Masyarakat. Malaysia: Universitas Sains Malaysia

Chambers, R. (1997). Whose Reality Counts? Putting the First Last. London: Intermediate Technology Publications

Cohen, J.M, and N.T. Uphoff. (1977). Rural Development Participation. New York: Ithaca.

Dewi, D. E., & Adi, P. H. (2019). Transparansi, Akuntabilitas, Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Keuangan Dana Desa Terhadap Pembangunan Desa Di Desa Candirejo Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang. Jurnal Edunomika, 3(02), 287-299. https://doi.org/10.29040/jie.v3i02.595

Dwi S, A., Indarti, S., & Patrisia, N. E. (2020). Penerapan Responsibilitas Dan Transparansi Layanan Publik (Sebuah Kajian Ilmu Administrasi). Profesional: Jurnal Komunikasi Dan Administrasi Publik, 7(1), 43–48. https://doi.org/10.37676/professio nal.v7i1.1091

Eti, E. R. (2018). Pengelolaan Dana Desa dan Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan. Studi di Desa Mekar Sari Kecamatan Palangga Kabupaten Konawe Selatan. Skripsi Universitas Halu oleo Kendari.

Hajar S., Tanjung, I.S., Tanjung, Y., Zulfahmi (2018). Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat Pesisir. Medan: Lembaga Penelitian dan Penulisan Ilmiah Aqli

Jaa, E., Sulistyo, S., & Setiyowati, S. W. (2019). Pengaruh Transparansi, Akuntabilitas, Dan Partisipasi Masyarakat Pada Pengelolaan Alokasi Dana Desa (Add) Terhadap Pembangunan Desa. Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi, 7(1).23-43

Kamim, Anggalih Bayu Muh, Ichlasul Amal, and M. Rusmul Khandiq. (2018). Dilema pemetaan partisipatif wilayah masyarakat adat di Indonesia: upaya resolusi konflik agraria dan kritiknya. Prosiding Senaspolhi 1.1.

Kementrian Keuangan (202) Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 201/PMK.07/2022 tentang Pengelolaan Dana Desa tahun 2023

Pebrianti, G. M. (2021). Pengaruh Transparansi, Akuntabilitas, Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Dana Desa Terhadap Pemberdayaan Masyarkat di Desa Sumobito (Studi Kasus Pada Desa Sumobito Kecamatan Sumobito). Disertasi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi. PGRI Dewantara Jombang.

Rakhmawati, I., Sriningsih, Y., & Suhaedi, W. (2020). Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Keuangan Desa. Media bina ilmiah, 14(9), 3243-3248.

Pemerintah Republik Indonesia. (2014) Undang-undang Nomor 06 tahun 2014 Tentang Desa Pasal 75.

Pemerintah Republik Indonesia (2018) Undang-undang Nomor 20 Tahun 2018 Pasal 03 tentang pengelolaan keuangan desa.

Pemerintah Desa Saiti (2021) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Saiti Tahun 2021-2027

Pemerintah Desa Saiti (2023) Anggaran Pembangunan Belanja Desa Desa Saiti Tahun 2023

Rendy, A.. (2018). Sistem Pemerintahan Indonesia. Yogyakarta: CV. Budi utama, h.189.

Saputri, M. (2019). Pengaruh Prinsipprinsip Good Corporate Governance, Pengendalian Internal, Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kinerja Perusahaan (Studi Empiris Pada Bank Perkreditan Rakyat di Magelang). Skripsi, Universitas Muhammadiyah Malang.

Siagian, D. L. (2020) Peranan Pemerintah Desa dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat untuk Pembangunan Infrastruktur Desa. Medan: Universitas HKBP Nomensen.

Wahyuddin. (2018). Analisis Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan desa (Studi di Desa Tanah Karaeng Kecamatan Manuju Kabupaten Gowa. Skripsi Universitas Islam Negeri Alaudin Makassar.

Downloads

Published

2025-06-30

Issue

Section

Articles
Received 2024-12-03
Accepted 2025-05-16
Published 2025-06-30