Badan Usaha Milik Desa Sebagai Instrumen Kebijakan Pembangunan Berkelanjutan: Studi Kasus di Wajo

Authors

  • Umi Kalsum Program Sarjana Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin, Indonesia
  • Nurlinah Nurlinah Departemen Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin, Indonesia
  • Andi Lukman Departemen Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61731/dpmr.v5i2.47806

Keywords:

Badan Usaha Milik Desa, SDGs Desa, Pembangunan Berkelanjutan, Tata Kelola, Pemberdayaan Masyarakat

Abstract

Abstract

This study aims to analyze the role of Village-Owned Enterprises (BUMDes) in supporting the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs) at the village level in Gilireng District, Wajo Regency. BUMDes serves as a local economic institution with a strategic function in strengthening sustainable development through the management of local economic, social, and institutional potential. This research employed a qualitative descriptive approach with data collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis. Informants included BUMDes managers, village heads, community leaders, and beneficiaries. The results show that BUMDes contributes significantly to enhancing local economic activities, creating employment opportunities, and increasing village income. However, the effectiveness of BUMDes in supporting SDGs achievement remains constrained by limited human resource capacity, weak institutional governance, and insufficient policy integration at the regional level. Moreover, BUMDes initiatives have yet to fully incorporate the principles of sustainable development, as most activities remain focused on short-term economic gains. Strengthening institutional capacity, promoting business innovation, and enhancing policy synergy between village governments, local authorities, and communities are essential for maximizing BUMDes’ contribution to SDGs implementation. This study provides both empirical and conceptual insights for developing a sustainable and inclusive governance model for BUMDes within the broader framework of village development management.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa di Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo. BUMDes sebagai lembaga ekonomi lokal memiliki fungsi strategis dalam memperkuat pembangunan berkelanjutan di tingkat desa melalui pengelolaan potensi ekonomi, sosial, dan kelembagaan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumen. Informan penelitian meliputi pengurus BUMDes, kepala desa, tokoh masyarakat, dan masyarakat penerima manfaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes memiliki kontribusi nyata terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, pembukaan lapangan kerja, dan peningkatan pendapatan desa. Namun, efektivitas BUMDes dalam mendukung pencapaian SDGs Desa masih menghadapi sejumlah kendala, terutama keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, lemahnya tata kelola kelembagaan, dan minimnya dukungan kebijakan daerah yang terintegrasi. Peran BUMDes juga belum sepenuhnya menginternalisasi prinsip pembangunan berkelanjutan, karena orientasi kegiatan masih berfokus pada aspek ekonomi jangka pendek. Oleh karena itu, penguatan kapasitas kelembagaan, inovasi usaha, serta sinergi kebijakan antara pemerintah desa, daerah, dan masyarakat menjadi kunci untuk meningkatkan kontribusi BUMDes terhadap pencapaian SDGs Desa. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dan konseptual bagi pengembangan model tata kelola BUMDes yang berkelanjutan dan inklusif dalam kerangka manajemen pembangunan desa.

References

Al Muchtar, S. (2015). Dasar Penelitian Kualitatif. Bandung: Gelar Pustaka Mandiri.

Boekoesoe, L., & Maksum, T. S. (2022). Optimalisasi pembangunan desa dalam mewujudkan SDGs Desa. Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat), 11(1), 35–44.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Denzin, N. K. (1978). The Research Act: A Theoretical Introduction to Sociological Methods. New York: McGraw-Hill

Fadillah, H. (2023). Pengaruh pertumbuhan Badan Usaha Milik Desa terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bogor. Jurnal Economina, 2(1). https://doi.org/10.55681/economina.v2i1.271

Grindle, M. S. (1997). Getting Good Government: Capacity Building in the Public Sectors of Developing Countries. Harvard University Press.

Iskandar, A. H. (2020). SDGs Desa: Percepatan Pencapaian Tujuan Pembangunan Nasional Berkelanjutan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Janrizal, E. K. I. (2019). Efektivitas Badan Usaha Milik Desa terhadap perekonomian masyarakat di Desa Sungai Sayang Kecamatan Sadu Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi. Jurnal Administrasi dan Pembangunan Desa, 1(1), 45–57.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. (2022). Profil BUMDes Indonesia 2022. Jakarta: Kemendesa PDTT.

Kiki Endah. (2020). Pemberdayaan masyarakat: Menggali potensi lokal desa. Jurnal Moderat Indonesia, 6(1), 55–66.

Kusuma, H., & Astuti, R. (2021). BUMDes dan pembangunan berkelanjutan: Analisis kinerja dalam pencapaian SDGs Desa. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Daerah, 19(2), 89–103.

Maulidiah, N., & Megawati, S. (2022). Implementasi kebijakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam pengembangan desa wisata (Studi pada BUMDes Sambimadu, Desa Sambibulu, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo). Publika, 10(2), 391–406. https://doi.org/10.26740/publika.v10n2.p391-406

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications

Najib, M. (2019). BUMDes: Pembentukan dan Pengelolaannya. Jakarta: Pusdatin Balilatfo, Kemendes PDTT.

Napitupulu, M. D., Pasaribu, V. A. R., & Sihombing, N. (2022). Analisis implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) Desa Bakal Gajah melalui pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Citra Sosial Humaniora (CISHUM), 1(1), 25–36.

Nurhasan, J. A., & Munawar, A. H. (2020). Efektivitas peran BUMDes terhadap peningkatan pendapatan masyarakat di Desa Panjalu. Jurnal Ekonomi Syariah Kontemporer, 1(2), 45–53.

Osborne, S. P. (2010). The New Public Governance? Emerging Perspectives on the Theory and Practice of Public Governance. London: Routledge.

Pamungkas, B. (2019). Optimalisasi peran BUMDes dalam pembangunan ekonomi desa. Jurnal Administrasi Publik dan Pembangunan, 9(1), 44–58.

Pamungkas, B.A. (2019). Pelaksanaan otonomi desa pasca Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014. Jurnal Administrasi Publik, 2(1).10-24

Patton, M. Q. (2002). Qualitative Research and Evaluation Methods (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications

Purbasari, N. (2021). The role of BUMDes in supporting sustainable development in rural areas. Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah, 5(1), 63–78.

Rauf, R. (2016). Penataan kelembagaan pemerintah desa berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Wedana: Jurnal Kajian Pemerintahan, Politik dan Birokrasi, 2(1), 55–68.

Satar, L.A., & Al Fariqi, B. (2022). Efektivitas BUMDes dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Jurnal Paradigma Madani, 8(2). https://doi.org/10.56013/jpm.v8i2.1127

Septiansyah,B. & Kushartono, T. (2022). Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam peningkatan ekonomi masyarakat pada masa pandemi Covid-19 di Desa Kertajaya Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat. Jurnal Ilmiah Administrasi Publik, 5(1).23-37

Shanti Veronica, D., Supriadi, H., & Wijaya, D. (2020). Analisa pemilihan pengurus dan unit usaha BUMDes Desa Suka Maju Kecamatan Sungai Betung Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat. Seminar Nasional Sebatik (SNSEBATIK), 2020, 14–22.

Suyanto, B., & Sutinah. (2005). Metode Penelitian Sosial. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2015). Economic Development (12th ed.). Harlow: Pearson Education.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa.

Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia tentang Pedoman Umum Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Desa.

Widjaja, H. (2008). Otonomi Desa: Merupakan Otonomi yang Asli, Bulat, dan Utuh. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Zunaidah, A., Askafi, E., & Daroini, A. (2021). Peran usaha BUMDes berbasis pertanian dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jurnal Magister Agribisnis, 21(1), 22–31

Downloads

Published

2025-12-31

Issue

Section

Articles
Received 2025-10-15
Accepted 2025-12-09
Published 2025-12-31