Aplikasi Kompos Kipahit (Tithonia diversifolia) Dan Plant Growth Promotion Rhizobacteria Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Cabai Besar (Capsicum annuum L.)

The Application of Mexican Sunflower (Tithonia diversifolia) Compost and Plant Growth Promoting Rhizobacteria on the Growth and Chili Peppers (Capsicum annuum L.)

Authors

  • Andi Nur Aini Andi Amir UNIVERSITAS ANDI SUDIRMAN
  • Ifayanti Ridwan
  • Katriani Mantja
  • Vera Safitri Mappeasse Marba

DOI:

https://doi.org/10.20956/ja.v17i1.51634

Keywords:

Chili, compost, Kipahit, PGPR

Abstract

Cabai adalah salah satu bumbu utama dalam banyak masakan di seluruh dunia, terutama di Asia dan Amerika Latin. Permintaan yang konsisten tinggi membuat penelitian untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas cabai menjadi sangat penting. Kompos kipahit (Tithonia diversifolia) dan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) telah terbukti memberikan efek positif terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai, memperbaiki sifat tanah, serta mengurangi kebutuhan pupuk kimia. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen faktorial dua faktor dengan Rancangan Acak Kelompok sebagai rancangan lingkungan. Faktor pertama adalah kompos kipahit dengan tiga taraf: 0 t/ha, 5 t/ha, dan 10 t/ha. Faktor kedua adalah PGPR dengan empat konsentrasi: 0 g/L, 4 g/L, 8 g/L, dan 12 g/L. Data dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA). Kombinasi kompos kipahit 10 t/ha dan PGPR 12 g/L memberikan hasil terbaik pada berbagai parameter pertumbuhan dan produksi. Kombinasi ini menghasilkan bobot per buah (17,17 g). Secara individual, dosis kompos kipahit 10 t/ha memberikan hasil tertinggi pada bobot buah per pohon (190,08 g), Konsentrasi PGPR 12 g/L terbukti paling efektif dalam mempercepat umur berbunga (52 hari), panjang buah (14,64 cm). Kesimpulannya, dosis tertinggi dari kompos kipahit dan PGPR menghasilkan pertumbuhan dan produksi tanaman cabai yang optimal.

Downloads

Published

2026-07-14