Viabilitas dan Vigor Benih Padi yang Ditanam secara Transisi Organik dan Konvensional
Viability and Vigor of Rice Seeds Planted in Organic and Conventional Transitions
DOI:
https://doi.org/10.20956/ja.v17i1.52248Keywords:
viabilitas, vigor, perkecambahan, rojolele, ciherangAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah padi yang ditanam secara transisi organik dan konvensional berpengaruh nyata terhadap viabilitas dan vigor benih padi varietas Rojolele dan Ciherang setelah disimpan selama tiga bulan. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Garut pada bulan September sampai Oktober 2018. Penelitian mengunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor (varietas dan sistem tanam) dan 6 kali ulangan. Faktor varietas yaitu Rojolele dan Ciherang. Faktor sistem tanam yaitu transisi organik dan konvensional. Hasil penelitian menunjukkan terjadi interaksi antara perlakuan varietas dan sistem tanam terhadap kecepatan perkecambahan benih padi. Perlakuan terbaik adalah varietas ciherang yang ditanam secaraa transisi organik.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Agrivigor

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis diwajibkan untuk menandatangani "Surat Perjanjian Hak Cipta" atau Copyright Agreement untuk penyerahan ijin kepada pihak jurnal untuk menerbitkan tulisannya.