Studi Morfofisiologi Pertumbuhan Beberapa Bibit Kakao (Theobroma cacao L.) Terhadap Ketersediaan Air
Morphophysiological Study of the Growth of Cocoa (Theobroma cacao L.) Seedlings under Different Water Availability Conditions
DOI:
https://doi.org/10.20956/ja.v17i1.52777Keywords:
bibit kakao, kadar air, klon kakaoAbstract
Tanaman kakao (Theobroma cacao L.) merupakan salah satu komoditas unggulan disektor perkebunan yang memeliki nilai ekonomi tinggi di Indonesia. Bibit yang unggul menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan produksi tanaman kakao. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kadar air kapasitas lapang terhadap morfofisiologi perakaran dan pertumbuhan beberapa klon bibit kakao. Penelitian ini dilaksanakan di Green House Kebun Buah Naga, Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan pada kordinat 507’37.48” LS dan 119029’8.94” BT. Penelitian ini berlangsung pada bulan Oktober 2024 - Januari 2025. Penelitian ini menggunakan pola factorial 2 faktor dan Rancangan Acak Kelompok sebagai rancangan lingkungan.
Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi yang signifikan antara pertumbuhan klon kakao MCC 02 dengan kadar air 80-100% kapasitas lapang dengan memberikan hasil terbaik pada pengamatan diameter batang (6,91 mm), bobot basah akar (3,67 g), bobot basah tajuk (12,00 g), bobot kering tajuk (4,49 g), dan kelembaban tanah (88.00%). Kakao klon 25 menghasilkan kelembaban tanah tertinggi (86,22%)
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Agrivigor

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis diwajibkan untuk menandatangani "Surat Perjanjian Hak Cipta" atau Copyright Agreement untuk penyerahan ijin kepada pihak jurnal untuk menerbitkan tulisannya.