PROSES KOMUNIKASI INTRAPERSONAL MAHASISWA BARU DALAM MEMUTUSKAN MEMILIH PROGRAM STUDI SEBAGAI TEMPAT KULIAHNYA

Authors

  • Inggar Prayoga

DOI:

https://doi.org/10.31947/aiccon2025.v1i1.47651

Keywords:

Komunikasi, Intrapersonal, Mahasiswa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses komunikasi intrapersonal yang dialami oleh mahasiswa baru dalam memutuskan memilih program studi sebagai tempat kuliah mereka, dengan fokus pada dua konsepsi utama dalam proses komunikasi intrapersonal, yaitu sensasi dan persepsi. Sensasi merupakan proses awal penerimaan rangsangan dari lingkungan yang kemudian diolah oleh individu, sedangkan persepsi adalah proses interpretasi dan pemberian makna terhadap rangsangan tersebut. Dalam konteks pemilihan program studi, mahasiswa baru menghadapi berbagai rangsangan informasi yang memengaruhi persepsi mereka, yang pada akhirnya membentuk dialog internal dan keputusan akhir.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif digunakan untuk menggali secara mendalam pengalaman subjektif mahasiswa baru dalam menjalani proses komunikasi intrapersonal tersebut. Sumber data diambil melalui Wawancara dengan menentukan informan penelitian menggunakan Teknik Purposive Sampling dan Snowball Sampling yang berarti bahwa untuk menentukan informan penelitian ini berdasarkan dari kriteria dan karakteristik informan. Teknik pengumpiulan data yang akan dilakukan dengan menggunakan Dokumentasi, Arsip, serta Studi Pustaka.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses sensasi mahasiswa baru melibatkan penerimaan berbagai rangsangan, seperti informasi dari brosur, media sosial, pengalaman orang lain, dan lingkungan keluarga. Rangsangan ini menjadi dasar awal yang memicu proses persepsi, di mana mahasiswa melakukan interpretasi berdasarkan pengalaman pribadi, nilai-nilai, dan harapan mereka. Persepsi ini kemudian membentuk dialog internal yang kompleks, di mana mahasiswa mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan setiap program studi, serta menilai kesesuaian dengan minat dan tujuan hidup mereka.

Temuan juga mengungkapkan bahwa proses komunikasi intrapersonal tidak hanya bersifat mekanis, tetapi dipengaruhi oleh faktor emosional dan kognitif yang saling berinteraksi. Sensasi yang diterima dapat dipengaruhi oleh kondisi psikologis mahasiswa, seperti kecemasan dan harapan, yang kemudian memengaruhi persepsi mereka terhadap informasi yang sama. Selain itu, persepsi yang terbentuk dapat berubah seiring dengan bertambahnya pengalaman dan informasi baru, sehingga proses komunikasi intrapersonal bersifat dinamis dan berkelanjutan hingga keputusan akhir diambil.

References

Fauzi, A., Nisa, B., Napitupulu, D., Abdillah, F., Utama, A. A. G. S., Zonyfar, C., Nuraini, R., Purnia, D. S., Setyawati, I., Evi, T., Permana, S. D. H., & Sumartiningsih, M. S. (2022). METODOLOGI PENELITIAN (Pertama). CV. PENA PERSADA.

Huda, M. N. (2013). Komunikasi Pendidikan (Teori dan Aplikasi Komunikasi dalam Pembelajaran). STAIN Tulungagung.

Moleong, & Lexy, J. (2012). Metode Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. PT. Remaja Rosdakarya.

Panuju, R. (2018). Komunikasi Studi (Ilmu) Komunikasi, Komunikasi sebagai Kegiatan Komunikasi sebagai Ilmu. Kencana.

Purwanto, M. N. (2014). Psikologi Pendidikan. PT Remaja Rosdakarya.

Rakhmat, J. (2022). Psikologi Komunikasi Edisi Revisi. CV. Simbiosa Rekatama Media.

Rismawaty, Surya, D. E., & P, S. J. (2014). Pengantar Ilmu Komunikasi (Welcome To The World Of Communications). Rekayasa Sains.

Sardiman. (2018). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Rajawali Pers.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. CV. Alfabeta.

Yanti, F. (2021). Psikologi Komunikasi. CV. Agree Media Publishing.

Downloads

Published

2025-10-20