STRATEGI KOMUNIKASI DIGITAL PELAKU UMKM PEREMPUAN DALAM MEMPERLUAS PASAR DI ERA EKONOMI DIGITAL

Authors

  • Silvana Dunggio

DOI:

https://doi.org/10.31947/aiccon2025.v1i1.47673

Keywords:

UMKM perempuan, komunikasi digital, strategi pemasaran, pemberdayaan ekonomi, ekonomi digital

Abstract

Di tengah transformasi digital yang masif, para pelaku UMKM khususnya  perempuan dituntut untuk tidak hanya memahami teknologi digital, tetapi juga mengadaptasikan strategi komunikasi yang efektif agar mampu bersaing dan bertahan. Komunikasi digital tidak hanya mencakup penyampaian pesan melalui media sosial atau e-commerce, tetapi juga melibatkan kemampuan dalam membangun hubungan dengan pelanggan, memperkuat citra merek, dan mengelola interaksi secara real-time. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perempuan memanfaatkan komunikasi digital dalam memperluas pasar usahanya di tengah perkembangan pesat ekonomi digital. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan wawancara mendalam terhadap  pelaku UMKM perempuan di sektor fesyen dan kuliner di Makassar. Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami: (1) strategi komunikasi digital yang diterapkan oleh pelaku UMKM perempuan; (2) tantangan yang mereka hadapi dalam mengimplementasikan strategi tersebut; dan (3) dampak komunikasi digital terhadap ekspansi pasar dan pemberdayaan ekonomi mereka. Hasil temuan menunjukkan bahwa strategi seperti storytelling produk, penggunaan visual branding yang konsisten, pemanfaatan fitur interaktif di media sosial, serta pengelolaan komunitas digital memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan visibilitas dan pertumbuhan pelanggan. Selain itu, sebagian besar responden menyatakan bahwa kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif melalui kanal digital menjadi faktor penentu keberhasilan dalam penetrasi pasar yang lebih luas. Penelitian ini juga menemukan sejumlah tantangan yang dihadapi pelaku UMKM perempuan, antara lain keterbatasan literasi digital, beban ganda antara urusan domestik dan usaha, keterbatasan akses terhadap pelatihan teknologi, serta kurangnya dukungan infrastruktur digital yang memadai di wilayah tertentu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi digital memiliki potensi besar untuk menjadi alat strategis dalam memperluas pasar dan memperkuat posisi perempuan dalam sektor UMKM. Namun, keberhasilannya sangat tergantung pada tersedianya akses, dukungan pelatihan yang berkelanjutan, serta kebijakan yang sensitif gender dan inklusif teknologi. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga pelatihan untuk memastikan bahwa pelaku UMKM perempuan mampu mengadopsi dan mengadaptasi strategi komunikasi digital secara efektif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan dalam perumusan kebijakan pemberdayaan ekonomi perempuan berbasis digital dan pembangunan UMKM yang berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan pentingnya komunikasi digital sebagai alat pemberdayaan ekonomi bagi perempuan, serta perlunya dukungan kebijakan yang menyasar peningkatan kapasitas digital pelaku UMKM perempuan secara berkelanjutan. Implikasi dari studi ini akan memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pembangunan ekonomi berbasis gender dan digital.

References

Evans, D., & McKee, J. (2010). Social media marketing: The next generation of business engagement. Wiley.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education

Kabeer, N. (1999). Resources, agency, achievements: Reflections on the measurement of women's empowerment. Development and Change, 30(3), 435–464.

Nasution, M. D. T., & Rafiki, A. (2018). Digital marketing and SMEs in Indonesia: A literature review. International Journal of Business and Management Invention, 7(12), 01–07.

Kementerian Koperasi dan UKM RI. (2021). Laporan tahunan UMKM Indonesia: Perkembangan, tantangan, dan strategi penguatan. Jakarta: Kemenkop UKM.

Hidayat, D. N., & Kusumawardhani, D. (2020). Peran media sosial dalam pengembangan bisnis UMKM di masa pandemi COVID-19. Jurnal Ilmu Komunikasi, 18(2), 123–137 https://doi.org/10.xxxxx/xxxx

Siregar, H., & Rahmi, R. (2021). Strategi pemberdayaan UMKM perempuan melalui pelatihan digital marketing di Makassar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 3(1), 56–67.

Schramm, W. (1954). The process and effects of mass communication. University of Illinois Press.

Smith, J., Petrovic, P., Rose, M., De Souz, C., Muller, L., Nowak, B., & Martinez, J. (2021). Placeholder Text: A Study. The Journal of Citation Styles, 3. https://doi.org/10.10/X

Smith, Z. 2016. Swing Time. New York: Penguin Press.

Thoreau, H. 2016. “Walking.” In The Making of the American Essay, edited by John D’Agata, 167–95. Minneapolis: Graywolf Press.

Published

2025-10-20